Rahasia Hati Sang Designer

Rahasia Hati Sang Designer
RHSD 60. Balasan


__ADS_3

Hwan yang baru sampai Bandara Incheon sekitar jam 5 pagi langsung menuju kediaman Park Baek Yun. Hari ini sesuai rencana Yun akan melepaskan kepemilikannya terhadap Grup Park Construction.


“ Apakah sudah siap tuan?’


“ Ya, ayo berangkat. Maafkan aku Hwan, kau belum sempat beristirahat sudah harus ikut denganku.”


“ Tidak perlu sungkan tuan, ini sudah menjadi tugas saya untuk selalu melindungi Anda.”


Yun sungguh  sangat senang dengan loyalitas Hwan. Jika saja Hee masih ada maka ia akan menikah kah kan Hwan dengan Hee. Hwan seorang pria yang bertanggungjawab dan setia. Ia yakin He pasti akan bahagia jika hidup bersama dengan Hwan.


“ Andaikan Hee masih ada.”


“ Ada apa tuan?”


“ Ahh tidak ada apa-apa. Aku hanya sedang berandai-andai. Jika Hee masih ada alangkah baiknya jika kalian menikah."


Ckiiiit


Hwan tentu sangat terkejut dengan ucapan tuannya. Bagaimana bisa dia berani menikahi anak dari tuannya itu. Dan Hee, entah benar atau tidak ia rasa Hee dan Hyun masih ada. Ia tinggal menunggu penyelidikan lanjutan dari Mr. Sun mengenai masa lalu He dan Hyun.


Sebenarnya Hwan sendiri sedikit terkejut saat Mr. Sun tiba-tiba menghubunginya mengenai Hee dan Hyun yang diperkirakan masih hidup. Sekalian saja Hwan meminta Mr. Sun untuk menyelidiki masa kecil Brigitta dan Topan karena ia merasa bahwa mereka berdua memiliki kemiripan satu sama lain. Terlebih wajah topan yang begitu mirip dengan Tuan Park Baek Yun.


“ Hwan, ada apa denganmu? Apa kau sedang tidak sehat?”


“Ti-Tidak ada apa-apa tuan, Maaf saya mengejutkan Anda.”


Hwan kembali fokus pada kemudi mobilnya dan melanjutkan perjalanan menuju Grup Park Construction. Hwan membawa sekitar 10 anak buahnya dalam kepergian mereka kali ini. Selebihnya Han juga sudah menyampaikan kepada pihak dewan direksi dan seluruh orang yang berhubungan dengan perusahaan untuk hadir dalam rapat.


Semua membungkukkan badan saat Baek Yun sampai di depan gedung perusahaan. Namun senyum-senyum sinis itu bisa Hwan rasakan. Tangan Hwan mengepal marah, ingin sekali ia menghajar orang-orang itu.


“ Tenang lah Hwan, kita akan selesaikan ini sekarang. Setelah itu kau pun bebas untuk kemanapun kau mau.”

__ADS_1


“ Tidak tuan, saya akan selalu berada di samping Anda dan nyonya.”


Baek Yun terenyuh, anak muda di depannya itu sungguh baik persis seperti ayahnya.


“ Baiklah Hwan mari kita selesaikan.”


Hwan mengangguk lalu membukakan pintu Park Bek Yun. Baek yun berjalan di depan sedangkan Hwan dan kesepuluh anak buahnya berjalan di belakang. Beberapa dari mereka bertanya-tanya, ada apa ini mengapa Baek yun membawa banyak pengawal.


Salah seorang dari mereka langsung menghubungi An Hae yang sudah ada di ruang rapat mengenai situasi di bawah. An Hae hanya diam dan tidak memberikan reaksi apapun.


Kini semuanya berada di ruang rapat yang berukuran sangat luas itu. Mungkin sekitar 10 x 20 meter atau bisa jadi lebih. Di belakang Kursi kepemimpinan bertuliskan nama Group Prak Construction yang begitu jelas terbaca.


Tampak Ah Hae, ibu yun yang menatap sang putra dengan tatapan membenci. Ha na, Ae Ran, dan Sa Ron bersama para suami mereka juga berada di sana. Mereka sungguh siap mendengarkan agenda rapat kali ini.


“ Baiklah pada kesempatan kali ini Tuan Park akan mengumumkan sesuatu hal yang sangat penting. Saya harap Anda semua dapat memperhatikan dengan seksama.”


Sebagai tangan kanan Baek Yun, Hwan tentu saja sudah tahu apa yang harus dilakukan. Ia akan menjadi pembuka rapat kali ini. Baek Yun kemudian berdiri dari kursi tertinggi perusahaan tersebut lalu membungkukkan badan sedalam-dalamnya. Tentu semua orang terkejut. Apa gerangan yang tengah dilakukan Baek Yun.


“ Saya Park Baek Yun dengan ini memutuskan untuk keluar dari keluarga Park dan dengan begitu saya juga akan mundur dari jabatan pimpinan Group Park. Saya akan mengembalikkan tampuk kepemimpinan ini kepada Nyonya An Hae atau bisa dikatakan ibu saya.”


