
"La,kenapa Lo gak ajak aja kak Rafa kesini biar mama gak marah lagi kayak tadi" kata Viona sambil berbaring di ranjang Yola
"gak tau kak,gue masih sedikit ragu buat ngenalin kak Rafa ke mama papa" jawab Yola dengan datar
"why?...Lo masih gak yakin kalo kak Rafa beneran cinta sama Lo?"
"bukan gak yakin,tapi....entahlah yang pasti untuk sekarang belum waktunya menurut gue,ya...mungkin setelah 2 atau 3 bulan lagi,mungkin saat itu perasaan gue udah yakin dan gue bakal kenalin kak Rafa ke mama papa kita"
"ya itu terserah Lo sih,,,gue bakal dukung selama itu baik buat Lo".
keesokan harinya
hari ini adalah hari sabtu,mereka sedang libur kuliah
tiba tiba saja sherin datang ke rumah si kembar tanpa pemberitahuan
viona masih setia dengan mimpinya, padahal sudah jam 7
sedangkan viola baru pulang joging disekitaran komplek perumahan elit itu
"tumben lo kesini gak ngabarin dulu rin?" yola duduk di teras rumah sambil minum air yang diambilkan sherin dari dalam
"iya gue sengaja emang mau ngasih surprise sama lo berdua"
"halah..gue tau nih, lo pasti ada maunya kan?" tebak yola langsung
"lo tau aja sih..he he he"kekeh sherin
"udah hafal gue sama sifat lo,,,buruan bilang ada apa?"
"gue tadi udah izin sama om dan tante, mau ngajak kalian pergi ke vila gue yang ada dipuncak"
"gak mau ah ngapain,mending gue tidur mumpung libur kampus"
"ayolah....please....lo gak bosen tiap weekend di rumah terus?"
"iya yola,ikut aja sekalian refreshing gitu" sahut papa yang baru keluar dari rumah
"tuh bener kata om zafran,sekali sekali refreshing biar otak kita makin pinter" timpal sherin
"udah sana siap siap,sekalian bangunin viona yang masih tidur,,,gadis itu susah sekali suruh bangun pagi kalo lagi libur" zafran masuk kedalam dan meninggalkan sherin dan yola.
ternyata sherin tiba tiba mengajak si kembar pergi ke villa,karna mama sherin tidak mengizinkan jika sherin hanya pergi berdua dengan rio saja,walaupun rio sudah dekat dengan keluarga sherin,sang mama mengizinkan jika sherin pergi dengan mengajak yola atau viona
perjalanan pun dimulai....
"akhirnya gue bisa jalan jalan ke villa lo lagi rin,,,,sering sering aja ya lo ajakin kita,bosen juga gue kalo libur cuma nge mall mulu" vio terlihat senang
"siap...."ucap sherin yang sedang mengemudi
lima menit mereka keluar dari perumahan sherin,mereka berhenti dan
ternyata sherin sudah janjian dengan rio yang juga mengajak rafa,denis dan adit bersamanya
yola sedikit terkejut karna dia melihat rio,rafa,denis dan adit berdiri disamping mobil yang sherin tuju
"lo ngajak mereka rin?" vio terlihat senang setelah melihat 4 pria tampan itu
sherin hanya tersenyum sambil keluar dari mobil dan vio pun ikut turun
tapi yola tetap berada didalam mobil
"hai semuanya...." sapa vio dengan senang
mereka berempat membalas lambaian tangan vio
"wah seru nih kalo rame rame kek gini" ucap vio
__ADS_1
"iya dong,makanya gue ajakin lo"balas sherin
"kalian berdua aja?" tanya rafa yang tidak melihat keberadaan kekasihnya itu
"kita bertiga kok,tuh yola didalam mobil,lagi angkat telfon kayaknya" vio hendak pergi ke mobil untuk meminta yola turun,tapi yola sudah terlebih dulu keluar dengan masih memegang hp di telinganya
"iya ma...iya...gak nginep kok,palingan kita pulang sore" yola masih berbicara di telfon
"iya....janji ma...paling malam jam 9 udah pasti nyampe rumah kok,,,,iya ma....bye...love you"
yola mematikan panggilannya
"yah...gak jadi nginep dong,,,,padahal gue udah siap siap buat bbq an ntar malam" sherin terlihat kecewa
" gak papa lo nginep aja,gue sama vio pulang duluan kan bisa?"
