
"bagaimana perasaan kamu sayang?" tanya mama sembari memeluk yola
"iya yola, bagaimana keadaan kamu sekarang?" tambah zafran
Yola menoleh sebentar pada ayah nya dengan tersenyum tapi tidak menjawab
"hai yola,,,, kamu kenal saya?" ujar leon
Yola melepaskan pelukan dari mamanya dan menatap leon,
"memangnya aku amnesia sampek gak ngenalin orang" Sergah yola kesal
Semua orang langsung tertawa mendengar jawaban viola
"MA... Yola masuk kamar dulu,, udah ngantuk" yola bangkit dan berjalan kekamar
"om tante,,, kita akan melakukan terapi ini 3 hari sekali supaya vioala cepat melupakan trauma nya dan menjalani hidup sebagaimana mestinya" ucap leon yang sudah bersiap untuk pulang
"baik dr leon terimakasih banyak untuk hari ini" Zafran menyalami leon dan memberikan amplop berisi uang tunai
"tidak tidak, jangan seperti ini om,,, saya dan devan sudah bersahabat sejak kecil jadi kalian sudah seperti keluarga ku sendiri" leon menyodorkan kembali amplop ke zafran
"udah ambil aja,,,waktu kerja lo kan udah habis dan lo masih mau datang kemari saat sedang istirahat" devan mengambil amplop nya dan menaruhnya di tas leon
"ayolah bro... Jangan seperti ini"
"sekarang ini ambil aja, untuk terapi selanjutnya lo gak ambil juga gak papa" devan menepuk pundak sahabatnya itu
"OK kalo gitu ini gue ambil, terapi berikutnya sampai yola sembuh, tolong jangan seperti ini lagi," leon menatap tajam pada devan
Dan devan hanya mengacungkan jempolnya
Setelah itu leon pamit pulang dan seluruh keluarga masuk kekamar masing masing....
********
Keesokan harinya
__ADS_1
Persiapan pesta ultah sudah selesai, acara nya akan di adakan jam 3 sore dirumah mereka
Sekarang masih jam setengah dua siang dan viona sudah bersiap siap untuk Make up sendiri sementara Viola sedang bergelut dengan mimpinya dikamar
Setelah selesai make up, vio menemui sang mama dan memamerkan hasil polesan nya sendiri
"wah... Mama gak nyangka kamu punya keahlian dalam hal merias wajah,,, kamu benar benar cantik sayang,," mama memeluk vio
"thanks mom!!!" vio melepaskan pelukannya
"wow... Anak papa cantik sekali...." ucap Zafran yang baru datang bersama devan
"iya donk... Siapa dulu,,, vio!!!" vio menepuk dadanya menyombongkan diri
Devan menghampiri dan mengacak poni vio
"ih kakak...kan jadi berantakan rambut vio" vio membenarkan poni nya dengan kesal
Devan hanya tertawa,,,
"ini sudah jam 2, bagaimana dengan yola?" tanya sang mama pada vio
"coba kamu lihat adek kamu, sekalian bantu dia sedikit berhias supaya semakin cantik kayak kamu" imbuh mama
"kak dev deh yang lihat yola, aku mau betulin poni dulu sebentar, habis itu aku akan nyusul ke kamar yola sambil bawa alat make up ku"
"oh yaudah cepetan, jangan lama lama" ucap mama lagi
Vio pergi kekamar nya sementara devan kekamar yola
Devan mengetuk pintu beberapa kali tapi yola tak menjawab, devan mencoba masuk dan ternyata yola sedang tidur sambil memeluk guling
Devan memandangi wajah Viola dengan teliti, dia tersenyum dalam mimpinya, entah apa yang sedang dimimpikan nya sekarang
Devan menyingkap rambut yang menutupi sebagian wajah yola,,, devan sangat senang menatap wajah yola sampai dia lupa apa tujuannya datang kekamar yola
Tiba tiba vio masuk tanpa mengetuk pintu
__ADS_1
"yola...." panggil vio saat baru masuk
"dia susah dibangunin, coba kamu yang bangunkan ya,,, kakak mau mandi dulu sebentar" devan bergegas keluar dan vio mulai membangunkan adik nya
"yola bangun...." vio mengambil guling yang sedang dipeluk yola yang otomatis membuat yola membuka matanya
"apaan sih... Sini balikin guling gue" ucap yola yang setengah sadar
"eh... Bangun yola,,,, ini udah jam 2 lewat, lo gak mau siap siap apa, acaranya kan jam 3"
"serius udah jam 2 lewat? (yola melihat jam di tangan nya) aduh... Lama banget gue tidurnya" yola dengan cepat berlari kekamar mandi dan segera mandi
10 menit kemudian yola sudah selesai mandi dan berganti baju
"yola sini bentar!!" vio menyuruh yola untuk duduk didepan kaca
"apa sih... Udah ayo keluar"
"ih.... Sini dulu" vio memaksa yola untuk duduk dan dia mulai merias tipis wajah yola
Awalnya yola tidak mau, tapi karna mamanya yang menyuruh, jadi dia tidak membantah dan membiarkan viona merias nya
Jam 3 tepat, semua tamu sudah datang,,, mama papa dan juga devan sedang sibuk menyapa tamu yang kebanyakan teman dan relasi nya
Zafran sengaja mengundang tamu2 penting untuk memperkenalkan secara resmi vio dan yola sebagai putri nya
Teman teman sikembar pun sudah datang semua
"mana sih mereka, kok gak keluar keluar buat nemuin kita!!" ucap chika dengan sengaja
"iya... Gak menghargai banget sama temen" reina pun mencoba membuat panas suasana
"tunggu aja kali... Gue yakin Mereka masih siap siap,,, ntar lagi juga bakal keluar dan nemuin kalian semua" bela tiara yang tidak terima
Tak lama kemudian sikembar keluar bersama
Semua mata tertuju pada mereka berdua yang sangat cantik padahal hanya memakai riasan tipis
__ADS_1
Vio memakai gaun selutut berwarna kopi susu dan yola memakai gaun berwarna peach yang membuat kulit putih mereka semakin jelas dan tampak sangat memukau