
Elisa mengunakan trinya seperti biasa, dia berpura- pura lemah yang tersakiti agar orang lain bersimpati kepadanya. Selama ini dia selalu berhasil dengan menggunakan trik ini. Sudah banyak orang yang tertpu oleh dirinya.
Jika Nadia masih tetap dengan sikapnya ynag sombong dan angkuh dia masih punya mentode lain yang akan digunakan, tidak perduli dengan sikap yang akan di berikan Nadia padanya, dia akan mengambil manfaat darinya.
Elisa dapat dengan jelas melihat respon yang akan diberikan oleh Nadia, dan dia hanya ingin menunjukkan pada pria tampan sikap asli Nadia yang sangat buruk. Dan jika Nadia memperlakukannya dengan baik, dia akan mengambil kerempatan itu untuk mengenal pria tampan itu melalui Nadia.
Apapun itu dia yang akan di untungkan!
Sayangnya semua tidak berjalan sesuai dengan yang telah dia perediksikan. Nadia mencibirnya, saat diam au bicara. Suara dingin Bastian terdengat. “Karena kamu sudah perasaan Nadia terhadapmu, kamu seharusnya pergi dari keluarga Wijaya. Nadia sangat membencimu.”
Dalam hitungan detik semua rencananya runtuh, wajah Elisa membeku, dia tidak percaya denga napa yang baru saja dia dengar.
Bukannya semua pria menyukai gadis lemah seperti dirinya?
Bastian dengan tenang melihat jam tangannya, kemudian melihat Nadia, setiap kali dia melihat Nadia tatapannya berubah menjadi penuh kasih sayang tanpa dia sadari “Nadia ini sudah sore aku akan mengantarmu pulang.”
Sebuah senyuman terpampang dengan sempurna diwajah Cantik Nadia saat dia berdiri “Elisa, Kau sangat suka berakting, aku akan memenangkan piala oskar jika kau terus mengasah kemampuanmu!” Cibir Nadia.
__ADS_1
Elisa menekan emosinya dalam-dalam, dia tidak mau menunjukan wajah aslinya karena ada Bastian, dengan raut wajah yang lugu dan lemah lembut dia berkata. “Kakak, apa maksud ucapanmu?”
Tanpa basa- basi Nadia menjawab pertanyaannya “Bukankah aku sudah mengingatkanmu, apa yang bukan milikmu tidak akan pernah kau miliki.” Setelah itu dia pergi.
Sementara Elisa masih duduk di tempat. Tatapan matanya penuh dengan amarah. Bocah kampunng apa hak mu untuk menghinaku?
Selama ini dia selalu bisa mendapatkan apa yang dia inginkan, dia sudah membuktikannya.
Bukannya sudah terlihat sangat jelas, Nadia yang seorang anak kandung diperlakukan seperti sampah oleh keluarganya sendiri.
Elisa menggigit bibirnya. Dia harus mendapatkan pria tampan itu. Dia telah memperhatikan Bastian dari pakaian dan arloji yang dia kenakan semua itu adalah merek termahal dunia.
Dan dia sebagai putri keluarga Kusuma dia dapat bersanding dengannya, sementara Nadia hanyalah sampah keluarga!
Elisa telah mengambil leputusan dan dia mulai membayangkan bagaimana Bastian akan bersikap penuh kasing sayang kepadanya, menngupas udang untuknya dan berbicara penuh dengan kasih sayang kepadanya.
__
__ADS_1
Setelah mandi Nadia, membuka Laptopnya dia membuka website PC, dia menerima banyak pesanan untuk memintanya mengatur atau memelihara system perlindungan.
Dan harganya tidak rendah, jika mereka puas dengan perlindungan system yang dia buat mereka harus membayar 500 juta dan untuk system pemeliharaan mereka harus membayar setengah harga.
Nadia sudah sangat akrap dengan system operasa computer, tapi tidak mudah untuk memelihara system perlindungan. Bahkan dia membutuhkan waktu sekitar 3- 4 jam untuk mengerjakannya.
Dia sudah membuatnya kemarin dan pelanggan pertamanya sudah membayarnya. Dan sekarang dia harus mengerjakan pesanan kedua yaitu system perlindungan. Dia membutuhkan 3jam.
Saat makan malam tiba Nadia turun untuk makan. Elisa menatapnya dengan tatapan tak suka, nadi amemperhatikan ekpresi Wahyu Kusuma dan Lidia dan dia tersenyum mencemoh.
Dia menarik kursi dan duduk. Nadia mengambil beberpa potong daging dan sayur.
Sementara Wahyu Kusuma meletakkan sendoknya ditas piring “Aku dengar jika kamu dekat dengan seorang pria?”
Nadia memliki wajah yang sangat cantik. Alasan mengapa Wahyu membawanya Kembali kekeluarga ini hanyalah karena dia menyukai wajahnya ynag cantik. Dia berencana untuk mencarikan Nadia suami dari keluarga kaya, dan berkuasa yang akan membawa banyak manfaat untuk keluarga Kusuma.
Secara alami dia akan mengatur pernikahan untuk Nadia. Sebelumnya dia tidak begitu peduli dengan Nadia, tapi dia tidak akan membiarkan Nadia bermain- main dengan pria.
__ADS_1