Rinduku Kukuburkan Didasar Laut

Rinduku Kukuburkan Didasar Laut
Episode 44


__ADS_3

Prio, Hanessa dan Asri saling diam. Putri bingung sendiri dengan kedua sahabatnya dan kekasihnya itu. Padahal sebelum makan mereka ceria.


"Han, pulang bareng aku ya?" Ajak Prio pada Hanessa. Hanessa pun mengangguk.


"Kita pulang bareng ya?" Ujar Asri. Akhirnya mereka bertiga berdiri. Putri dicuekin begitu aja.


"Hey, loe bertiga pada kenapa sih? Kok gue dicuekin terus?" Putri mulai kesal dan hatinya mulai cemburu melihat Prio mengajak Hanessa.


"Trus gue pulang sama siapa?" Tanyanya lagi pada Prio.


"Asri kosong, pulang bareng sama dia aja. Kasihan Hanessa butuh penghiburan?" Ujar Prio datar tanpa pedulikan perasaan Putri.


"Ayo Han." Prio memegang tangan Hanessa dan berjalan menuju motornya. Putri masih diam memperhatikan Prio dan Hanessa.


"Udah, ayok...!" Teriak Asri. Putri mulai sedih, terpaksa dia boncengan dengan Asri.


Asripun melajukan motornya tanpa banyak bicara.


Dalam perjalanan Putri bertanya-tanya dalam hati. Kenapa tiba-tiba semuanya berubah dan dia dicuekin bahkan tidak dipedulikan.


"As, loe semua kenapa sih, kok cuekin gue dari tadi?"


"Tanyalah sama diri loe sendiri."


"As, gue sudah bertanya-tanya sama diri gue. Tapi, gue nggak ngerti dengan kalian!" Ujar Putri.


Tidak terasa mereka berdua sudah sampai diasrama.


"Loe nggak masuk dulu?" Tanya Putri lagi. Asri tidak menjawab dia langsung menjalankan motornya.


"Aneh" pikir Putri sambil menggelengkan kepalanya.


Kemudian langsung masuk kedalam kamar. Putri merasa sendirian dan ditinggalkan, tidak terasa airmatanya membahasi pipinya yang mulus.


***

__ADS_1


Satu jam kemudian Prio dan Hanessa pun datang. Mereka pelan-pelan masuk kamar Hanessa. Asri sudah menunggu sedari tadi.


"Kok lama banget sih?" Tanya Asri.


"Tadi toko kuenya tutup, jadi kita nunggu dulu." Jawab Hanessa.


"Ya udah yok kita masuk, kasihan dia sepertinya galau berat." Ujar Asri.


Pelan-pelan mereka menuju kamar Putri.


Tok...tok..tok....


"Siapa?" Ujarnya. Tapi nggak ada suara. Dia menghapus airmatanya. Lalu membuka pintu.


"Happy Birthdays...." Sorak mereka serentak. Putri kaget. Dia langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya dan mundur kebelakang.


Merekapun masuk kekamar Putri untuk merayakan hari jadinya yang ke 22 tahun.


Happy birthdays to you 2x


Happy birthdays toooo youuu.....


Plokkk...plokkk....plokkkk ....


Mereka bertepuk tangan, semuanya merasa sangat bahagia dan sukses bisa mengerjai Putri dengan berhasil bisa membuatnya nangis.


Putri memeluk mereka satu persatu.


"Makasih ya, buat surprise nya?" Ujar Putri.


"Jujur, gue sama sekali tidak ingat hari ini hari jadi gue."


Matanya berkaca-kaca terharu dengan kejutan yang sahabat dan kekasihnya berikan.


Mereka bertiga saling bertatapan dan kemudian mereka memeluk Putri.

__ADS_1


"Selamat ulang tahun, maaf ya Put udah buatmu cemburu." Ujar Hanessa yang masih memeluknya


Putri mengangguk sambil melepas pelukannya.


Prio membawa bungkusan besar dan memberikannya pada Putri.


"Happy birthdays honey" ujar Prio sambil memeluk kekasihnya Putri.


Hanessa dan Asri pun bertepuk tangan melihat keromantisan sepasang kekasih dihadapan mereka.


"Cuittt...cuiittt... So sweet" ujar Asri.


***


Flaskback on


Sampai wisuda selesai Hanessa menyendiri masih menunggu kabar dari Hanari. Akhirnya dia mencoba menghubunginya, tapi nomor Hanari tidak aktif.


"Hanessa!" Panggil Prio. Hanessa pun melihatnya.


"Prio, kok ada disini? Yang lain mana?" Tanyanya. Prio pun menunjuk Putri dan Asri dimana mereka berdiri.


"Han, Asri kasih tahu aku kalau hari ini Putri ulang tahun. Aku mau kita buat surprise untuk dia. Kamu maukan bantu kita?" Tanya Prio


"Apa? Putri hari ini ulang tahun?" Tanya Hanessa meyakinkan.


"Iya, aku dan Asri sudah siapin semuanya. Aku ingin lihat dia cemburu, trus marah dan galau "


"Hahahahaaaaa..." Prio dan Hanessa membayangin tingkah putri dan tak tik mereka untuk ngerjai Putri.


"Ide bagus, oke, laksanakan." Ujar Hanessa.


Flaskback off


"Oh, jadi kerjaannya loe berdua. Awas loe berdua ya..." Putri mengambil kuenya lalu dioleskannya pada muka Asri dan Prio. Akhirnya mereka saling perang kue ulangtahun yang sudah disiapkan oleh Prio. Mereka saaangat bahagia.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2