Rinduku Kukuburkan Didasar Laut

Rinduku Kukuburkan Didasar Laut
Episode 56


__ADS_3

Seperti biasanya, Nesson selalu belakangan keluar dari kelas. Tapi kali ini dia berbeda dan lebih semangat. Saat mau keluar Nesson langsung memegang tangan Hanessa. Hanessa menatapnya dengan heran.


"Ibu gulu antar Nesson pulang ya, nenek Nesson sakit." Ujarnya manja.


"Siap Nesson. Tapi tunggu ibu sebentar ya!" Ujar Hanessa, sambil bergegas masuk keruangannya untuk mengambil tas.


"Hesti, aku duluan. Karena aku harus antar Nesson pulang dan sekalian menjengguk Neneknya yang sakit." Ujar Hanessa pada bu Hesti. Bu Hesti hanya tersenyum dan mengangguk.


"Ayo Nesson" ajak Hanessa. Ternyata papa Nesson masih menunggu.


"Papaaa!" Teriak Nesson sambil berlari menghampiri papanya. Hanessa berhenti tetapi masih ditunggu oleh Kezra.


Mau tidak mau Nesson kembali lagi menarik tangan Hanessa untuk ikut Nesson pulang bareng papanya.


"Ibu gulu bilang mau antar Nesson, ayo bu gulu kita pulang bareng papa aja!" ajak Nesson dengan manjanya. Hanessa akhirnya pun menurut.


"Tidak apa-apa, ayo sekalian." Ujar Kezra sambil membukakan pintu mobilnya ditengah untuk Nesson dan didepan untuk Hanessa.


"Kenapa Nesson dibelakang?" Tanyanya.


"Nesson lebih suka disitu." Ujar Kezra. Akhirnya Hanessa juga masuk duduk dikursi depan samping papanya.


***

__ADS_1


Sesaat mereka saling diam dan akhirnya Kezra memakirkan mobilnya disebuah cafe ML.


"Kenapa kita berhenti disini?" Tanya Hanessa heran.


"Sudah lama aku tidak mengajak Nesson makan disini, jadi sekalian aja." Alasannya sambil keluar dari mobilnya. Hanessa pun ikut juga keluar.


"Ayo Nesson!" Ajak papanya saat membuka pintu mobilnya.


"Yeeeyyyy, kita main dulu" teriak Nesson kegirangan. Dia langsung berlari menuju tempat dia bermain.


"Jadi Nesson suka disini?"


"Iya, sejak bayi dia sering dibawa kesini. Karena cafe ini peninggalan almarhum mamanya." Ujar Kezra. Hanessa mengangguk pelan dan mengikuti Kezra berjalan. Semua orang memperhatikan mereka.


"Pak, itu pacar baru bapak ya?" Ujarnya. Muka Hanessa memerah, menahan malu karena dibilang pacar baru pak Kezra. Muka Kezra masih sangat manis dan menarik, jadi masih banyak yang meliriknya walaupun dia sudah menjadi duda keren.


"Dia gurunya Nesson." Ujar Kezra dan memerintahkan mereka untuk menyiapkan makanan dimeja mereka dan Nesson.


"Mbak, nanti punya Nesson biar disana aja. Biarkan dia bermain." Ujar Kezra kepada karyawatinya yang melayani.


"Baik pak." Ujarnya lalu pergi menyiapkan makanan untuk Nesson.


"Hanessa!" Panggil Kezra memberanikan diri.

__ADS_1


"Hmmm" kezra pun mulai bercerita tentang keluarganya.


"Lima tahun yang lalu istriku meninggal saat melahirkan Nesson." Ujarnya sambil menundukkan kepala. Hanessa berhenti mengunyah nasinya dan menelannya dengan air.


"Dia meninggal tepat dihari ulang tahunnya hari ini." Lanjut Kezra. Hanessa ingat saat dia wisuda dan tidak bisa mengikuti acara ulang tahun Hanari dan merasa kehilangan Hanari saat dia mengabari dirinya mau melahirkan dihari yang sama, 15 November 2012 dengan hari wisuda Hanessa.


"Apa istrimu bernama Hanari?" Tebak Hanessa. Kezra kaget mendengarnya.


"Kamu mengenalnya?" Tanya Kezra penasaran. Hanessa mengangguk.


"Aku bertemu dia di Bali saat berada dipantai. Dia menabrakku tanpa sengaja dan akhirnya kami kenalan." Ujar Hanessa menjelaskan


"Maafin aku Nes, aku su.. "


"Sssttt jangan bahas lagi Kez!" Ujar Hanessa memotong bicaranya Kezra.


"Tapi kamu harus tahu Nes alasanku"


"Aku tidak butuh lagi penjelasanmu Kez, aku sudah tahu semuanya." Ucap Hanessa sambil pergi meninggalkan Kezra.


"Hanessa, jujur saja aku masih sangat menyayangimu dan aku masih menyimpan namamu dihatiku." Ujar Kezra terus terang. Hanessa berhenti sebentar, airmatanya mulai jatuh dan kemudian berlari keluar.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2