
'semoga kita bisa bersama selamanya,' gumam devan sebelum ikut memejamkan matanya
Setengah jam kemudian, yola terbangun karna merasa haus, dia sangat terkejut saat membuka mata, orang yang dia lihat pertama kali adalah devan kakak tirinya
Yola dengan cepat membuka selimut yang menutupi tubuhnya untuk memeriksa keadaan nya
Dia lega karna bajunya masih utuh, lalu hp devan berbunyi, yola menutup kembali selimut ketubuhnya dan berpura-pura tidur
Devan terbangun dan membawa hp nya menjauh dari yola supaya tak mengganggunya
Ternyata yang menelfon adalah vio, dia sudah selesai berbelanja dan sekarang sudah berada dikamar hotel nya
"iya vio kenapa?" devan masuk kekamar mandi supaya suaranya tidak membangunkan yola
"kak dev yola ada dimana?" tanya vio di seberang
"dia lagi tidur dikamar kakak,,, lagian kamu sih kartu nya gak suruh yola aja yang bawa, jadi nya kan dia gak bisa masuk kekamar nya" devan berpura-pura mengomeli vio padahal kenyataan nya dia senang yola berada di kamarnya walaupun mereka tidak melakukan apa apa
"iya maaf...sebenarnya yola emang udah minta kartunya tadi, tapi karna aku lagi keasyikan belanja jadi lupa memberikannya" sesal vio
"yaudah biarin dia tidur disini dulu, nanti kalo udah bangun pasti dia akan kembali kekamar nya,,,, oh ya, mama sama papa udah balik ke hotel juga?" devan masih setia dikamar mandi
"enggak, mereka pergi jalan jalan berdua,,, yaudah kak, vio mau mandi dulu gerah banget soalnya" mereka memutuskan panggilan
Devan kembali kedalam kamar, dia melihat yola masih tidur jadi dia memutuskan untuk pergi keluar kamar karna takut akan ada setan yang tiba tiba datang untuk menggoyahkan iman nya😂😂😂
Selepas kepergian devan, yola buru buru bangun dan merapikan tempat tidur devan lalu dia dengan cepat keluar dari sana karna takut akan canggung jika berpapasan dengan devan
Yola menekan bel berkali-kali tapi Vio tidak juga membukanya karena dia sedang asyik berendam di bath up sambil mendengarkan musik dari hp nya jadi dia tidak mendengar saat Yola membunyikan bel berkali-kali
__ADS_1
Yola menjadi kesal, dia lalu menelfon vio
Saat vio mengangkatnya yola langsung marah marah dan menyuruh vio untuk segera membukakan pintu untuknya
"gila lo ya, lo itu mandi apa tidur sih, gue udah berkali kali mencet bel tapi lo gak denger juga,,, parah lo" setelah mengomel yola masuk kekamar mandi untuk mendinginkan kepalanya yang terasa panas dan membiarkan vio mematung didepan pintu dengan memakai handuk saja
"ngomel mulu lo,,, udah kayak mak mak komplek aja" gerutu vio dengan keras
"bodo amat" sahut yola dari kamar mandi
"dasar... Untung adek gue,,,kalo bukan, udah gue lempar ke sungai amazon buat cemilan piranha" tambah vio pelan
"gue denger ya omongan lo" teriak yola
"apa sih, orang gue ngomongin diri sendiri juga" dusta vio karna takut yola akan memarahinya
"kemana tuh bocah?" yola mencari cari vio tapi tidak menemukan nya
Dia selesai berganti baju lalu bermain ponsel ditempat tidur sambil rebahan
Sherin menelfon nya
"halo rin...." ucap yola
"lo masih di Singapura? Kapan balik?" tanya sherin diseberang
"besok kita pulang, coz papa gak bisa lama lama ninggalin perusahaan" ucap yola lagi
"wah sayang banget ya, padahal libur sekolah masih panjang"
__ADS_1
"ya gak papa rin, lagian kita juga bisa liburan dinegara sendiri kan? Gak usah keluar negri lebih irit,,, ha ha ha" seloroh yola yang ditanggapi dengan tertawa oleh sherin
"ha ha ha... Lo bener... Eits... Oleh oleh jangan lupa ya!!"
"tenang,,,, udah gue siapin".
"OK... Thank you honey.... Lo emang sahabat terbaik gue,,, muach... Muach...muach..." sherin memberikan kiss dari hp nya
"ih apaan sih, geli tau,,,, udah ah.. Gue mau keluar nyari vio dulu ya,,, bye..."
"OK honey... Bye.." mereka mematikan hp nya masing masing
Yola keluar mencari vio direstoran yang ada dihotel tersebut, tapi vio tidak pergi kesana
Yola pergi ke minimarket untuk membeli beberapa camilan, siapa tau setelah dia kembali, vio juga sudah berada dikamar nya
Ternyata sampai yola kembali, vio masih tidak Ada, yola merasa sedikit cemas lalu dia menelfon vio tapi tidak diangkat
Yola menelfon mamanya dan bertanya tentang vio, tapi mamanya juga baru datang dan tidak melihat vio
"mungkin vio jalan jalan di sekitaran hotel sayang" ucap mamanya
"iya MA... Mungkin saja,,, yaudah mama istirahat dulu ya,,, dah ma..." yola mematikan telfon nya
Yola menelfon vio lagi, tapi tidak diangkat juga, yola semakin khawatir
Yola melacak keberadaan vio dan ternyata posisi vio sangat jauh dari hotel tempatnya menginap
" kenapa posisi kakak sangat jauh sekali? Sebenarnya dia pergi kemana sih?" yola pergi keluar hotel untuk mencari taxi dan menjemput vio
__ADS_1