Semua orang sibuk berkasak-kusuk. Mereka bingung dan menanyakan Bagaimana nasib mereka nanti jika Baek Yun benar-benar keluar dari perusahaan.


Braak !!!!


An Hae menggebrak meja dengan begitu kuat. wanita berusia hampir 80 tahun masih terlihat sehat.


“ Apa kau gila hah? Bagaimana dengan mudahnya ingin keluar dari keluarga Park!”


Yun hanya menyeringai melihat kemarahan sang ibu. namun tekadnya sudah bulat. ia harus segera menyelesaikan masalah ini.


“ Terserah, ibu atau saya panggil Anda Nyonya An Hae setuju atau tidak saya tetap akan mundur dari sini."

__ADS_1


“ Jika aku tidak setuju kau mau apa?”


Hwan yang paham kode tangan dari tuannya langsung melakukan sesuai dengan rencana. Hwan menyalakan monitor di sana ada banyak sekali bukti kecurangan yang dilakukan oleh An Hae, ha Na, Sa Ron dan Ae ran. tidak hanya itu bukti rekaman juga menunjukkan bagaimana culasnya beberapa dewan direksi dalam mengelabui baek Yun. Di tambah lagi rekaman dari pena yang didapat dari Astuti. Dari rekaman itu jelas dikatakan bahwa An Hae dan ketiga putrinya berencana untuk memanfaatkan Baek Yun bekerja selama hidupnya untuk perusahaan park dan mereka lah yang akan menuai hasilnya.


Semuanya langsung diam tidak berani berbicara apapun. Termasuk ketiga saudari Yun juga. merek bahkan hanya menunduk melihat kedua tangan mereka yang saling bertaut karena saking takutnya.


“ Tenang aku tidak akan membawa ini jalur hukum tapi syaratnya kalian harus melepaskan ku. Dan ada satu hal yang ingin aku tanyakan padamu ibu. apa salahku sehingga Anda berbuat seperti ini kepadaku?"


“ Karena kau bukan anakku serta menurut ramalan kau akan membawa kami pada kehidupan yang sial. Dan semua benar terjadi saat suami ku yang begitu mencintai anak pungut seperti memberikan seluruh kuasanya.”


Duaaar


Seperti dilempari bom, Yun begitu terkejut mendengar fakta tersebut. 50 tahun lebih hidupnya, dan dia baru tahu kalau dia anak angkat. Pantas saja ibunya itu tidak pernah menyayanginya.


“ Jadi karena itu kalian memanfaatkan ku.”


“ Ya tentu, kau harus membayar semua kebaikan yang suamiku berikan.”


“ Baiklah sepertinya ini lah caraku membayar kalian semua. Aku kembalikan apa yang bukan milikku. Mulai hai ini aku Park baek Yun dengan resmi keluar dari keluarga Park dan tidak lagi akan menggunakan nama Park. namaku saat ini adalah Lee baek Yun. Dan mulai saat ini aku tidak memiliki tanggung jawab apapun terhadap perusahaan Park. Aku juga tidak mengambil apapun harta keluarga Park. Terima kasih.”


Setelah memberi salam terakhir Baek Yun keluar dari ruang rapat tersebut, ia berhenti sejenak di depan An HAe lalu membungkuk memberi hormat terakhir. Yun mengucapkan terimakasih karena sudah diperbolehkan menyandang nama Park sejauh ini. Tidak ada penyesalan dalam hati Yun setelah melakukan semuanya.


Yun dan Hwan pun melenggang pergi dari perusahaan Park. Tentu saja diikuti semua anak buahnya.


“ Apakah hanya begini saja tuan?”


“ Tentu saja tidak, mereka sudah keterlaluan bahkan menyabotase kecelakaan istri dan anakku. Maka aku juga tidak akan sungkan.”


Setelah mobil yang dikendarai Hwan dan rombongan meninggalkan perusahaan. Tak Berselang lama mobil dari kejaksaan dan kepolisian datang. Semua karyawan tentu saja terkejut dengan kedatangan mereka. Seorang jaksa langsung menuju ruang rapat diikuti sekelompok polisi.


“ Selamat pagi, nama-nama yang saya sebutkan ini dimohon untuk kooperatif dalam proses penyelidikan. Nyonya Park Sa ro, Park Ha Na, Park  Ae  Ran beserta suami anda kami tangkap dengan tuduhan pembunuhan berencana. Bukti sangat jelas. Selain itu anda juga kami dakwa dengan tuduhan penggelapan uang. Selebihnya beberapa orang yang ada disini kami menangkap Anda dengan tuduhan penggelapan uang perusahaan dan manipulasi data keuangan  serta penipuan terhadap beberapa perusahaan.”

__ADS_1


Semua sungguh terkejut, mereka hendak kabur namun tentu saja tidak bisa. Kejadian tersebut mengguncang tubuh An Hae sehingga jatuh pingsan dan dilarikan di rumah sakit. Saham perusahaan group Park Contraction langsung anjlok seketika. Sungguh semua kekacauan tersebut tidak lebih dari satu jam. Baek Yun tersenyum  mendengar kabar yang beredar tersebut. Sungguh media massa begitu cepat mendapatkan informasi. 


TBC


__ADS_2