Ranjang Panas Sang CEO 4

Ranjang Panas Sang CEO 4
Meluluhkan Hati Mommy Abigail


__ADS_3

Mommy Karen dan Mommy Abigail masuk ke dalam dan melihat dua pria dewasa sedang menatap mereka siapa lagi kalau bukan Daddy Rico dan Daddy Ray yang sedang berdiri dekat dengan ke tiga anak kembarnya.


"Mommy, tahu kalau mommy dan Abigail sangat cantik tapi jangan dipandangi terus donk nanti jadi salah tingkah deh." ucap Mommy Karen sambil menyibakkan rambutnya dan matanya berkedip - kedip.


"Pffftttt hahahaha..." tawa lepas Mommy Abigail mendengar ucapan Mommy Karen.


Daddy Ray ikut tersenyum melihat orang yang dicintainya bisa tertawa dengan lepas dan semua tidak lepas dari tatapan ke dua orang tuanya karena Daddy Ray jarang tertawa dan tersenyum.


"Ops.. Maaf." Ucap Mommy Abigail sambil menutup mulutnya dengan menggunakan ke dua tangannya.


"Tidak apa-apa santai saja." Jawab ketiganya bersamaan.


"Kita duduk di sofa saja." ajak Daddy Rico.


"Baik dad." Jawab Mommy Abigail.


Mereka pun berjalan ke arah sofa dan duduk saling berhadapan yang hanya di batasi oleh meja. Daddy Ray duduk berdampingan dengan Mommy Abigail sedangkan ke dua orang tuanya duduk berdampingan.


"Kapan kalian menikah?" tanya Daddy Rico tanpa basa basi


"Ray sudah siap hanya menunggu Abigail kapan siap untuk menikah." ucap Daddy Ray jujur.


"Abigail kenapa kamu belum siap?" tanya Daddy Rico sambil menatap ke arah Mommy Abigail.


Mommy Abigail diam karena dirinya bingung mau menjawab apa tanpa menyakiti perasaan sepasang suami istri tersebut.

__ADS_1


"Maaf mommy dan daddy ini terlalu cepat terlebih mommy, daddy dan kak Ray belum mengenal begitu dekat dengan Abigail." ucap Mommy Abigail dengan nada lembut.


"Mommy dan daddy serta anak kami Ray percaya bahwa kamu adalah wanita baik - baik karena itulah kami memintamu menjadi menantu kami." Jawab Mommy Karen.


"Maafkan Abigail mommy dan daddy, sebenarnya masalah pembatalan pertunangan itu terus terang mengusik perasaan Abigail. Abigail tidak ingin ketika kami menikah tiba - tiba dia datang dan mengatakan sesuatu yang bukan-bukan terhadap ke tiga anak kami. Aku tidak perduli orang menghinaku tapi aku tidak akan terima jika dia menghina ataupun menyakiti perasaan ke tiga anak kembar kami." ucap Mommy Abigail sambil menundukkan kepalanya.


"Aku akan mengurus wanita itu jadi kamu mau kan menerimaku?" Tanya daddy Ray.


"Aku akan menjawabnya jika masalahnya sudah selesai." Jawab Mommy Abigail.


"Baiklah." Jawab Daddy Ray.


Daddy Ray berjanji akan menyelesaikan ini semua agar dirinya bisa menikah secepatnya dengan Mommy Abigail.


"Ceritakan pada kami, setelah kamu keluar dari hotel apa yang kamu lakukan? tenang saja ke dua orangtuaku sudah aku ceritakan." ucap Daddy Ray sambil menggenggam tangan Mommy Abigail setelah beberapa saat mereka terdiam.


"Aku pindah dan menyewa kontrakan kecil hingga aku hamil besar, banyak orang menyindirku di antaranya : hamil tanpa ada suami, aku hamil di luar nikah, di perkosa atau lebih parahnya menjual diri. Akhirnya aku pindah dari rumah kontrakan karena tidak tahan dengan gunjingan para tetangga." Sambung Mommy Abigail.


"Aku tinggal di restoran milikku yang sebelumnya di renovasi terlebih dahulu agar layak buat kami tinggal. Hingga aku melahirkan ke tiga anak kembar." ucap Mommy Abigail dan tidak berapa lama air matanya keluar.


Daddy Ray memeluk Mommy Abigail dirinya semakin bertambah sakit mendengar betapa menderitanya orang yang dicintainya sedangkan ke dua orang tuanya ikut meneteskan air matanya.


"Sejak aku melahirkan ke tiga anak kembar kehidupan kami mengalami perubahan. Restoran yang aku bangun semakin bertambah maju dan itu tidak lepas dari bantuan sahabatku yang selalu menolongku untuk mengurus ke tiga bayi kembarku." ucap Mommy Abigail.


"Kenapa kamu tidak menyewa baby sister?" tanya Daddy Ray.

__ADS_1


"Dulu aku pernah menyewa baby sister baru bekerja beberapa hari menculik salah satu dari ke tiga bayiku." Jawab Mommy Abigail sambil mengusap wajahnya.


"Apa??" teriak mereka bertiga serempak karena mereka bertiga sangat terkejut.


"Sstttttt.. nanti anak - anak bangun." ucap Mommy Abigail sambil mengangkat jari telunjuk kanannya ke mulutnya.


"Hehehehe... maaf." ucap mereka serempak lagi sambil masing-masing tertawa terkekeh - kekeh karena mereka lupa ada tiga anak kecil yang sedang tidur.


"Bagaimana kamu bisa menemukannya?" tanya Daddy Ray.


"Waktu aku mengetahui kalau aku hamil kembar tiga langsung memesan gelang yang bisa di kecilin dan dibesarkan dan di dalam gelangnya ada gps nya dan ketika melahirkan aku langsung memakaikan ke tiga anakku. Karena itulah aku langsung menemukan dimana anakku berada. Ke dua anakku aku titipkan ke dua orang tua sahabatku sedangkan aku dan sahabatku pergi untuk menemui anakku yang sedang di culik." ucap Mommy Abigail menjelaskan.


"Sampai kami di tempat lokasi kami mendengar mantan baby sister sedang transaksi dengan sepasang suami istri untuk membeli anakku. Aku sangat marah dan langsung menyelamatkan anakku. Aku dan sahabatku bertarung melawan mereka hingga mereka babak belur." sambung Mommy Abigail.


"Selanjutnya apa yang terjadi?" tanya Daddy Ray sambil menahan amarahnya karena anaknya akan di jual oleh baby sister tersebut.


"Setelah mereka babak belur kami pergi meninggalkan tempat itu. Sejak saat itu aku tidak pernah menyewa baby sister lagi. Aku dan sahabatku yang mengurus ke tiga anak kembar kami." ucap Mommy Abigail.


"Maaf aku ingin ke kamar mandi dulu." ucap Mommy Abigail


"Silahkan." Jawab mereka serempak.


Mommy Abigail pun berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi meninggalkan mereka bertiga bersama ke tiga anak kembarnya.


"Mommy dan daddy, Ray mohon agar Abigail mempercayai dan luluh kalau Ray sangat serius mencintai Abigail dan Abigail mau menikah dengan Ray." Mohon Daddy Ray.

__ADS_1


Ke dua orang tua Daddy Ray sedang berfikir untuk mencari cara meluluhkan hati Mommy Abigail.


"Mommy dan daddy akan mencobanya." ucap mereka serempak pada akhirnya.


__ADS_2