Rinduku Kukuburkan Didasar Laut

Rinduku Kukuburkan Didasar Laut
Episode 40


__ADS_3

"Nessa, loe lihat nggak cowok yang barusan lewat?" tanya Asri kesenangan.


"As, loe kenapa sih? Hanessa tu masih sakit. Jangan ditarik-tarik." ujar Putri kesal lihat ulah Asri yang tiba-tiba centil begitu.


"Maaf, lupa!" jawab Asri


"Nggak apa-apa As. Ada apa tadi?" ujar Hanessa nanya ulang.


"Nes, tadi gue lihat cowok yang gue lihat kepantai kemarin." katanya, tapi tiba-tiba mukanya berubah ingat sesuatu.


"Tunggu-tunggu, tadi cewek yang ketemu sama loe siapa namanya?"


"Hanari, As." ujar Putri langsung menyahut.


"Hanari? Dia sudah bersuami Nes?" tanyanya langsung.


"Iya, kenapa As?" Tanya Hanessa.


"Apa loe kenal dengan suaminya?" ujar Putri menimpali.


"Berarti laki-laki itu sudah mempunyai istri." ujar Asri sedih.


"Sudah lah As, nanti pasti ada yang lebih baik lagi." ujar Hanessa sok menegarkan sahabatnya. Asri menyandarkan kepalanya pada bahu Hanessa. Putri menariknya.


"As, Hanessa tu lagi sakit. Jangan ganggu dia istirahat." ujar Putri.


"Tapi gue sedih Put." ujarnya sedih.


"Dah ah jangan dipikirin." ucap Putri. Mereka pun akhirnya saling diam sampai Asrama.


Tringggg....tringgg....


"Prio?" ujar Putri kaget. Dia pun langsung mengangkat telponnya.


"Halo, Prio?"


"Kemana aja sih? Ditelponin dari tadi tidak ada yang angkat satupun." bentak Prio kesal


"Maaf sayang, kita lagi bawa Hanessa dirumah sakit." ujar Putri sekenanya.

__ADS_1


"Apa? Bawa Hanessa dirumah sakit?" ujarnya kaget.


"Hanessa kenapa?" tanya Prio.


"Tadi demam, badannya lemas dan pucet bgt. Makanya kami kesana." jelas Putri


"Oh gitu, jadi sekarang sudah dimana?" tanya Prio lagi


"Sudah dalam perjalanan pulang."


"Oh oke." ujar Prio pun langsung bergegas pergi ke asrama mereka.


***


"Nessa, kita sudah sampai." ujar Asri sambil membangunkan Hanessa. Mereka pun turun dan langsung membawa Hanessa dikamarnya.


Berselang beberapa menit, Prio sudah sampai di asrama mereka.


Tok...tok..tok...


(suara pintu diketuk)


"Prio, ayo masuk."


"Gimana keadaannya Hanessa?" tanyanya


"Sudah mulai membaik."


"Tadi dokter bilang apa?" tanya Prio sambil mendekati Hanessa. Dia


merasa bersalah karena bawa Hanessa hujan-hujan dalam perjalanan pulang.


"Dokter bilang cuma demam biasa karena kecapean trus masuk angin jadi saran dokter Hanessa harus banyak istirahat." jelas Asri.


"Putri mana?"


"Dia lagi dikamarnya disebelah." jawab Asri.


"Ya udah loe istirahat sama dia. Gantian, nanti gue kabarin kalau kenapa-kenapa." ujar Prio kasihan pada sahabatnya yang pada kelelahan.

__ADS_1


"oke dech, tapi nggak apa-apa kan loe yang jagain disini?" ujar Asri nggak nyaman dengan Prio.


Prio tersenyum dan mengangguk.


"Ya udah deh, gue kesana sebentar ya?" Asripun pergi dikamarnya Putri. Tapi saat dia mau masuk, Putri keluar.


"Loh, kok Hanessa ditinggalin As?" tanya Putri yang bertemu Asri didepan pintu kamarnya.


"Prio yang temanin Hanessa sebentar." ujar Asri sambil masuk


"Prio!" gumamnya. Dia pun segera berlari pergi kekamarnya Hanessa. Nggak sampai satu menit Putri sudah sampai. Dia mengintip dipintu kamar Hanessa, Prio mengelus kepala Hanessa yang masih tidur.


Pelan-pelan Putri membuka pintunya dan masuk. Prio memalingkan badannya dan langsung berdiri.


"Putri..!" panggil Prio. Putri mencoba tersenyum, walaupun hatinya terluka. Dia mencoba berpikir positif.


"Sudah lama datangnya?" tanya Putri seakan-akan tidak melihat kelakuan Prio pada Hanessa.


"Hmmm barusan." katanya sambil bangkit berdiri menghampiri Putri.


Hanessa mendengar suara mereka lalu membuka matanya


"Prio, Putri. Kenapa kalian disini?" tanya Hanessa sambil berusaha bangun.


"Jangan bangun Nes, kamu masih lemah." ujar Prio sambil berlari membantu Hanessa.


"Aku nggak apa-apa kok Prio." ujar Hanessa tersenyum


"Kamu berbaring aja, jangan banyak gerak." ujar Prio lagi. Hanessa memperhatikan raut muka Putri yang berubah cemburu. Hanessa melepaskan tangan Prio.


"Prio aku bisa bangun sendiri." Ujarnya.


"Put, kok berdiri disitu?" tiba-tiba Asri datang, dan Putri pun langsung keluar.


"Loh Put mau kemana?" tanya Asri


"Toilet." jawabnya singkat dan langsung berlari. Prio pun menyusulnya keluar.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2