
Lama kelamaan yola pun tak tahan dan tanpa sadar dia memeluk lengan Rafa dengan erat
Dia terus saja menyembunyikan wajahnya dilengan Rafa, Rafa berpura-pura tak menghiraukan nya dan dia tersenyum senang dengan yang dilakukan yola pada nya
Saat film telah berakhir, yola baru tersadar jika tangannya melingkar dilengan rafa
'ah sial... Kenapa gue harus memegang tangan kak Rafa sih' batin yola memberontak
Dia melepaskan tangan nya dengan pelan
"maaf" ucap yola lirih, Rafa hanya tersenyum
Setelah selesai menonton mereka pergi untuk makan siang karna sudah kelaparan gara gara belum sempat makan siang karna sibuk menonton
**
Sementara devan, cleo dan leon sudah selesai makan siang, devan berencana mengantar cleo pulang kerumah nya tapi cleo mengajak nya untuk pergi menonton berdua supaya mereka lebih akrab
Awalnya devan tidak setuju, tapi leon terus membujuk nya agar devan bisa cepat move on dari yola, dan membiarkan sahabat itu pergi berdua saja dengan cleo
Dan cleo sengaja mengajak devan untuk menonton film horor, itu hanya alasan cleo supaya dia bisa lebih dekat dengan devan saja
Ternyata mereka menonton ditempat yang sama dengan sikembar tapi karena mereka datang saat film sudah dimulai jadi mereka tidak bertemu satu sama lain
Setelah selesai menonton, devan akan mengantar cleo untuk pulang
Mereka keluar dari gedung bioskop dan tak sengaja bertemu dengan sikembar yang juga baru keluar dari sana dan menuju ke kafe yang Berada di mall tersebut juga untuk makan
"dev, itu bukan nya adik kamu ya?" cleo menunjuk kearah sikembar yang sedang sibuk memilih menu untuk makan siang bersama Rafa dan Rio
Devan memandang kearah yang ditunjuk cleo, ternyata bener bahwa sikembar berada disana dan parah nya lagi mereka bersama dengan dua laki laki disamping nya
__ADS_1
Devan seperti kebakaran jenggot, dia berjalan cepat kearah sikembar dan langsung menarik tangan kedua adiknya itu
Sikembar kaget, mereka menoleh ke orang yang menarik mereka dengan paksa
begitupun dengan Rafa dan Rio, mereka berdua mencoba untuk melepaskan tangan Viola dan Viona dari tarikan Devan
"kakak..." pekik viona kaget
RafA dan Rio melepaskan tangannya dari tangan devan dan meminta maaf karena tidak tahu kalau Devan adalah kakak dari si kembar
"pulang sekarang" ucap devan dengan tegas
Vio dan yola langsung mengikuti langkah devan dengan cepat karna devan terlihat marah pada Mereka berdua
Sementara Rafa, Rio dan cleo tetap ditempat
Dengan kebingungan mereka
Devan menjalan kan mobilnya keluar dari parkiran Mall, tiba-tiba Fiona membuka suara
"kak... Kita lapar belum makan siang dari tadi"
meskipun Devan sedang marah tapi dia tetap tidak tega mendengar bahwa kedua adiknya belum makan siang padahal ini sudah sangat lewat dari jam makan siang
Devan memarkirkan mobil nya dan membawa mereka ke restoran terdekat dari mall tersebut
Tanpa berbicara apapun Devan langsung turun dan masuk ke dalam restoran tersebut
Yola dan vio pun ikut turun dan mengikuti devan yang sudah duduk di kursi
Vio memanggil pelayan dan langsung memesan makanan untuk nya dan yola
__ADS_1
Selesai memesan Mereka mencoba berbicara dengan devan
"kak... Maafin kita, tapi kita gak tau Kenapa kakak marah sama kita" vio mencoba bertanya meskipun sedikit takut
Devan langsung menatap tajam pada vio
"bukan nya kalian sudah berjanji sama mama dan papa kalo kalian tidak akan pacaran dulu sebelum lulus sekolah, tapi apa tadi? Kalian malah pergi dengan pacar kalian masing masing!!"
Suara devan sedikit ditahan karna takut mengganggu pengunjung lain
Fiona mencoba menjelaskan kepada devan bahwa sebenarnya mereka tadi tidak berniat untuk pergi menonton film
Karena setelah mereka pergi membeli HP mereka tidak sengaja bertemu dengan teman satu sekolah dengan Viola
Dan mereka menawarkan tiket yang mereka beli untuk teman mereka yang tidak jadi ikut, dan pada akhirnya si kembar ikut menonton Bersama dengan mereka
" kamu yakin mereka hanya teman kalian saja?"
Devan menatap satu persatu wajah adiknya itu
"sumpah kak,,, mereka kakak kelas disekolah yola, tanya aja sama yola kalo gak percaya"
Devan menatap yola yang dari tadi hanya diam saja
"iya, mereka adalah kak Rafa dan kak Rio, kakak kelas di sekolah ku, dan bukan pacar kita" yola menatap devan tak kalah tajam karna dia merasa tidak bersalah dengan tuduhan devan
Devan menghela napas dan menyandarkan tubuh nya dikursi saat makanan yang dipesan sudah datang
"baiklah, kalian makan dulu setelah itu kita pulang bersama" ucap devan dengan pelan
Sikembar langsung memakan nya karna sudah sangat kelaparan
__ADS_1