Rinduku Kukuburkan Didasar Laut

Rinduku Kukuburkan Didasar Laut
Episode 28


__ADS_3

Setibanya diasrama, Putri sudah menunggu Hanessa dipintu gerbang. Sudah 30 menit dia disana, mondar-mandir, mondar-mandir. Hatinya tidak tenang, karena mikirin sahabatnya yang seharian tidak kelihatan batang hidungnya.


Setelah mendengar Kezra menikah, Hanessa berubah, dia sering sendiri dan tidak ingin diganggu. Kedua sahabatnya Putri dan Asri merasa khawatir.


"Hanessaaa!" teriak Putri sambil berlari menyambut Hanessa dan langsung memeriksanya.


"Loe nggak kenapa-kenapa kan?" tanya Putri sambil pemperhatikan Hanessa.


"Nggap Put, aku nggak kenapa-kenapa. Tadi pagi aku buru-buru ke kampus karena ada jadwal presentasi tentang tugas skripsi. Dan tadi kebetulan Prio ajak aku ke pantai. Jadi, kita berdua pulang dari kampus langsung pergi ke pantai." jelas Hanessa. Putri baru merasa lega. Hatinya baru tenang.


"Tadi pas gue nggak liat loe seharian, gue khawatir banget. Hati gue nggak tenang." ujar Putri


"Maaf ya Put, kalau aku sudah buat kamu khawatir dan tidak tenang." sambung Hanessa. Dia merasa sangat bersalah. Kini dia baru tahu kepedulian Putri terhadap dirinya begitu besar.


"Nggak pa - pa Han, gue cuma takut. Loe melakuin hal yang buruk seperti kakak gue." ucap Putri sedih.


"Gue nggak mau kehilangan sahabat gue lagi seperti 8 tahun yang lalu gue kehilangan kakak gue." ucap Putri sambil meneteskan airmata.


Putri ingat kakaknya waktu dia masih duduk di bangku Sekolah Menengah (SMP). Kakaknya putus dengan pacarnya karena selingkuh akhirnya gantung diri.

__ADS_1


Dia merasa bersalah karena tidak bisa mencegah kakaknya saat itu, dia tidak bisa melindunginya bahkan dia membiarkan kakaknya pergi seorang diri. Itu yang dia takutkan dari Hanessa. Akhirnya dia memeluk Hanessa dengan erat.


"Gue tidak akan biarkan loe sendiri Han, gue nggak mau kehilangan loe. Cukup sekali gue kehilangan." ucapnya sambil terisak tangis. Putri peluk Hanessa dengan eratnya. Prio memperhatikan mereka diatas motornya, dia terharu melihat persahabatan mereka. Sedari tadi dia belum berajak pergi. Dia asyik melihat Putri dan Hanessa yang berpelukan mesra. Dalam hatinya dia berkata; "Aku akan menjagamu Hanessa."


"Putri, makasih ya. Kamu sudah peduli banget sama aku." ujar Hanessa selepas mereka berpelukan. Putri hanya mengangguk.


"Priooo, terima kasih sudah ngajakin ke pantainya!" teriak Hanessa saat Prio membelokkan motornya. Prio hanya tersenyum melihatnya dan terus melajukan motornya.


"Ayo Han, masuk." ajak Putri sambil memegangi tangan Hanessa. Putri mengantarkan Hanessa dikamarnya.


"Putri, maafin aku ya..." ujar Hanessa merasa bersalah. Karena dia juga tidak berikan kabar pada teman-temannya termasuk Putri sahabatnya.


***


Selama menemukan buku khusus Hanessa buat dirinya sikap Kezra berubah, dia lebih banyak diam bahkan tubuhnya kini mulai kurus. Mamanya sangat mengkhawatirnya, sikapnya menjadi kasar, cuek dan tidak peduli lagi.


"Pa, seharusnya kita tidak memaksa Kezra menikah." ujar mamanya pada suaminya.


"Sudahlah ma, kapan lagi dia mau menikah? Mau menunggu dia kecewa dulu? Dia malah nggak bakalan menikah." ucap papanya kesal.

__ADS_1


"Tapi lihat dia sekarang pa, dia lebih murung beda dengan yang dulu." lanjut mamanya.


"Nanti juga dia berubah lagi." ujar papanya nggak mau tahu. Mamanya bosan dengarin papanya yang terlalu egois. Akhirnya ninggalkan papanya sendirian diruang tamu.


"Dimana Kezra nak?" tanya mamanya pada Hanari yang sibuk dengan pekerjaan dapur.


"Mama? Kezra ada dibelakang rumah ma." jawab Hanari agak kaget saat mamanya datang menemuinya didapur.


Akhir-akhir ini Kezra lebih banyak duduk dibelakang rumah. Melamun disana, dengan perasaan yang kacau. Buku khusus Hanessa selalu dibawanya. Dia pun banyak menulis kata-kata dibagian buku yang kosong.


"Kezraaa!" teriak mamanya sambil menujunya. Kezra menoleh sembari menyembunyikan buku dibelakangnya tanpa bicara apa-apa.


"Mama, ada apa?" tanya Kezra. Mamanya meneteskan airmata.


"Mama minta maaf telah membuatmu berubah kayak gini." ujar mamanya sambil duduk disamping Kezra. Kezra hanya diam tidak bicara apa-apa.


"Nak lupakan masa lalumu. Dan terima Hanari sebagai istrimu." ujar mamanya melanjutkan.


"Sudah ma cukup, tidak ada yang bisa menggantikan Hanessa dalam hidup Kezra ma." bentak Kezra sambil meninggalkan mamanya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2