
" kalau begini terus bagaimana caranya aku bisa melupakannya?" devan berbaring ditempat tidur
"gak gak... Gak bisa begini, gue gak mau hubungan yang baru membaik ini akan hancur lagi pada akhirnya, gue harus bisa menganggap dia sebagai adik dan bukan seorang wanita,,, Leon bener mungkin gue harus membuka hati gue buat wanita lain supaya gue bisa melupakan Yola"
Puas bermonolog sendiri akhirnya Devan tertidur
Keesokan harinya mereka semua sudah bersiap-siap untuk pergi berlibur ke Singapura
Mereka menaiki pesawat dan perjalanan memakan waktu hampir 2 jam
Sesampainya disana mereka langsung pergi jalan jalan menikmati suasana singapura
Mereka pergi ke Singapore river, menaiki perahu listrik untuk menyusuri sungai yang terhubung kelautan
Mereka sangat menikmati quality time bersama keluarga, hal yang sangat jarang sekali terjadi dikeluarga mereka,
Dua hari berlalu, liburan sisa satu hari lagi,,, mereka memutuskan pergi ke vivo city,,, tempat belanja terbesar dinegara tersebut
Mama, vio dan yola sibuk berbelanja, sedangkan papa dan devan menunggu direstoran yang Berada ditempat itu juga dengan menikmati berbagai macam makanan
Mereka menghabiskan waktu cukup lama saat berbelanja, vio yang notabennya memang suka berbelanja dan diimbangi oleh sang mama yang juga senang berbelanja, benar benar tidak membuang buang waktu untuk membeli semua hal yang mereka sukai
__ADS_1
Yola hanya membeli beberapa barang saja untuknya dan juga untuk sherin sahabatnya, yola merasa sangat lelah karena terus mengikuti mama dan kakaknya yang sangat gila belanja
lalu dia memutuskan untuk pergi menemui papa dan kakak tirinya nya yang sedang berada di restoran di mall tersebut,,,
melihat Yola yang berjalan ke arahnya nya, Papa pun bingung kenapa yola kembali sangat cepat "kok sudah selesai sayang?"
"iya, yola udah dapet semua yang yola mau" dia meminum jus yang sudah dipesankan untuk nya
"kenapa cuma sedikit belanja nya,,,, atm nya habis kah?" devan menimpali setelah melihat paper bag yang dibawa yola hanya ada 4 tas
"enggak,,, masih banyak" jawabnya santai
"yola,mumpung kita disini jadi kamu bisa puas puasin berbelanja sayang, sana belanja lagi" ucap sang papa sembari memberi kartu atm padanya
"yaudah kamu duduk aja disini sambil makan, biarkan mama dan vio menyelesaikan belanjanya" devan memberikan makanan yang Berada didedapannya
Yola memakannya dengan cepat, dia merasa sangat lapar karna tidak sempat makan siang dan sibuk mengikuti mama dan kakaknya berbelanja...
sampai semua makanan yang mereka pesan sudah habis vio dan Mamanya masih belum juga kembali dari berbelanja
"dev.. Kamu antar yola kembali kehotel dulu, sepertinya dia lelah,,, biarkan papa yang menunggu mamamu dan vio disini" ujar papa saat melihat yola mulai mengantuk
__ADS_1
"iya PA... Dev antar yola dulu" devan beranjak dan membawa paper bag milik yola
Yola menurut saja karna dia memang sudah lelah dan mengantuk
Mereka berdua menaiki taksi ke hotel
"sir,,, Please take us to hotel M******" ucap devan saat didalam taksi
Taxi melesat pelan menuju hotel, saat diperjalanan yola sudah tidak bisa menahan kantuknya,dia tertidur dengan pulas dan menyandarkan kepalanya kejendela mobil
Devan terus memperhatikan yola yang sedang tidur, dia tersenyum senang karna bisa puas menikmati wajah adik tiri yang sangat disukai nya itu
"sir... It seems that you really love your girlfriend?" tanya supir taxi yang melihat dari kaca spion depan,saat devan tersenyum memandangi yola
" yes sir,,, I really love him" devan menyingkap rambut yang menutupi wajah yola
Sesaat kemudian, mereka sampai di hotel, tapi devan sengaja tak membangunkan yola
Dia menggendong yola sampai kekamar hotelnya sendiri, karna ternyata yola sekamar dengan vio dan kartu akses untuk masuk kehotel dibawa vio
Setelah berada didalam, devan menurunkan yola ketempat tidur dengan pelan agar yola tidak terbangun...
__ADS_1
Setelah itu devan pun ikut berbaring disamping yola