Rebuilding The Magic World

Rebuilding The Magic World
Chapter 30 : Negosiasi Untuk Dewi


__ADS_3

Aku kembali ke titik semula saat aku memasuki ke dalam laut, setelah Milfa merapalkan kembali sihir untuk kedua kalinya, aku meluncur ke dalam air lalu menyentuh lingkaran sihir di dasar, dan kembali lagi ke tempat yang semuanya hanyalah awan putih.


Aku melihat kembali Dewi Abela yang duduk di ujung awan, aku menyapanya dengan penuh hormat kemudian menjelaskan kedatanganku kemari.


Bahkan untuk Dewi sendiri dia tidak bisa mengingatku, ini adalah pengulanganku yang pertama.


Aku telah banyak memikirkan sesuatu saat datang kemari, sama seperti sebelumnya dia mengatakan bahwa dirinya tidak bisa keluar dari sini dan menolak bantuanku.


Dia terus menolakku tapi aku tidak bisa mundur, bagaimanapun dunia sedang di pertaruhkan sekarang.


Tak lama kemudian Dewi Anabeth muncul, dia memunculkan beberapa pedang di udara sementara Dewi Abela berdiri di depanku menghalangi.


"Aku tidak akan membiarkanmu melukainya Anabeth."


Aku segera menyentuh bahu Dewi Abela untuk menenangkannya, sebelumnya aku memang datang tanpa persiapan, tapi sekarang berbeda.


"Nah Dewi Anabeth, apa kita bisa bernegosiasi?"


"Apa yang kau inginkan manusia?" Dewi ini tetap bersikap datar.


"Aku ingin kau mengembalikan sihir kembali ke duniaku?"

__ADS_1


Dewi Abela tentu tidak tahu apa yang terjadi setelah ia dikurung di sini, aku menjelaskannya secara perlahan padanya hingga ia hanya menutup mulutnya tak percaya.


Di sisi lain Dewi Anabeth masih menunggu perkataanku.


"Kau sekarang yang bertugas sementara waktu untuk mengatur dunia itu bukan, bagaimana jika kau saja yang selamanya mengaturnya."


Dewi Abela sedikit terkejut dengan apa yang kukatakan, meski begitu aku mengabaikannya lalu melanjutkan.


"Kau bisa menjadi Dewi yang bertanggung jawab penuh atas dunia itu tapi sebagai gantinya aku akan membawa Dewi Abela dari sini ke dunia manusia... anggap saja hukumannya kini berubah."


Dewi Anabeth tampak memikirkannya.


"Kenapa kau sampai sejauh itu, lagipula aku berencana menghancurkan dunianya?"


Untuk sesaat ekpresi Dewi Anabeth berubah.


"Baiklah, aku ingin tahu dunia seperti apa yang kau buat itu.. lalu bagaimana dengan Dewi Abela, dia telah menggunakan kekuasaannya dengan salah, dan sekarang terkurung di tempat ini, jika kau mengeluarkannya dari sini itu berarti dia hanya akan menjadi Dewi paling rendah yang tinggal di alam manusia."


Aku mengalihkan pandanganku ke arah Dewi Abela yang menyentuh dadanya khawatir.


"Jika dia pergi dari sini kekuatannya akan menghilang sebagai ganti hukumannya, mengingat dunia manusia adalah tempat yang berbahaya dia mungkin tidak akan.."

__ADS_1


"Aku akan melindunginya," aku memotong perkataan Dewi Anabeth tersebut.


"Dibanding terjebak di sini, aku pikir Dewi Abela bisa lebih bahagia di dunia manusia."


"Apa kau yakin? Dewi Abela hanya akan jadi seperti manusia dia mungkin hanya akan menjadi beban untukmu."


"Tidak masalah, aku akan menerimanya dengan senang hati."


Lagipula aku tidak bisa meninggalkannya begitu saja saat membuat kesepakatan dengan Dewi di depan mataku ini.


Jika sihir dikembalikan otomatis dia akan menjadi Dewi yang bertanggung jawab sepenuhnya, dan hasilnya Dewi Abela hanya akan kehilangan tempatnya.


Aku telah membawanya ke dalam masalah karena itu, aku harus bertanggung jawab memberikan rumah baru untuknya.


"Bagaimana menurutmu Dewi Abela?"


"Itu.. jika demi semuanya, aku akan setuju.. lagipula hukumanku masih ratusan tahun lagi."


"Kalau begitu, baiklah.. akan kulihat bagaimana kau merubah dunia ini."


Saat aku sadari entah itu Dewi Abela atau aku, kami berdua muncul di atas perahu.

__ADS_1


Milfa, Rolia, Mia, Vilaina dan Yue tampak terkejut, terlebih.


"Dewi Abela," semuanya berkata di waktu bersamaan.


__ADS_2