Rebuilding The Magic World

Rebuilding The Magic World
Chapter 53 : Kerajaan Velma


__ADS_3

Aku memutuskan untuk pergi ke guild petualang Ashen bersama Yui yang menjadi pengawalku, semenjak aku menjadi raja aku sama sekali tidak boleh pergi tanpa pengawalan.


Di dalam ruangan yang sepenuhnya dipenuhi para petualang aku melangkahkan kaki untuk menemui receptionis yang kukenal baik di sini, sebelumnya aku pernah datang kemari dengan Milfa dan dari sinilah aku bisa membawa ras vampir tinggal di negara baru yang kubuat.


"Nona, kau mau minum-minum bersama kami? Kau sangat cantik."


"Aku ras vampir loh."


"Memangnya siapa peduli."


Walau tampak terkejut, Yui masih menolaknya.


"Aku tidak tertarik."


"Sayang sekali haha."


Semua hal telah berubah sekarang.


Aku telah berada di depan receptionis.


"Kau rupanya, itu siapa yah? Ah, Siapa namamu?"


"Bercandaanmu tidak lucu Noura."


"Ketahuan kah, sudah lama tak bertemu Jason, apa yang kau butuhkan sekarang?"


Noura adalah Receptionis di guild ini.

__ADS_1


"Aku hanya datang untuk mampir, selagi mencari informasi... apa ada sesuatu yang terjadi belakangan ini?"


"Sesuatu? Aku tidak begitu tahu tapi kudengar kerajaan Velma telah memanggil beberapa pahlawan dari dunia lain."


Mendengarnya itu aku segera menggebrak meja loket dan tanpa sadar aku telah berdiri dari kursiku, bagaimanapun posisi loket receptionis terlihat seperti bar minum pada umumnya.


"Tolong ceritakan hal itu lebih banyak."


"Karena sihir telah kembali mereka berniat memanggil pahlawan dari dunia lain untuk mengalahkan raja iblis sayangnya pemanggilannya gagal dan mereka hanya membawa empat orang anak kecil kemari."


"Seharusnya mereka tidak perlu memanggil pahlawan lagi... kita tidak perlu melibatkan orang-orang dari dunia lain yang tak berdosa untuk menyelamatkan dunia kita."


"Kau terlihat kesal Jason?"


Yui memotong.


Mendengar itu Noura terdiam seolah tersambar petir di siang bolong, bahkan orang-orang yang sebelumnya terlihat berisik kini hanya diam membisu.


"Ah, harusnya aku tidak mengatakan itu, maaf yang mulia."


"Tak apa, lagipula aku tidak berniat menyembunyikan identitasku lagi."


Noura menatapku dengan pandangan mengkilap.


"Dengan kata lain seorang pahlawan telah bergabung di guild kami."


"Kenapa kau begitu senang?"

__ADS_1


"Tentu saja, dengan ini guild kami akan semakin terkenal dan permintaan akan bertambah banyak."


Aku melirik ke semua orang dan mereka terlihat menaruh harapan tinggi padaku, padahal sebelumnya mereka tampak cuek.


Agar tidak membuat keributan lagi aku dan Yui segera meninggalkan guild tanpa mengambil pekerjaan apapun dan langsung pergi ke kerajaan Velma.


Kerajaan itu termasuk kerajaan besar yang meliputi lima kota besar termasuk guild Ashen yang sebelumnya kami kunjungi, dari guild ke ibukota cukup memakan waktu hingga membutuhkan seharian penuh untuk sampai, kendati demikian kami telah tiba di gerbang masuknya.


"Apa yang akan kita lakukan yang mulia?"


"Mereka melakukan pemangilan pahlawan secara ilegal maka lebih baik langsung menutut hal ini kepada rajanya."


"Begitukah."


Kami menyewa penginapan dan baru keesokan harinya bergerak.


Dalam sistem pemangilan pahlawan sebuah aturan telah diterapkan di benua ini, jika sebuah kerajaan berniat memanggil pahlawan mereka harus memiliki izin dari kerajaan lain, paling tidak itu mencapai lima kerajaan tetangga, baru mereka bisa melakukannya.


Aku sama sekali belum pernah mendengar hal ini, jelas mereka tidak melakukan prosedur semestinya dan dapat dituntut oleh semua kerajaan. Tapi lebih dari itu aku lebih khawatir dengan anak-anak yang telah dipanggil kemari.


Setelah beristirahat semalaman di penginapan aku dan Yui menerobos masuk ke dalam istana, para penjaga menghalangiku karena itulah hal ini dilakukan.


"Ada apa ini ribut-ribut?" seorang wanita pendeta segera memperingatiku.


"Kami ingin bertemu raja, bawa kami kepadanya?"


"Raja telah meninggal beberapa hari lalu. Ratulah yang mengambil tahta sekarang.. mari ikuti aku."

__ADS_1


Aku dan Yui hanya bisa diam memperhatikan.


__ADS_2