Rinduku Kukuburkan Didasar Laut

Rinduku Kukuburkan Didasar Laut
Episode 43


__ADS_3

Hanessa sudah mengenakan pakaian dan toganya, sebelum acara dimulai mereka berempat berfoto ria sampai pengumuman dibunyikan berapa kali supaya peserta wisuda segera menepati kursinya.


"Sekali lagi!" Teriak Putri


Langsung cekrekkkk....


"Ayo masuk, nanti lagi foto-fotonya." Ajak Prio sambil mengiring tangan Hanessa untuk masuki aula yang begitu besar di kampus.


Asri dan Prio mewakilinya masuk kedalam. Sedangkan Putri juga wisuda dihari yang sama dengan Hanessa.


Saat acara dimulai, getaran Hp Hanessa terasa dikakinya. Dengan pelan dia mengambil hpnya lalu membaca chat dari Hanari.


"Hanessa maaf, acara ulang tahunku ditunda tahun ini. Aku lagi menerima kado yang terbesar dari Tuhan. Aku mau melahirkan😊."


Hanessa memeluk hp nya, dan tersenyum bahagia. Entah kenapa dia merasa sangat senang saat bertemu dengan Hanari dan menjadi teman dekatnya walaupun status Hanari sudah tak lajang lagi.


"Kabarin aku kalau bayinya sudah lahir ya😊." Balas Hanessa di wa nya.


"Kenapa Han, kok senyum-,senyum sendiri sih?" Tanya Asri yang duduk disampingnya.


"Temanku Hanari sudah melahirkan. Aku sangat senang dengarnya." Ujarnya sambil memeluk Asri.


"Oh..kirain senyum-senyum setres." Canda Asri, lebih bahagia lagi melihat sahabatnya sebentar lagi mengambil gelarnya sebagai sarjana.


***


Sampai wisuda selesai Hanessa masih menunggu kabar dari Hanari. Akhirnya dia mencoba menghubunginya, tapi nomor Hanari tidak aktif.

__ADS_1


"Loe, kenapa Han?" Tanya Asri.


"Nggak kok, nggak apa-apa. Oh ya kalau kalian mau duluan foto-foto, foto dulu ya." Ujar Hanessa sambil meninggalkan Asri. Hanessa terus menghubungi Hanari dia mencoba mengirimkan pesan singkat tapi cuma centang satu.


Sahabat-sahabatnya heran melihat Hanessa yang kurang tenang.


"Hanessa kenapa As?" Tanya Putri. Asri mengangkat kedua bahunya.


"Gue juga nggak tahu. Tadi dia senyum-senyum gitu, eh sekarang malah gelisah gitu." Ujar Asri yang juga penasaran.


"Kenapa nggak kamu tanya." Ujar Prio sambil berjalan menuju Hanessa. Tapi dihalangi oleh Asri.


"Tadi Hanessa bilang, kalau kita mau foto atau kemana nggak apa-apa duluan aja."


"Tapi nggak bisa gitu dong As, kita datang bareng dan kita sahabat jadi apapun itu kita harus hadapi bersama." Ujar Prio sambil melepaskan tangan Asri yang menahannya. Prio menghampiri Hanessa yang sibuk mengetik Hp nya.


"Prio, kok ada disini? Yang lain mana?" Tanyanya. Prio pun menunjuk Putri dan Asri dimana mereka berdiri.


"Mereka menunggu mu, ayo!" Ajak Prio sambil menarik tangan Hanessa. Hanessa pun nurut ikut.


Putri langsung menghampiri Hanessa.


"Han, loe kenapa kok gelisah gitu? Bukannya senang sudah wisuda" ujar Putri sambil memeluknya.


"Selamat ya.." ucap Putri. Hanessa mengangguk.


"Selamat juga Put, moga kita sukses kedepannya." Ujar Hanessa. Sekali lagi Hanessa yang memeluknya.

__ADS_1


"Taraaaa...." Asri memberi kejutan buat mereka berdua yang sudah sukses meraih sarjananya.


"Ini untuk kedua sahabat gue, ini untuk Putri dan ini untuk Loe Hanessa. Selamat ya?" Asri memeluk satu persatu sahabatnya itu.


"Makasih Asri.." ucap Putri dan Hanessa kompak. Mereka bertigapun berpelukan.


Sedangkan Prio memberikan bunga untuk mereka berdua.


"Makasih sayang..."ujar Putri


"Makasih Prio buat bunga nya." Hanessa tersenyum bahagia bersama sahabatnya.


"Selamat buat kalian berdua ya!" Ucap Prio sambil memberikan salam


"Makan yuk, lapar nih." Ajak Asri.


"Yuuukkk...." Serangi Putri.


Mereka berempat pun pergi ke kantin kampus untuk cari makanan. Mereka dapat menikmati kebersamaan yang tak pernah dilupakan.


"Han, loe kok gue perhatiin dari tadi. Murung gitu sih? Ada masalah?" Tanya Asri. Hanessa hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


"Pantai yukkk!" Ajak Putri pada mereka. Semuanya diam tidak ada yang merespon.


"Heiiiyyy...kalian pada kenapa sih?"


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2