Putri Yang Terabaikan

Putri Yang Terabaikan
Nadia sangat boros!


__ADS_3

Semua pemegang saham sangat cemas saat melihat harga saham yang dimilik turun secara berkala, tapi tidak dengan Nadia, dia sangat santai, sesekali dia melihat ponselnya untuk melihat stok saham yang tersedia. Wajahnya yang cantik dan menawan membuat orang yang melihat perasaan damai dan tenang.


Para pemegang saham yang duduk disebelahnya melihat sekilas penampilan Nadia, kecemasan yang mereka rasakan sedikit- sedikit memudar.


Melihat Jika Nadia juga melihat stok yang sama seperti mereka, mereka membenci diri sendiri dalam hati, karena tidak bisa bersikap tenang seperti gadis kecil disebelahnya itu yang tidak menunjukkan sikap panik sedikitpun. Mengapa mereka tidak bisa melakukan hal yang sama?


Selain itu tidak ada gunanya cemas, karena nasi sudah jadi bubur.


Setelah menghibur diri mereka sendiri, secara bertahap mereka menjadi tenang dan mulai memainkan ponselnya seperti Nadia.


Dalam setengah Hari saham berhenti jatuh.


Nadia dududk dengan tenang, membuka laptop dan membeli banyak saham. Untuk menghindari perselisihan Nadia membuat Akun palsu dan membeli saham secara terpisah. Dia melakukan secara berkala bisa dibiilang lambat, dia tahu jika dalam waktu dekat saham tidak akan Naik secara drastis.

__ADS_1


Saat ini Nadia sibuk menggoprasikan laptopnya, pria yang duduk disampingnya menoleh melihat apa yang dia lakukan.


“2M?” serunya tak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat, gadis mud aini menghabiskan uang 2 M hanya untuk membeli saham, pria itu mengangah tak percaya.


Dia menarik Rahangnya yang terjatuh dengan ramah memberi nasihat Nadia “Gadis muda saham ini tidak layak dibeli untuk saat ini. Beberapa hari lalu kabar buruk menerpa perusahaan ini, kemungkinan besar perusahaan ini akan bangkrut dalam hitungan jari, uangmu akan terbuang dengan cuma- cuma.”


Saat dia selesai bicara dia melihat Nadia mengabiskan 2 M lagi untuk membali saham “hei hei gadis muda, kamu …” pria itu mencengkram hatinya dan bertanya- tanya dari mana gadis ini datang, dalam waktu singkat dia telah menghabiskan 4 M!


Mendengar kata-kata pria itu, beberapa orang lagi berkumpul. Melihat stok saham Nadia, mereka mulai berkat.


“kemungkin besar dia berasal dari keluarga kaya. Dia tidak akan menghawatirkan uang 4 M ini.”


“Itu benar. Seseorang yang mampu membayar 4M rupiah bukan orang sembarangan.”

__ADS_1


Orang yang berada dibursa saat ini rata- rata akan menghabiskan uang mulai dari, jutaan, puluhan juta, dan ratusan juta. Sangat sedikit orang yang akan menghabiskan uang sebesar 4 M untuk membeli saham sekaligus. Dalam hal ini hanya terdapat beberapa orang yang bisa melakukannya.


Semua orang mengatakan jika Nadia sangat boros! Karena membeli saham dari sebuah perusahaan yang akan bangkrut dalam hitungan hari.


Nadia sudah membeli saham seharga 10 M. dia dengan jelas mendengar kata-kata yang mengkritik dirinya dengan jelas, dia bersandar kekursi sambil merenggangkan pinggangnya. Nadia melihat kelayar lapto dengan lirih dia berkata “saham ini akan naik.”


Seorang Wanita tidak percaya denga napa yang dikatakan Nadia “Adik, apa kamu tidak takut jika hidungmu akan bertambah Panjang? Kamu terlahir kaya dan tidak takut rugi, sementara kami kebanyakan dari kami adalah orang miskin yang tidak bisa menanggung kerugian semacam ini.”


Ucapan Wanita itu di dengar oleh semua orang yang ada disana. Mereka tertawa dan Kembali ketempat duduk mereka. Mereka tidak mau membuang-buang waktu untu orang kaya, mereka masih mengantri untuk menjual saham yang mereka miliki.


Hanya orang bodoh yang memili uang dan sudah bosan berfoya- foya yang akan membeli saham ini. Dan Nadia contoh yang nyata.


Ada satu pria dengan tatapan agak mesum saah melihat Nadia, dia menggosok tangannya dan bertanya dengan nada suara rendah “Gadis muda, bagaimana kamu tahu jika saham ini akan naik?”

__ADS_1


“Sebuah insting” sahut Nadia.


Suasana gembira pria itu langsung berubah " hanya insting!," gumamnya dan duduk kembali di kursinya dengan raut wajah sedih.


__ADS_2