Romansa Rumit

Romansa Rumit
Hampir ketahuan


__ADS_3

"vio... Udah berani lo ya nyuekin gue," ujar gladys sembari duduk dibarisan teman teman dilapangan basket...


Yola menoleh dengan malas....


"lo nggak bisa ya gak nggangguin gue sebentar aja?"


Sergah Yola tanpa melihat gladys


"oh... Gitu ya... Ok... Lo lihat aja nanti gue bakal aduin lo ke kak dion" Ancam gladys


Tiba tiba guru olahraga tadi memanggil viola untuk membantu nya membagikan nasi kotak dan air mineral Pada anak sma tunas mulia


Yola bergegas mengikuti guru olahraga nya dan membagikan nasi kotak untuk pemain basket yang sedang menunggu waktu untuk bertanding


Yola membagikan nasi nya pada rafa, rafa menatapnya dengan intens...


"heh.... Kedip woi... Sampek segitunya lo mandangin tuh cewek,,, apa jangan jangan lo suka sama dia pada pandangan pertama ya?"


"jangan ngaco... Dia kakaknya viola"


"hah.. Yola punya kakak? Kayaknya mereka seumuran deh,,,, kakak tiri kali?"


"gue nggak tau juga!!! Bisa aja beda setahun, coba lihat di almet nya dia kelas berapa?"


Rio berdiri menghampiri Yola yang sedang membagikan nasi kotak


"permisi... Mau nanya.. Toiletnya dimana ya?" ucap Rio basa basi


Tanpa menjawab Yola langsung menunjuk papan tulisan toilet yang terpampang disamping lapangan basket


Rio merasa malu karna ternyata yang dia tanyakan berada tepat didepan nya


"makasih" Rio berlalu kembali duduk disamping rafa


"gimana, lo dah liat belum di almetnya?" tanya rafa penasaran


"kelas 11 juga sama kayak Yola"


"serius? Masak kakak tiri sih, soalnya dia terlihat sangat galak sama Yola"


"halah... Yola juga galak biasanya"


"iya sih... Tapi hari ini dia tuh ramah banget sama gue, nggak kayak biasanya"


"yaudah lah bro nggak usah dipikirin,,, kita siap siap aja dulu buat tanding,,, ayo!!!"


mereka berkumpul ditengah lapangan untuk bertanding


Gladys dkk histeris melihat rafa dkk,,,


"sumpah... Ganteng banget tuh cowok" ucap gladys dengan mata berbinar


"iya dys... Ganteng banget" Sahut ribka


Mereka malah beralih menyemangati tim sekolah lain


"heh kalian.... Kenapa jadi dukung tim lawan sih?" Sergah tiara yang berada tak jauh dari mereka


"ih biarin... Suka suka kita lah..." sahut ribka


Tiara kesal dengan jawaban ribka, dia lalu pergi untuk mencari viola yang ternyata ada didalam kelas


"Yola... Gue cariin dari tadi ternyata lo disini?"

__ADS_1


"gue males harus ngumpul sama banyak orang, mending ngadem dikelas"


"eh ternyata lawan tim basket kita adalah sekolahan lo ya,,, gue tadi nggak sengaja ketemu viona sama sherin"


"makanya gue males yang mau keluar"


"eh... Kita kekantin yuk.. Mumpung sepi kantin nya" tiara menggandeng tangan Yola dan membawanya kekantin


"hm... Senangnya... Kalau sepi gini kan enak untuk makan" celoteh Yola sembari mengunyah bakso nya


"wah... Lo nggak tau aja la...kalau vio malah seneng banget ngumpul ngumpul sama banyak orang kayak gini" cerita tiara sambil tertawa


"lobbenar... Kepribadian kita memang berbeda, gue lebih suka ketenangan"


Jawab Yola santai


"ya... Begitulah hidup... Penuh dengan misteri" celetuk tiara


"yaelah bahasa lo ra..." Yola memukul lengan tiara pelan dengan tertawa


"eh... Bentar deh... Kita kan udah gk ada kelas lagi,,, gimana kalau kita pergi jalan jalan kemall deket sini,,, kita main di mall"


"boleh... Gue Juga males harus ngumpul di lapangan basket" Yola beranjak setelah membayar makanan nya dan tiara mengikuti dari belakang


" la... Ternyata pemain basket dari sekolah lo ganteng ganteng ya?" tiara sumringah mengingat wajah wajah pemain basket tadi


"masak sih??? Iya...kali,gue juga nggak tau"


"kok lo bisa nggak tau padahal satu sekolah?"tiara menatap Yola heran


"karna gue nggak pernah merhatiin hal yang nggak penting"


Tiara melongo mendengar perkataan Yola...


