Ranjang Panas Sang CEO 4

Ranjang Panas Sang CEO 4
Gunawan


__ADS_3

"Dia tidak mau mengaku tuan." Jawab bodyguard tersebut.


"Walau kamu seorang perempuan aku tidak perduli karena kamu telah berani mengusik keluargaku." ucap Daddy Rico dengan nada dingin sambil menatap tajam.


" Aku tidak akan mengatakannya." Ucap pelayan tersebut sambil membalas tatapan Daddy Rico.


Adegan kekerasan jangan di tiru kalau tidak suka skip saja.


" Baiklah kalau itu maumu, pengawal cabut satu kukunya." Perintah Daddy Rico dengan nada dingin tanpa punya rasa empati sedikitpun.


" Baik tuan." Jawab salah satu anak buahnya


Anak buahnya mengambil benda berupa tang dan menarik kuku ibu jari kaki pelayan itu.


"Akhhhhhhhh sakit..." teriak pelayan itu kesakitan


"Siapa yang memerintahkan mu?" tanya Daddy Rico dengan nada dingin.


"Aku tidak akan memberitahukanmu." Ucap pelayan itu bersikeras.


"Pengawal!!!" teriak Daddy Rico dengan nada dingin

__ADS_1


"Akhhh sakit..." teriak pelayan itu kembali.


"Siapa yang memerintahkan mu?" tanya ulang Daddy Rico dengan nada dingin.


"Tapi tuan harus janji bebaskan aku." mohon pelayan itu yang sudah tidak menahan rasa sakit pada jari - jari kakinya.


"Ya, katakan siapa yang memerintahkan dirimu?" tanya Daddy Rico.


"Baik, yang menyuruhku adalah Gunawan." ucap pelayan itu sambil meringis merasakan sakit yang luar biasa pada kakinya.


"Gunawan?" tanya ulang Daddy Rico dengan nada dingin.


"Gunawan kepanjangan dari Gundul Namun Menawan. Gunawan adalah kekasih adik tiri nyonya muda Abigail." Jawab Paman Albert menjelaskan.


"Tuan, tuan sudah janji padaku kalau aku akan bebaskan jika aku mengatakan yang sebenar nya. Jadi aku mohon tolong bebaskan saya." mohon pelayan itu.


"Iya aku membebaskan dirimu tapi membebaskan dari dunia ini." Ucap Daddy Rico sambil tersenyum menyeringai.


"Tuan, kenapa tuan ingkar janji!!!" teriak pelayan itu.


Daddy Rico menulikan telinganya dan tetap melanjutkan langkahnya dengan diikuti oleh paman Albert.

__ADS_1


dor


akhhhhh


Terdengar suara tembakan dan teriakan tapi Daddy Rico dan Albert tidak memperdulikan sama sekali karena itu hukuman yang pantas buat pelayan itu.


"Albert, kamu tangkap Gunawan bersama Ibu tiri dan adik tirinya dan siksa sampai mati." ucap Axelo dengan nada dingin sambil melangkahkan kakinya menuju ke luar mansion.


"Baik Paman." Jawab Albert mengikuti Daddy Rico dari arah belakang.


"Ceritakan secara detail bagaimana awalnya kamu mengenal Gunawan?" tanya Daddy Rico.


"Waktu Kak Ray di jebak oleh seseorang begitu pula dengan Kakak ipar yang juga di jebak oleh Ibu tirinya dan adik tirinya membuatnya melakukan hubungan suami istri." Ucap Albert.


"Kak Ray, Aku dan Adrianus menghukum orang yang sudah menjebaknya hingga akhirnya kami kembali ke hotel namun ketika kami masing-masing kembali ke kamar kami tiba - tiba Kak Ray keluar dari kamarnya dan mengetuk kamar kami." Sambung Albert.


"Kak Ray menceritakan kalau Kak Ray dan Kakak ipar melakukan hubungan suami istri namun Kakak ipar pergi. Kak Ray meretas cctv hotel dan kami mengetahui kalau Kakak Ipar di jebak oleh Ibu tiri dan adik tirinya." sambung Albert.


"Lalu apa yang terjadi selanjutnya?" Tanya Daddy Rico penasaran.


"Kak Ray membuat perusahaan milik adik ipar tirinya bangkrut dan akhirnya adik tirinya menceraikan suaminya karena tidak ingin hidup susah lalu kami menangkap mereka berdua dan menjualnya di tempat pelacuran." Jawab Albert menjelaskan.

__ADS_1


"Katamu ibu dan anaknya kalian jual di tempat pelacuran karena telah mengusik Elizabeth tapi kenapa wanita itu bisa kenal Gunawan? Siapa Gunawan?" tanya Daddy Rico penasaran.


__ADS_2