Putri Yang Terabaikan

Putri Yang Terabaikan
Teman Elisa tidak jauh beda dengan dirinya


__ADS_3

Saat jam istirahat Nadia dan Mesya berada dikelas. Setelah itu Mesya membawa Nadia kekantin, café tarian berada dilantai dua mereka mengantri untuk mendapatkan makan siang.


Sementara Elisa berjalan menuju antrian, ada beberapa siswa perempuan yang mengelilininya, mereka mengobrol dan tertawa.


Salah satu teman Elisa dia berbisik kepda Elisa saat melihat Nadia “Elisa, kau tahu Nadia menjadi simpanan pria tua di usianya yang masih muda? Beberapa orang mengatakan jika dia lebih cantik darimu, dilihat dari segi manamu dia tbahkan tidak layak untuk menjadi alas sepatumu!”


Elisa memiliki wajah cantik, dengan prestasi yang bagus apalagi dia putri dari keluarga kaya, mereka menilai jika dia adalah siswa tercantik di sekolah ini.


Namun setelah Nadia datang, banyak orang yang mulai membandingkan Elisa dan Nadia, Elisa yang emnurut mereka sangat cantik, tidak ada apa-apanya di depan Nadia.


Beberapa siswa bahakan memungut suara diam-diam untuk memilih siapa primadona sekolah. Semua orang menyukai penampilan Nadia, banyak yang memilih Nadia sebagai primadona sekolah, jumlah suara yang didapat Nadia bahkan lebih banyak daripada Elisa.


Saat ini Elisa melihat kearah Nadia yang sedang mengantri, banyak anak laki-laki yang memperhatikan Nadia dari waktu- kewaktu. Dalam hati Elisa sangat cemburu melihat Nadia mendapatkan perhatian.


Dia sendiri mengakui dalam hati jika Nadia adalah gadis yang cantik, yang bahkan tidak akan mudah dilupakan pada pandangan pertama, dia memilliki penampilan yang enak dipandang.

__ADS_1


Saat dia mendengat ucapan temannya dia menyela dengan senyuman diwajahnya “Jangan bicara bergitu, dia memang sangat cantik.” Setelah jeda lama dia mengimbuhkan “sayang sekali dia menjadi Wanita simpanan” Dia mengepalkan tangannya saat mengatakan itu , karena dia lebih tahu dari siapapun jika rumor itu palsu.


Pria tua itu hanyalah karangannya, tapi Nadia memiliki hubungan dengan pria tampan dengan kepribadia dingin. Itu membuatnya sangat cemburu pada Nadia.


Dia telah menyelidiki pria tampan itu, namun tidak dapat menemukan informasi apapun, yang dia tahu hanyalah mobil mewah dengan harga milyaran dan jam tangan merk terkenal dunia yang dikenakan Bastian.


Semua yang dia kenakan adalah merk terbaik dunia, dia yakin jika pria tampan itu memiliki latar belakang yang baik, apalagi dia tampan, pria seperti dia akan membuat Wanita manapun akan jatuh cinta pada pandangan pertama termasuk diriya.


Dia adalah pria idaman Elisa, pria yang cocok menjadi suminya di masa depan. Tapi sanyangnya pria itu memiliki hubungan dengan Nadia.


Sementara saat ini Nadia menjadi pendengar yang baik saat Mesya berbicara, sampai-sampai mereka baru sadar jika mereka sudah saatnya memesan makanan.


Mesya memperhatikan lauk yang berada didalam tempat penyajian, café tarian di SMA ibu kota menyediakan makanan yang enak- enak, koki yang disewa berasal oki dari hotel bintang lima, Mesya adalah orang yang sangat suka makan, dia menatap dengan seksama kemudian memesan saat giliranya tiba.


Saat itu dia menunjuk ke tiga menu daging satu persatu “Bibi aku ingin, ini, ini dan ini”

__ADS_1


Bibi itu tahu jika Mesya memiliki porsi makan yang banyak, setiap hidangan yang dia minta diisi penuh tanppa ragu.


“Terima kasih Bibi” Ucap Mesya dengan senyum manis yang mengembang diwajanya yang cabi.


Penjaga café tarian itu menjawab dengan senyuman diwajannya sambil melambaikan tangan “Terima kasih Kembali”


Mesya memiliki mulut yang manis dan ramah Wanita penjaga Café itu tidak pelit kepadanya. Sementara saat orang lain yang meminta dia akan memberi secukupnya saja. Nadia sudah terbiasa melihat porsimakan Mesya dia sudah terbiasa.


Sementara kelompok Elisa yang melihat hal itu mulai mengejek “Makan makan makan, dia kan mati karena terlalu banyak makan.”


Mesya tidak menjadi gemuk walau dia banyak makan. Seenarnya mereka sangat cemburu dengan kenyataan itu, karena sebenarnya mereka harus mati- matian untuk menjaga bentuk tubuhnya, mereka tidak berani makan- makanan lezat seperti Mesya.


Setiap kali mereka melihat Mesya mereka akan mulai mengejeknya.


Saat salah satu dari mereka mengejek Mesya, yang lain akan langsung menimpali jua “Dia memang tidak gemuk sekarang, siapa yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan?”

__ADS_1


__ADS_2