Romansa Rumit

Romansa Rumit
Gladys berulah


__ADS_3

"lo gak sopan banget sih ngomong gitu sama mama gue" gladys tak terima karna yola sedikit membentak saat berbicara tadi


"biasa lah sayang mereka kan dari keluarga broken home jadi wajar jika dia kurang ajar" sahut mama gladys


"jika anda ingin dihormati sebagai orang tua, seharusnya Anda bertindak dan berperilaku layaknya orang tua lebih dulu sebelum menasehati saya"jawab yola santai


" kurang ajar lo ya" bentak gladys


"kenapa? Lo gak terima dengan omongan gue? Terus gue harus terima begitu saja saat kakak gue dihina didepan banyak orang seperti ini? Kalo lo gak suka dengan yang gue omongin, seharusnya lo berpikir dulu sebelum menghina orang" ucap yola tegas


"oh kamu adiknya dia,,, pantas saja tidak punya sopan santun" tambah mama gladys


"tante, sebagai orang tua seharusnya tante itu menasihati anak tante ini bukan tambah mendukung perbuatan buruknya" yola sedikit mengejek


"berani kamu ya menceramahi saya" bentak mama gladys


"tante,,, kalo tante menganggap anak tante seperti berlian,,, begitu pun mama kita yang juga memperlakukan anak anak nya seperti berlian yang berharga,,, tapi tante malah memandang kita seperti kotoran dan terus saja Menghina nya tanpa henti,,, asal tante tau, dulu saat kak vio pacaran sama anak tante ini (yola menunjuk dion) barang apa yang tidak dibelikan oleh kak vio untuk nya dan juga gladys, dan juga asal tante tau setiap ada ujian dan ulangan, anak tante yang tante banggakan ini selalu mengandalkan otak dan tangan kakak saya, makanya dia selalu mendapat nilai bagus saat kakak saya masih berpacaran dengan kak dion,,, anak anak tante ini hanya memanfaatkan kepolosan kakak saya" ucap yola dengan tenang


"kamu... Masih kecil sudah pandai menceramahi orang" ledek mama gladys


"tante... Saya bukan menceramahi tapi saya mengatakan kebenarannya, dan juga Sekalipun kita dulunya adalah orang miskin Tapi tante tidak berhak untuk menghina kita seperti ini,,,tante jangan lupa karena semua kekayaan yang tante miliki itu hanyalah titipan dari Tuhan saja,,, Roda Kehidupan terus berputar kadang kita di atas kadang juga kita dibawah, bisa saja sekarang tante menghina kita habis-habisan, suatu saat nanti entah besok lusa atau kapan pun itu tante akan berada di posisi kita sekarang,,, di posisi orang yang sedang dihina dan dicaci maki oleh seseorang, diposisi orang yang sudah tidak punya apa apa lagi,,, masa depan tidak ada yang tau tante" yola terus saja mengeluarkan kata kata yang membuat gladys dan Mamanya tak bisa berkata kata


"tau apa kamu tentang kehidupan? , tidak usah menceramahi saya, keluarga saya kaya raya sampai tujuh turunan pun harta kita tidak akan pernah habis" ucap mama gladys dengan sombong nya

__ADS_1


"tante... Tante.. Jangan terlalu sombong dengan apa yang tante punya selama ini, jangan lupa allah yang telah memberikan semua kekayaan tante saat ini, dan hanya dengan jentikan jari saja 'dia' bisa mengambil apapun yang tante miliki dengan sangat mudah dan tanpa sisa sedikitpun" yola menatap Tajam pada mama gladys


Mama gladys tak bisa berkutik lagi, dia menghentakkan kakinya lalu pergi dengan kesal


Melihat yola bisa mengatasi masalah nya sendiri tanpa bantuan siapa pun membuat Rafa tersenyum dengan bangga dari kejauhan


"hebat pacar lo raf..." puji adit


"iya... Salut gue karna dia tidak tinggal diam saat saudarinya dipermalukan seperti tadi" timpal Denis


"dia memang selalu seperti itu... Sejak dulu" ucap Rafa dengan tersenyum


"OK... Guys... Sepertinya ada sedikit kesalahpahaman yang terjadi,,, jadi untuk mencairkan suasana gimana kalo kita dengarkan teman kita memainkan alat musik dan juga bernyanyi untuk menghibur kita semua disini" MC mempersilahkan band yang memang sengaja diundang untuk memeriahkan ulang tahun Gladys


Rafa dan Rio mendekati yola, vio dan sherin yang berdiri di tepi kolam


"hai... Aku pikir kamu gak dateng" SAPA Rafa lembut


"aku gak tau kalo kakak juga datang, awalnya aku tidak ingin datang tapi karna kak vio dan sherin ingin datang jadi aku ikutan," yola tersenyum dibalik maskernya


"kamu hebat" ucap Rafa lagi


"hah... Maksudnya?" yola masih bingung

__ADS_1


"gak papa,,, nikmati aja lagunya" Rafa mengalihkan pembicaraan


"oh..." ucap yola singkat


" yola, kita mau nemuin teman kita, sebentar lagi kita kembali lagi" Rafa mengelus rambut yola dengan lembut lalu beranjak keteman nya yang baru datang


Gladys yang melihat perlakuan manis Rafa pada yola menjadi marah dan tak terima


Yola kembali menikmati lagu, sherin dan vio sedang menikmati makanan dan minuman


Tiba tiba gladys mendekat pada mereka


"mau apa lo!!!" yola langsung pasang badan didepan vio


"santai aja kali,,, gue kesini mau minta maaf doang" ucap gladys


Dia mendekati vio yang tengah makan


"vio, gue mau minta maaf soal tadi, gue tau gue dan Mama sedikit keterlaluan tadi, jadi gue harap lo mau maafin gue" gladys terlihat sungguh sungguh


"iya, gue udah maafin lo" vio masih sedikit tidak yakin dengan permintaan maaf gladys padanya


"thank you..." gladys memeluk vio yang berdiri dipinggir kolam renang

__ADS_1


Dan tiba tiba byur......


__ADS_2