Rinduku Kukuburkan Didasar Laut

Rinduku Kukuburkan Didasar Laut
Episode 17


__ADS_3

Kezra membawa Hanari kerumahnya. Hanari agak takut, apa maksud tujuan Kezra membawanya bertemu dengan orangtuanya. Sesampainya dirumah Kezra, Hanari sembunyi dibelakangnya. Kezra membiarkannya.


Mendengar papa dan mamanya sedang membincangkannya, Kezra langsung berhenti diruang tamu.


"Papa tidak perlu lagi menjodohkan Kezra, karena Kezra sudah bawa apa yang kalian inginkan." ucap Kezra sambil menatap tajam papanya, papanya langsung menatap mata Kezra. Hanari kaget mendengar perkataannya.


"Apa maksudmu?" ujar papanya. Hanari keluar dari belakang Kezra. Papanya kaget melihat Kezra membawa perempuan dirumahnya.


"Dia pacar Kezra!" ucapnya sambil merangkul Hanari. Hanari semakin kaget dan tak mengerti.


"Maksud kamu apa?" bisik Hanari sambil menyiku pinggang Kezra. Kezra tak mau menjawabnya. Mungkin dengan cara begini, Kezra bisa dibebaskan dari perjodohan dan dia berharap akan tetap menunggu Hanessa kekasihnya.


"Hehh, tapi Kezra...!" ucapan papanya terpotong oleh Kezra.


"Tapi apa lagi pa? Bukannya papa sendiri yang bilang. Kalau papa beri Kezra kesempataan untuk bawa pacar Kezra dirumah?" ucap Kezra sambil meninggalkan papanya. Hanari mengikuti Kezra dari belakang sampai masuk kamar. Hanari memperhatikannya.


"Jadi kamu dijodohin sama papamu?" tanya Hanari memberanikan diri. Kezra masih terdiam, hatinya benar-benar kesal. Hanari mendekati Kezra dan menyandarkan kepalanya dibahu Kezra.


"Kenapa kamu kesal begitu? Seharusnya kamu senang, orangtuamu peduli denganmu." Lanjut Hanari. Kezra langsung bangun dari duduknya.


"Menjodohkan anak, itu namanya peduli?" tanya Kezra mengejek.


"Mereka tidak tahu perasaanku." lanjutnya kecewa. Hanari memeluknya dari belakang. Tapi dilepaskan oleh Kezra.

__ADS_1


"Hana, sebenarnya aku punya kekasih. Makanya aku menghindari perjodohan ini." ucap Kezra jujur. Hanari yang mendengarnya menciut. Entah kenapa hatinya terasa sakit padahal tidak ada hubungan apapun diantara mereka.


"Kalau kamu punya kekasih, kenapa kamu manfaatin aku?" ujar Hanari kecewa. Dia langsung mengambil tasnya dan melangkah pergi. Tapi dihalangi oleh Kezra.


"Biar kuantarkan." ujarnya


"Tidak perlu, aku bisa pulang sendiri." bentak Hanari.


"Maaf Hana aku sudah membuatmu kecewa. Tapi aku akan mengantarmu pulang." ucap Kezra sambil memegang tangannya dengan erat dan pergi keluar. Hanari merasa sedih tapi tetap menurut.


Dalam perjalanan mereka saling diam. Hati Hanari benar-benar terasa sakit. Dia pikir Kezra akan memperkenalkannya pada orangtuanya dan minta restu. Tapi dia berpikiran salah. Dia terlalu berharap untuk mendapatkan cinta yang tulus, yang bisa membebaskan dirinya dari kegelapan. Tak terasa airmatanya jatuh. Kezra meliriknya dikaca spion motornya.


"Hana, aku minta maaf sudah manfaatin kamu. Tapi kamu tidak akan pernah mengerti jika kujelaskan." ucap Kezra. Hanari hanya diam tidak menanggapi. Hingga dia sampai di kontrakannya. Dia langsung turun dari motor Kezra dan masuk kedalam tanpa mempersilakan Kezra masuk, dia langsung menutup pintunya. Kezra hanya menatapnya dari jauh.


Kini Hanari benar-benar merasakan jatuh cinta pada Kezra. Pikirannya dipenuhi oleh nama Kezra. Dia terus mencoba mendekatinya supaya Kezra juga mencintainya.


Hanari melihat Kezra di klipnya, dia mendekati Kezra.


"Hai,,," ucap Hanari


"Hai, Hanari." balas Kezra. Hanari menarik tangan Kezra keluar. Dia mengajaknya pergi ke taman.


"Aku minta maaf soalnya kemarin." ujar Hanari. Kezra tersenyum mendengarnya.

__ADS_1


"Aku yang minta maaf karena sudah membuatmu Kecewa." ucap Kezra. Hanari terkekeh mengingat kejadian kemarin.


"Aku akan bantuin kamu, selama kamu membutuhkannya." ucap Hanari lembut.


"Trima kasih Hanari. Kamu sangat baik." balasnya


"Hmm...aku belum pernah menemukan orang sepertimu." ujar Hanari sambil menatapnya


"Maksudmu?" ucap Kezra bertanya-tanya.


"Kamu juga orangnya baik." ujar Hanari. Hatinya sangat senang berada didekat Kezra. Dia terus menatap Kezra.


"Oh ya, kemarin kamu bilang kalau kamu punya kekasih. Siapa namanya?" tanyanya penasaran. Kezra tersenyum mendengar pertanyaannya.


"Iya, namanya Hanessa. Aku sangat mencintai dia." ujar Kezra sambil menatap ujung yang tak ada arah.


"Seperti apa orangnya?" tanyanya lagi.


"Dia sangat manis, imut sama sepertimu tapi dia sedikit pendiam dan pemalu." ucap Kezra membanggakan kekasihnya. Hanari agak ciut mendengarnya tapi dia mencoba tetap tenang.


"Dimana dia sekarang? Kenapa kamu tidak dengannya?" ucap Hanari agak hati-hati.


"Dia masih melanjutkan studynya di Bandung.tapi..." Kezra tidak melanjutkan perkataannya, dia langsung terdiam. Kerinduan pada Hanessa tidak terbendung. Tidak terasa airmatanya jatuh. Hanari memperhatikan Kezra lalu mengelus pundaknya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2