
Genap 9 bulan. Hanari sudah merasakan perutnya mulai sakit. Tanda-tanda untuk melahirkan sudah terlihat. Kezra membawanya langsung kerumah sakit bersalin.
" Sabar Han, kamu harus kuat." Ujar Kezra suaminya. Yang tidak tega melihat Hanari yang menahan kesakitan begitu hebatnya.
"Temanin aku Kez, aku takut." Ucapnya bergetar menahan sakit n rasa takutnya.
"Iya Han, aku pasti temanin kamu. Jangan takut." Ujarnya sambil memegangi tangan Hanari. Mereka menuju ruang persalinan.
Beberapa jam kemudian, lahirlah bayi mungil. Dengan mata tertutup dan isak tangis. Kezra dan Hanari melihat bayi mungilnya yang lucu imut dan memberinya nama.
Setengah jam kemudian, mama Kezra pun datang.
"Kezra, nak gimana istrimu?" Tanya mamanya
"Hanari sudah melahirkan ma!" Ujar Kezra sedikit bahagia.
"Sekarang dia masih diruang persalinan" Lanjut Kezra.
"Syukurlah nak, persalinannya lancar." Kata mamanya.
Berselang beberapa menit kemudian, perawat keluar dari ruang persalinan dan membawa bayinya untuk disimpan diruang pembayian sementara menunggu.
"Suster...!" Teriak mama Kezra sangat bahagia. Perawat itu pun berhenti.
__ADS_1
"Boleh saya melihat cucu saya sebentar?" Ujar mamanya.
"Selamatmu cucu ibu, laki-laki." Ujar perawat yang membawa bayinya keluar.
"Boleh saya menggendongnya suster?" Tanya mamanya begitu bahagia hatinya melihat cucu pertamanya sudah lahir.
"Silakan bu." jawab perawat yang mengendong bayinya dan memberikan si bayi kepada neneknya sebentar untuk melihat dan menggendongnya.
"Wah, cucu nenek sangat tampan." Ujar neneknya. Lalu mengembalikannya pada perawat.
"Sudah bu?" Tanya perawatnya sambil menyambut si bayi dan membawanya diruang bayi.
Kezra dan mamanya pun masuk menemui Hanari yang masih berbaring diruangannya.
Hanari masih tertidur kecapean, setelah melahirkan dia terlihat sangat lemah.
"Mama?" Katanya saat bangun. Mama Kezra pun tersenyum, bahagia melihatnya.
"Oh ya, kalian sudah memberi nama putra kalian?" Tanya mamanya sambil melihat Kezra. Kezra pun mengangguk dan tersenyum.
"Nesson Anggara Saputra" ujar Hanari sambil tersenyum bangga.
"Waow, nama yang lucu." Ujar mamanya. Kezra hanya diam, hati bergejolak. Nesson diambil dari kata Nessa. Kezra sengaja memberinya nama itu supaya nama Nessa alias Hanessa tidak terlupakan.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, perawat membawa bayinya masuk untuk disusui. Dia membaringkan bayinya dekat Hanari. Hanari mencoba menyusuinya tapi sayang ASI nya tidak ada.
"Sus, apa kami sudah boleh pulang?" Tanya Hanari.
"Nanti saya tanyakan pada dokter ya bu." Jawab perawat itu dengan ramah sambil meninggalkan mereka.
Dokter kandungan pun datang menemui Hanari. Dia memeriksanya, ada sesuatu yang terjadi pada Hanari.
Setelah memeriksanya, dia pun keluar dan memberi kode pada Kezra untuk ikut dengannya.
"Kez, mau kemana?" Teriak Hanari. Kezra pun melihatnya.
"Aku keluar sebentar ya?" Ujarnya.
Kezra pun melihat mamanya supaya tetap menemani Hanari. Kemudian dia keluar menemui dokter.
"Apa yang terjadi dengan Hanari, Dokter?" Tanya Kezra. Dokter menggelengkan kepalanya.
"Istrimu ternyata mengindap penyakit dalam tubuhnya yang tidak kelihatan. Sehingga mengakibatkan ASI nya kering." Jelas Dokter.
"Maksud dokter?" Ujar Kezra kaget
"Ibu Hanari harus dioperasi, penyakit dalam tubuhnya harus diangkat. Ada tumor dalam tubuhnya yang tidak diketahui." Katanya lagi menjelaskan.
__ADS_1
Kezra panik dan sedih. Dia tidak tahu harus melakukan apa. Istrinya baru melahirkan dan harus operasi yang lain. Dia masih terdiam. Dokter itupun meninggalkannya sendiri.
Bersambung...