
Mommy Abigail menemani ke dua anaknya hingga tidak terasa waktu menunjukkan pukul sembilan malam.
"Anak - anak sudah malam, waktunya tidur." ucap mommy Abigail dengan nada lembut.
"Baik mommy." Jawab Alvaro dan Agnes serempak.
"Mommy temani kami tidur." pinta Agnes.
"Ok." Jawab mommy Abigail singkat.
Mereka bertiga berbaring di ranjang dan tidak membutuhkan waktu lama mereka pun sudah tertidur dengan pulas nya.
Ceklek
Seseorang masuk ke dalam kemudian berjalan dengan perlahan hingga berhenti tepat di ranjang. Di mana Mommy Abigail tubuhnya di peluk oleh ke dua anak kembarnya.
Dengan perlahan orang tersebut melepaskan pelukan ke dua anak kembar tersebut kemudian membawa Mommy Abigail keluar dari kamar milik ke dua anak kembarnya menuju ke salah satu kamarnya.
Pria tersebut dengan perlahan meletakkan tubuh Mommy Abigail ke ranjang kemudian tersenyum devil.
__ADS_1
'Maaf Mommy, Daddy ingin melakukan lagi dan lagi.' Ucap pria tersebut dalam hati siapa lagi kalau bukan Daddy Ray.
Daddy Ray melepaskan satu persatu pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian berlanjut melepaskan satu persatu pakaian yang dikenakan oleh Mommy Abigail.
Mommy Abigail sama sekali tidak terusik karena Mommy Abigail jika tidur pulas dirinya agak susah bangun.
Mommy Abigail memaksakan membuka matanya karena hawa dingin menyerang tubuhnya dan matanya langsung membulat sempurna karena melihat daddy Ray sedang menaiki dirinya.
"Daddy, apa yang daddy lakukan?" tanya mommy Abigail dengan wajah sangat terkejut.
"Menurut Mommy?" tanya daddy Ray balik bertanya sambil tersenyum mesum.
Mommy Abigail hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan perlahan dan membiarkan calon suaminya melakukan sepuasnya terhadap tubuhnya membuat mommy Abigail sangat lelah karena daddy Ray tidak bermain hanya sekali tapi berkali-kali dan hanya memberikan waktu dua puluh menit Daddy Ray menyerang kembali.
"Sebentar lagi sayang." Ucap Daddy Ray sambil menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang.
Hingga lima belas menit kemudian keluarlah lahar dari wortel import milik Daddy Ray. Setelah beberapa saat Daddy Ray menarik tombak saktinya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping.
Grep
__ADS_1
"Mommy bilang besok kita akan menikah." ucap daddy Ray setelah selesai melakukan kegiatan panasnya sambil memeluk istrinya dari arah samping.
"Bukannya seminggu lagi?" tanya mommy Abigail dengan wajah terkejut.
"Lebih cepat lebih baik sayang biar kita melakukan ini tanpa ada rasa bersalah." ucap daddy Ray.
"Kenapa daddy tidak bisa menahan? Dulu kok bisa?" tanya mommy Abigail penasaran.
"Tidak tahu semenjak ada mommy, daddy ingin melakukan ini terus." ucap daddy Ray
"Semoga setelah menikah daddy tidak bosan padaku." ucap mommy Abigail penuh harap.
"Tidak ada kata bosan untuk daddy, sudah malam kita tidur karena besok kita akan menikah di gedung." ucap daddy Ray.
Mereka berdua pun memejamkan matanya sambil berpelukan dan tidak membutuhkan waktu lama mereka pun sudah tertidur dengan pulas.
xxxxxxx
Malam berganti pagi dan semua orang penghuni mansion sudah bersiap berangkat ke gedung tempat pernikahan daddy Ray dengan mommy Abigail.
__ADS_1
Mommy Abigail di rias oleh mua yang terkenal di negara itu setelah selesai di rias mommy Abigail memakai gaun pengantin bernuansa putih menambah kecantikannya yang berkali - kali lipat namun sebenarnya tubuhnya terasa tidak bertulang dan matanya masih mengantuk.
"Anakku cantik sekali tapi kenapa kamu terlihat sangat lelah dan terlihat sangat mengantuk? Untungnya perias pengantin sangat ahli jadi bisa menutupinya." Tanya Mommy Karen dengan wajah terkejut karena beberapa kali Mommy Jovanka menguap.