Romansa Rumit

Romansa Rumit
Dion lagi


__ADS_3

"hai..." siapa Dion pada Fiona sambil tersenyum manis


mereka bertiga kaget dan sontak menoleh ke asal suara


" lagi nunggu pesanan ya?" ucapnya lagi


Vio terlihat salah tingkah, bagaimanapun juga Dion dulu pernah menjadi orang yang sangat ia sukai "iya"


" lama nggak ketemu kamu makin cantik ya sekarang!!" dion mencoba merayu


semua mahasiswa laki-laki yang juga tertarik dengan Viona memandang tak suka pada Dion yang mencoba untuk mendekati Fiona


Vio hanya membalas dengan tersenyum


"cabut yuk... Pesanan kita sudah datang" yola bangun dan mengambil makanan yang mereka pesan


Sherin dan vio ikut bangun dan membantu yola membawa makanan kemarkas mereka


Sementara dion kecewa karna vio benar-benar sudah tidak peduli padanya


'gue bakal dapetin lo lagi viona' batin dion menyeringai


mereka bertiga sudah berada di di tempat istirahat yang yang memang disediakan untuk mereka


"gila... mantan pacar lu enggak tahu malu banget Kak, bisa-bisanya dia sekarang mau ngedeketin lo lagi!!!" yola tertawa kecil


"oh.. yang tadi itu mantannya vio? Lumayan sih?" ujar sherin


"lumayan apa nya? Emang lo suka sama tipe cowok kayak gitu? Kalau gue sih ogah, udah orangnya kasar ma cewek terus matre dan dia tuh juga cowok yang sedikit mesum" yola begidik ngeri membayangkan dion


"mesum gimana maksud lo?" sherin tak mengerti

__ADS_1


"lo tau, saat dulu dia pacaran sama Kak Vio di dalam hp-nya tuh banyak banget video-video dewasa Entah berapa banyak video yang dia simpan di dalam HP nya" yola bercerita sambil makan


"really?... Oh my God... Kayak nya gue harus hati hati kalo mau nyari cowok" sherin ikutan ngeri mendengar cerita yola


sedangkan yang menjadi topik pembicaraan hanya diam saja dan tetap memakan makanannya


"eh kak, kok lo diem aja? apa jangan-jangan lu lagi mikirin tuh cowok ya?" yola menghentikan makan nya


Vio menarik nafas dalam "entah lah... di saat gue sedang menikmati jadi Cinderella tiba-tiba Kak Dion Muncul lagi dan itu sedikit mengganggu hati gue"


"please deh kak... Maksudnya apa mengganggu hati lo? jangan bilang lo masih belum bisa move on dari dia?"


" bagaimanapun juga dia pernah menjadi orang istimewa dalam hati gue, dan setelah kita putus gue juga masih sering stalking Instagram dia dan gue sedikit Sedih saat dia memposting kebersamaannya dengan pacarnya"


"yang sabar ya vio" sherin memeluk vio yang terlihat sedih


"guys.... Come on,,, hentikan drama kalian,,, apa apaan ini?" yola kesal karna vio masih ada rasa dengan dion


"lo gak tau kan rasanya patah hati? Karna lo gak pernah punya pacar jadi lo bisa dengan mudah mengatakan harus move on, move on, Dan move on,,, lo gak tau kan hati gue gimana?"


"hei... Sekalipun gue gak pernah pacaran, tapi gue gak cukup bodoh untuk terus berpaku pada cowok yang hanya bisa manfaatin doang dan gak pernah mencintai pasangan nya sama sekali" suara yola sedikit meninggi


"udah udah,,, kenapa kalian jadi berantem sih?" sherin mencoba melerai mereka yang sudah sama sama emosi


Yola langsung keluar dari ruangan karna tak ingin memperpanjang perdebatan mereka


***


Saat dirumah mereka tak saling bicara, bahkan ketika makan malam dengan mama Papanya mereka juga tak bertegur sapa


Mereka hanya makan berempat karna devan pergi keluar negri untuk mengurus perusahaan Papanya disana

__ADS_1


Devan pergi setelah pertunangan Nya dan cleo batal waktu itu


"kalian lagi marahan ya?" Zafran mencoba memecahkan keheningan dimeja makan


"enggak PA" jawab yola


"iya" ucap vio bersamaan


"bisa ceritakan sama mama ada masalah apa sampai kalian tidak bertegur sapa satu sama lain"


"enggak MA.. Kita Cuma selisih paham aja, gak ada yang serius" yola tersenyum ke mamanya


"apapun masalah kalian cepat selesaikan, Papa gak mau kalian terus diem dieman seperti ini" tambah sang papa


"iya PA" jawab sikembar kompak


Selesai makan malam, yola pergi kekamar vio


"kak gue mau minta maaf kalo omongan gue tadi siang udah buat lo sakit hati" yola menunduk


Vio diam saja


"gue tau kalo omongan gue tadi sedikit menyinggung, tapi itu karna gue gak mau lo terjebak lagi sama kak dion, sekali lagi sorry"


"iya, gue juga sadar mungkin gue emang terlalu naif, buat apa gue harus terusik lagi dengan cowok brengsek itu" vio sedikit tertawa mengingat kebodohan nya


"jadi lo udah gak marah sama gue?" yola ingin memastikan


"lo bener, untuk apa gue harus terpaku sama cowok kayak kak dion,,, toh sekarang gue sangat populer dan gue bisa dapetin cowok yang lebih dari dia, iya kan?"


"that's right... Itu baru kakak gue" yola memeluk vio sebentar

__ADS_1


"gue sekarang jadi kesel saat inget kak dion" vio merebahkan badan nya


"lo mau bales dia gak?" ucap yola tiba tiba


__ADS_2