Rahasia Di Balik Cadar

Rahasia Di Balik Cadar
Chapter. 37


__ADS_3

“Hm? Kenapa?” tanya Alfa.


“Orang tua saya kan sudah lama meninggal, saya tinggal sama ibu tiri, tapi ya ibu tiri saya kurang baik. Jadi ya hidup saya bisa dibilang menyedihkan. Kalau bunuh diri tidak dosa, mungkin sudah saya lakukan sejak lama. Karena emang secapek itu sama hidup, terus sempat seneng banget waktu mau punya anak, tapi ... ya ternyata anak saya meninggal. Saya sampe males mau ngapa-ngapain, ngerasa dunia gak begitu adil karena semua yang saya punya diambil.” ucap Sesha bercerita.


Sengaja tak ia jelaskan semuanya dengan jelas karena jika ia katakan semuanya, bisa saja Alfa mulai curiga padanya.


Sedangkan Alfa, pikirannya langsung tertuju pada Sesha. Ia langsung teringat nasib wanita itu sekarang, Sesha juga mempunyai kisah hidup yang persis sama. Hidup dengan ibu tiri kemudian di usir dan kini baby Abi ia bawa.


“Waktu bayi saya meninggal, demi apa pun itu hancur banget sih. Alhamdulillah saya bisa ketemu baby Abi dan ngerasa nemuin obat,” ucap Sesha lagi menatap baby Abi yang sedang dalam gendongannya.


“Hmm ... memang rasanya sesakit itu?” tanya Alfa.


Sesha langsung memberikan anggukan kepala. “Lebih dari sakit!” jawab Sesha, “Makanya saya agak mikir, ibunya baby Abi kok bisa-bisanya ninggalin anak seperti ini. Masa dia gak ada keinget sama anak sendiri, hatinya gak hancur gitu jauh sama anak, kok ada ibu yang seperti itu.” ucap Sesha memikirkan ibu Abian yang katanya masih hidup tetapi tak pernah ia lihat keberadaannya.


“Jangan mengatakan ibunya Abian seperti itu!” ucap Alfa dengan nada suara yang tegas hingga membuat Sesha yang mendengarnya sedikit kaget, “Ibunya Abian tidak seburuk yang kamu pikirkan."


“Hm? Mmmhh ... ma–maaf, Tuan. Saya tidak bermaksud,” ucap Sesha tak enak hati.

__ADS_1


Alfa tak menjawab lagi ucapan Sesha, ia lantas melepas pakaian milik Sesha yang berada di tubuhnya, kemudian keluar dari kamar itu.


Alfa menaiki anak tangga dan masuk ke kemarnya. Ia berada di balkon untuk berpikir dengan jernih.


Selang 15 menit kemudian, Alfa keluar dari rumah dan segera pergi, ia akan menemui Sesha.


Walau sebenarnya orang yang ia cari kini berada di rumahnya.


Setelah mendengar wanita yang ia kenal dengan nama Sasa mengatakan jika seorang ibu biasanya hancur karena kehilangan anak. Alfa jadi terus memikirkan kabar Sesha, berpikir apakah Sesha bisa kuat setelah baby Abi ia bawa. Atau bahkan sebaliknya?


Sepanjang perjalanan, Alfa terus berpikir akan bagaimana cara ia menghadapi Sesha nanti.


Saat tiba di rumah kost Sesha yang lama, salah satu tetangga mengatakan kalau Sesha dan Lita sudah pindah dan Alfa diberikan alamat baru mereka.


Ia lantas langsung pergi ke alamat yang diberikan hingga akhirnya kini ia berdiri di depan sebuah rumah sederhana yang berada di dalam komplek perumahan yang biasa-biasa saja.


“Sesha sudah tidak bersama denganku lagi, aku juga gak tau dia dimana,” ucap Lita pada Alfa. Ia cukup kaget saat Alfa bertamu dan tiba-tiba saja menanyakan Sesha.

__ADS_1


“Kamu pasti bohong kan? Sesha pasti ada di dalam,” ucap Alfa.


“kalau tidak percaya ya kamu masuk dan cari saja dia di dalam.” ucap Lita.


Alfa tak menjawab lagi ucapan Lita, ia lantas masuk ke rumah itu dan mencari keberadaan Sesha, tetapi benar saja apa yang di katakan oleh Lita. Ia tidak melihat keberadaan Sesha di sana, hanya melihat beberapa orang yang tak ia kenali tengah sibuk di dapur.


Bagaimana bisa menemukan Sesha di sana? Faktanya orang yang dia cari kini berada di rumahnya sendiri.


“Aku gak bohong, kan? Sesha pergi entah kemana,” ucap Lita berbohong. Tidak mungkin kan ia mengatakan dengan jujur jika orang yang Alfa cari sebenarnya berdekatan dengan Alfa sendiri dan mereka bahkan tinggal di satu atap yang sama. Sesha mengatakan kalau ia harus tutup mulut dan jangan mengatakan pada siapa pun keberadaannya yang kini tengah menyamar.


“Kamu betul tidak tahu dia di mana?” tanya Alfa.


“Aku beneran gak tau! Setelah anaknya meninggal dia stress berat, jadi dia pergi untuk menenangkan diri,” ucap Lita beralasan.


Alfa yang mendengar Lita berucap itu jadi semakin merasa bersalah pada Sesha karena sudah memisahkannya dengan Abian.


Setelah berbincang dengan Lita, Alfa kembali masuk ke mobilnya lagi. Ia yang masih tidak percaya jika Sesha tak lagi tinggal bersama dengan Lita itu akhirnya menghubungi Daffa.

__ADS_1


“Halo? Daffa? Tolong cari orang untuk mengawasi rumah Lita, aku ingin tahu dia betulan tidak tahu Sesha ada di mana, atau berbohong. Aku ingin tahu, Sesha benar tidak tinggal di rumah itu atau sedang tidak di rumah dan bersembunyi dariku.”


Bersambung


__ADS_2