Kata tiara asal


Dia langsung mendapatkan tatapan tajam dari viola


"he... Bercanda bercanda la... Gitu aja ngambek.." tiara mengelus lengan viola dengan tertawa kecil,,, #serem banget tatapan nya# batin tiara


Mereka berdua sudah sampai dimall,,, mereka pergi bermain semua permainan yang ada di sana


Puas bermain mereka pergi menonton film, setelah itu mereka pergi untuk makan karna sudah melewati jam makan siang


Mereka berdua makan dengan cepat karna sudah sangat kelaparan,,,, hampir selesai makan, tiara melihat viona sherin dan dua cowok berjalan kearah mereka


"la la la.... Viona datang sama pemain basket yang ganteng tadi... Mereka kearah kita sekarang" tiara senyum senyum sambil melambaikan tangan pada mereka


Yola menaruh makanan nya dan buru buru mengambil masker dari dalam tas


"hai..." sapa tiara sama mereka berempat


"lo makan disini juga?" viona langsung duduk disamping Yola yang sedang sibuk memakai masker


"iya, kita habis nonton barusan,,,, eh... Silahkan duduk kak..." tiara menyuruh Rafa dan Rio untuk bergabung dengan mereka


Mereka berkumpul dalam satu meja


Viola diam saja sambil main hp karna takut ketahuan,,,


"Yola.. Kamu nggak mau ngenalin mereka sama kita berdua?" Rio membuka obrolan


"oh ya aku lupa,,, kenalin ini viona kakak ku dan ini tiara sahabat nya" vio memperkenalkan nya

__ADS_1


"halo kak... Aku tiara" dia mengulurkan tangan nya pada Rafa dan rio


Mereka selesai bersalaman, lalu viona menyenggol lengan Yola untuk memperkenalkan diri juga


Yola sangat malas,,, dia hanya menatap Rafa dan Rio bergantian "aku viona kakaknya viola" ucapnya tanpa bersalaman


Rafa hanya tersenyum, sementara Rio menelan ludah kasar..."jutek banget kayaknya kakak nya Yola" bisik rio


Ketelinga Rafa dan Rafa semakin tertawa


"kenapa kok ketawa kak?" tanya vio yang sekarang masih berstatus sebagai yola


"nggak papa Yola... Rio bilang dia lapar" Rafa berbohong


"yaudah...kita pesen makanan dulu ya" vio memanggil pelayan


Setelah itu mereka menunggu pesanan datang dengan berbincang


"oh ya...aku mau nanya,,, kalian berempat ini udah kenal lama ya?" ucap Rio penasaran karna interaksi mereka berempat terlihat sangat dekat meskipun Yola tak begitu banyak bicara


"iya kak... Kita temenan dari smp" jawab vio


"wah... Lumayan lama ya? Eh btw.. Sory sebelumnya ya... Kamu sama viona itu saudara kandung apa bukan?"


"ya kita saudaraku kandung lah kak... Kenapa nanya gitu?" vio menatap Rio heran


"enggak soalnya kalian ini kan kayaknya seumuran ya?" tambah rio


Yola langsung menatap Rio kaget,,,,


"iya emang... Kita kan..."


Belum sempat menyelesaikan omongannya, vio mendapatkan cubitan kecil dipahanya dari yola


"aw..." teriaknya ...


"kenapa???" tanya Rafa dan Rio bersamaan


Sementara tiara dan sherin sudah ketar ketir takut vio salah ngomong


"mending lo makan ini deh... Kayaknya lo udah kelaparan dari tadi" Yola memasukkan kentang goreng kemulut vio supaya dia berhenti bicara


Sesaat kemudian makanan pun datang, mereka semua makan, Yola tidak ikut makan hanya bermain hp, karna jika dia ikut makan otomatis dia harus membuka maskernya


Disaat tengah sibuk makan, Yola melihat gladys dkk memasuki kafe itu juga


Dia dengan cepat memberi tahu vio, vio menutupi wajahnya dengan buku yang ia ambil dari dalam tas


Rafa menatap vio yang tiba tiba menutupi wajahnya


Gladys dari jauh melihat Rafa dan Rio sedang makan, mereka menghampiri nya


"hai kak...." sapa gladys dkk bersamaan


"hai.." jawab Rio ramah


"kalian sudah saling kenal ya? Vio kok kita nggak dikenalin sama mereka sih... Aku kan calon adik ipar kamu?" gladys mendekati Yola dan merangkul pundak Yola yang duduk disamping viona


Yola menepis tangan gladys dengan kasar,


"lo udah gede kenalan aja sendiri!!!" Yola langsung bangkit dan meninggalkan mereka semua


Gladys merasa malu karna Yola menolak memperkenalkan nya pada Rafa dan malah meninggalkan nya

__ADS_1


Dia ikut menyusul Yola yang sudah sedikit jauh,,,


__ADS_2