Rinduku Kukuburkan Didasar Laut

Rinduku Kukuburkan Didasar Laut
Episode 16


__ADS_3

Hanari


Seorang gadis berusia 19 tahun yang bekerja di klip malam. Masa depannya hancur karena kurangnya perhatian dari orangtua. Hidupnya terlalu bebas tidak ada yang memperdulikan.


Suatu malam dia melihat seorang lelaki yang setengah mabuk berat, dia mendekati dan berkenalan dengannya lelaki itu tak lain selain Kezra. Dia membawanya pulang saat Kezra tak sadarkan diri, membersihkannya dan mengganti pakaiannya.


"Hai..." sapa Hanari ketika melihat Kezra duduk sendirian di klip malamnya. Dia mendekati Kezra. "Gue minta maaf soal yang semalam." lanjutnya ditelinga Kezra karena tidak kedengaran oleh musik.


"Tidak perlu minta maaf" ucapnya


"Aku disini mau bilang terima kasih sama kamu."


"Hah? Buat apa?"


"Karena kamu sudah tolongin aku malam itu."


"Hahaaa...Siapapun bisa nolongin kamu kalau dalam keadaan mabuk seperti itu." Ucap Hanari meleceh.


"Tapi kamu sudah menolongku malam itu. Aku rasa kamu jangan menolaknya!"


"Baiklah, tidak jadi masalah."


"Kalau begitu maukah kamu ikut denganku?" ucap Kezra sambil bangkit berdiri dari kursinya dan memegang tangan Hanari.

__ADS_1


"Dimana?"


"Kamu akan tau nanti!" ucapnya sambil keluar dari tempat klip.


Kezra menuju motornya dan meminta Hanari untuk naik. Kezra melajukan motornya tapi pikiran hanya tertuju pada Hanessa. Dia merasa bersalah dan mengkhianati cintanya. Hanari merasa takut dan memeluknya dari belakang.


"Kez, kita mau kemana?" tanyanya


Mendengar panggilan Kez dia teringat Hanessa memanggilnya. Karena hanya Hanessa yang memanggilnya Kez. Dia langsung menghentikan motornya. Hanari kaget dan semakin menempel dibelakang Kezra. Hanaripun memperbaiki posisinya.


"Kezra ada apa?" ucap Hanari khawatir.


"Tidak ada apa-apa." ujarnya


"Kez, ketempatku dulu ya? Aku harus ganti baju. Bajuku terlalu terbuka, nanti buatmu malu lagi." ucap gadis itu


"Di gang sempit, setelah belokan sebelah kanan." ucapnya. Kezra melajukan motornya menuju kontrakan Hanari.


"Ok disini." ucap Hanari sambil turun dari atas motor. Dia membuka pintu, lalu melihat Kezra masih duduk diatas motornya.


"Kamu nggak masuk dulu?" Kezra turun dari motornya lalu mengikuti Hanari masuk.


"Orangtuamu kemana?" tanya Kezra. Sambil melihat disekelilingnya.

__ADS_1


"Kamu duduk biar aku buatin kopi sebentar." ucap Hanari tanpa menjawab pertanyaan Kezra. Dia langsung menuju dapur dan membuatkan Kezra kopi.


Tidak lama kemudian Hanari datang lagi dengan secangkir kopi lalu meletakkannya didepan Kezra.


"Tunggu disini, aku akan kembali." ujarnya saat mau beranjak. Kezra mengambil tangannya.


"Kamu belum jawab pertanyaanku."


"Memang pentingkah kemana mereka?" jawabnya kesal. Lalu melepaskan tangannya dari genggaman Kezra. Dia berlari ke kamarnya tuk ganti baju. Ternyata Kezra memperhatikannya.


"Aku mau membawamu pada orangtuaku, maka dari itu aku menanyakannya." ucap Kezra sambil masuk tanpa mengetuk pintu.


"Apa?" Hanari kaget mendengar ucapan Kezra.


"Iya, aku mau ijin dengan orangtuamu tuk membawamu." ucap Kezra lagi sambil duduk diatas kasur Hanari.


"Mereka tidak ada disini." Jawabnya ketus.


"Dimana mereka?" tanya Kezra.


"Aku tidak tau, jangan bahas lagi." jawab Hanari sambil siap-siap keluar. Tapi Kezra menghalanginya.


"Maukah kamu menemui orangtuaku?" tanya Kezra sambil menatapnya. Hanari membuang pandangannya tak berani menatap mata Kezra. Tapi dia menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Kezra mendekatinya lalu menatapnya lekat. Kezra menarik tangannya, membawanya hanyut dalam bayangan yang akan membawanya melewati kehidupan yang kelam, yang dia tempuh selama hidupnya sampai ia mencapai usia 19 tahun.


Bersambung...


__ADS_2