Rinduku Kukuburkan Didasar Laut

Rinduku Kukuburkan Didasar Laut
Episode terakhir


__ADS_3

Kezra pun langsung mengejar Hanessa sampai diluar Cafe ML.


"Nessa tunggu!" Ujar Kezra sambil menarik tangan Hanessa.


"Lepasin tanganku Kezra, biarkan aku pergi!" Bentak Hanessa kasar.


Kezra pun melepaskan tangannya.


"Oke Nessa, silakan pergi jika memang kamu mau pergi. Tapi kamu harus tahu, bertahun-tahun aku mencarimu dan aku masih sangat mencintaimu sampai detik ini. Aku tidak bisa kehilanganmu." Ujar Kezra pedih. Perasaan Hanessa tidak dapat dibohongi lagi, dia juga masih sangat mencintai Kezra. Dia masih menyimpan nama Kezra dihatinya.


***


Beberapa langkah Hanessa berjalan, dia memutar badannya lagi lalu berlari memeluk Kezra dengan erat.


"Aku masih sangat menyayangimu Kez, aku tidak bisa melupakanmu." Ujar Hanessa menangis dipelukan Kezra.


Kezra pun memeluknya dengan erat.


"Aku juga masih sangat mencintaimu Hanessa. Aku mencarimu bertahun-tahun dan aku kehilanganmu." Ujar Kezra dengan penuh rasa cinta dan sayang, dia menciumi kepala Hanessa.


"Aku juga mencarimu Kez, aku selalu berusaha menghubungimu tapi nomor telponmu tidak pernah aktif." Ujar Hanessa sambil melepaskan pelukkannya, airmatanya mulai jatuh. Kezra menghapus airmatanya dengan kedua tangannya.


Kezra membawa Hanessa ketempat yang sedikit orang. Dia ingin menjelaskan semuanya. Kezra tidak mau lagi kehilangan Hanessa yang kedua kalinya.


"Kamu harus tahu Hanessa, kenapa aku harus menikah?" Ujar Kezra dengan menatap mata Hanessa.


"Ketika aku kehilangan kabar darimu bertahun-tahun, aku stres mikirin kamu. Hidupku kacau tidak menentu. Sedangkan orangtuaku memaksaku untuk menikah. Saat itu papaku sedang sakit keras. Dia ingin melihat anak dariku. Aku mencarimu untuk menikah dengan ku. Tapi aku tidak menemukanmu." Sesaat Kezra terdiam, suaranya bergetar menahan sedih.


"Orangtuaku ingin menjodohkanku. Hidupku semakin parah karena itu. Akhirnya aku bertemu Hanari disebuah cafe ini. Saat itu aku dalam keadaan mabuk berat. Aku terjatuh dan tidak tahu lagi saat aku sadar, aku sudah ditempat tidur. Tapi aku tidak tahu dimana aku saat itu. Hanari datang dan menjelaskan kepadaku, kalau dia membawaku kerumahnya." Lanjut Kezra menjelaskan panjang lebar. Hanessa terdiam mendengarnya, hatinya terasa teriris-iris.


Kezra terus melanjutkan penjelasannya.

__ADS_1


"Saat aku pulang kerumah, papa menungguku diruang tamu. Aku tidak tahu apa yang ada dalam pikirannya. Dia memintaku untuk menikah secepat mungkin. Dia memberiku waktu untuk mencarimu." Kezra menggenggam tangan Hanessa.


"Hanessa, aku minta maaf karena aku tidak menemukanmu saat itu dan aku takut untuk membantah dengan kondisi papa yang tidak stabil. Akhirnya aku minta tolong pada Hanari untuk menggantikan posisimu. Aku membawanya kerumah namun papa langsung menginginkan kami untuk menikah." Ujar Kezra sedih dia melepaskan genggamannya dan berdiri membelakangi Hanessa.


"Saat itu, aku tidak sama sekali mencintainya. Aku selalu menyebut namamu dihadapannya. Bahkan aku pergi meninggalkannya namun seiring berjalannya waktu. Dengan pelan aku membuka hatiku untuk dirinya supaya aku bisa melupakanmu, Tetapi tetap saja semua sia-sia. Hatiku selalu mencari dirimu." Ujar Kezra, dia mulai menangis dengan diam. Kerinduannya saat ini masih dia simpan dengan sangat dalam.


Hanessa berdiri dan berjalan memeluknya dari belakang.


"Aku mengerti keadaanmu saat itu. Biarlah masa lalu berlalu dan masa sekarang sudah datang. aku disini untuk mu dan juga untuk Nesson." Ujar Hanessa. Kezra memutar badannya dan langsung memeluk Hanessa.


"Aku sangat mencintaimu Hanessa."


"Aku juga Kezra. Tidak ada nama yang lain selain namamu dihatiku." Ujar Hanessa, sambil membalas pelukan Kezra dengan erat.


Nesson dan Nenek memperhatikan dari jauh.


Betapa bahagianya mereka bisa mempertemukan dua hati yang saling mencintai.


"Bukannya ibu sakit?" Tanya Hanessa merasa malu dan takut.


Mama kezra menghampiri mereka berdua dan tersenyum senang.


"Hanessa, Kezra Mama tidak sakit. Mama hanya pura-pura sakit supaya kalian bisa bertemu kembali. Mama sangat bahagia melihat kalian berdua dan ternyata cinta kalian sungguh luarbiasa." Ujar mamanya, Kezra menatap Hanessa bahagia.


"Jadi mama sudah tahu kalau Hanessa pacar Kezra dan mama sengaja memintaku mampir di cafe ML?"


"Iya, itu semua rencana mama dan Nesson. Dan Hanari yang memberitahu mama tentang Hanessa." Ujarnya sambil menceritakan semuanya.


Flashback on


"Mama, jodoh Kezra bukan Hanari. Jodoh Kezra itu namanya Hanessa. Kezra harus bertemu dengannya."

__ADS_1


Ujar Hanari sebelum dia masuk ruangan operasi.


"Nak, kenapa bicara seperti itu? Kamu dan Kezra sudah berjodoh bahkan sudah memberikan mama cucu yang ganteng." Ujar mama Kezra tersenyum bangga.


"Tidak ma, mama salah. Lihat ini ma, ini foto Hanessa orang yang sangat dicintai Kezra. Hanari bertemu dengannya. Dia sangat cantik dan baik."


"Jangan bicara seperti itu nak."


"Hanari tidak sanggup lagi ma, mama harus mempertemukan Kezra dan Hanessa." Ujarnya, tiba-tiba Kezra masuk diruangnya Hanari melihatnya dan tersenyum.


"Kez, tolong temui temanku. Kemarin aku mengundangnya untuk datang diacara ulangtahunku. Ini ada pesannya tolong dibalas." Ujar Hanari sambil menyodorkan hpnya pada Kezra.


Namun tiba-tiba hpnya terjatuh


Prakkk....


Hp Hanaripun hancur tidak dapat dinyalain lagi. Karena kondisi nya yang tiba-tiba drop dan langsung dibawa diruang operasi.


Flashback off


Mama Kezra langsung menyatukan tangan mereka. Merekapun berpelukan dengan bahagia. Tiba-tiba Hanessa melepaskan peluknya.


"Kezra papa kamu?


"Papa sudah lama meninggal." Jawab mamanya.


Merekapun pulang bersama dan


Akhirnya Kezra melamar Hanessa. Hidup mereka lebih berwarna dari sebelumnya.


S e l e s a i

__ADS_1


__ADS_2