"ya gak mungkin lah,lo kan tau sendiri nyokap gue gimana,,,dia bakal izinin gue nginep kalo sama kalian berdua,,,"
"ya sorry....lo juga tau kan sifat bunda ratu(mama si kembar)" yola pun menunduk karna merasa tidak enak pada sherin
"ya udah gak papa...yang penting kita bisa pergi bareng dan bersenang senang hari ini,,,,ayo ah jalan" rio membubarkan dilema para gadis
"iya....ayo jalan" rafa pun menimpali dengan menggandeng tangan yola
"tunggu tunggu.....kita kan bawa mobil masing masing" yola menghentikan langkah rafa yang akan membawanya menuju mobil miliknya
"sayang....kamu ikut naik mobil kakak" jawab rafa
"terus mereka gimana?" tunjuk yola pada adit dan denis
"gini aja deh...gue, denis sama viona pakek mobil sherin,karna kita bertiga pada jomblo,jadi kalian berempat dalam satu mobil pakek punya rafa" timpal adit
"setuju" rafa dan rio menjawab bersamaan
mereka pun masuk mobil masing masing
rio yang mengemudikan mobil rafa dan sherin berada disampingnya
saat berada di antrian untuk memasuki jalan tol,rio berkali kali menciumi tangan sherin yang dipegangnya,lalu mengusap rambut sherin dengan lembut
rio terus saja berlaku manis pada sherin layaknya orang pacaran
dia memang disengaja untuk memanas manasi rafa dan yola yang duduk dibelakang nya
yola sudah seperti cacing kepanasan setelah melihat rio dengan sengaja mengecup bibir sherin sekilas
sedangkan rafa hanya tersenyum sambil melirik yola
sepertinya rafa juga sudah tau niat rio,karna teman curhat rafa adalah rio
rafa dan rio selalu berbagi cerita tentang kisah asmara masing masing,,,rafa pun menceritakan jika sudah 3 bulan pacaran dengan yola tapi tidak pernah mencium bibirnya karna yola selalu menghindar saat rafa akan melakukannya
yola merasa gerah dengan tingkah mereka berdua
"ya ampun...kalian bisa gak sih jangan kek gitu,,,kita yang dibelakang kalian anggap patung apa???" protes yola
"kenapa sih yola...sama pacar pacar sendiri juga...gak papa dong...enak tau.."rio kembali mencium sherin sedikit lebih lama
"ah...sumpah ya...rese banget sih" yola mengambil hp nya dari dalam tas untuk menelfon vio
rio dan sherin hanya tertawa melihat tingkah yola yang sudah kesal
"halo vio....lo bilang sama kak adit,berhenti di rest area depan sebentar ya...ok...bay..." yola mematikan hp nya
"kenapa sayang kok minta berhenti di rest area?" tanya rafa yang sedari tadi hanya diam
"mau ke kamar mandi kak" bohong yola
__ADS_1
"oh...ok...bro kita berhenti bentar di rest area depan" instruksi rafa pada rio
"ok....bray...." rio memasuki rest area dengan pelan
mereka semua turun dan berkumpul didepan kamar mandi
para cewek masuk kamar mandi,sedangkan para cowok sedang membeli makanan ringan didalam in****ret yang ada didalam area tersebut
"gue gak mau tau,,,pokoknya gue gak mau semobil sama kalian lagi,,," yola berkacak pinggang didepan sherin
"iya...gue juga gak mau semobil sama kak adit dan kak denis,,,,gak bebas gue,,,canggung banget rasanya" vio ikut menimpali ucapan yola
sherin hanya tertawa mendengar keluh kesah sahabat sahabat nya itu
"ya udah....kita naik mobil bertiga aja gimana?" usul yola
"ok....kita cabut sekarang karna para cowok masih belanja snack,jadi kita kabur duluan aja,,,gue punya kunci mobil cadangan" sherin mengeluarkan kunci mobil dari dalam tasnya
mereka bertiga tertawa girang,,,
tanpa sepengetahuan para cowok,,,para gadis sudah melajukan mobilnya dengan cepat meninggalkan rest area
baru 10 menit mengemudi,tiba tiba ada yang menyalip mobil mereka dengan ugal ugalan
saat posisi sejajar,mereka membuka kaca mobil dan berjalan beriringan dengan mobil sherin
mobil tersebut dikemudikan oleh 2 orang pria yang juga terlihat masih muda
sherin memberi tahunya untuk tidak ugal ugalan karna berbahaya
tapi mereka seolah memang sengaja melakukan itu
2 pria tersebut terlihat senang karna melihat 3 wanita cantik yang ada didalam mobil
sampai dua kali mobil tersebut mengulangi perbuatanya,membuat para gadis kesal
sherin mencoba mengejar mobil itu,tapi dia kalah cepat
akhirnya sherin bergantian dengan yola yang mengemudi
yola merasa tertantang untuk mengejar mobil mereka
tiba tiba hp sherin berdering,ternyata rio yang menelponnya
setelah tau jika para gadis sudah pergi,rafa dkk dengan cepat mengejar mobil mereka
sementara yola pun sudah sangat cepat mengejar mobil 2 pemuda tadi
yola menyalip mobil tersebut,tapi pemuda itu sepertinya tidak mau mengalah
mobil tersebut mencoba menyalip lagi,tapi yola seolah tak memberi kesempatan sama sekali
mobil mereka berdua beriringan seperti sedang balapan,,,yola terus menghalangi mobil itu supaya tidak menyalipnya
tanpa disadari,ternyata rafa pun sudah menyusul dan melihat dari jauh jika mobil sherin melaju dengan sangat cepat
rafa tidak tau siapa yang mengemudi,,,rafa menyuruh rio menelfon yola dengan hp nya
tapi tidak ada yang menjawab,para gadis sedang menikmati balapan yang menegangkan
"apa apaan mereka ini...itu berbahaya sekali" rio dan rafa terlihat cemas
rafa semakin kencang mengejar mobil sherin
sementara yola masih antusias dengan balapan nya,,,tiba tiba sherin mengatakan jika harus mengisi bbm karna punya mereka hampir habis....
yola menghidupkan lampu shein kiri setelah melihat spbu didepan
__ADS_1
kaca mobil dibuka dan mereka bertiga kompak mengacungkan jari tengah kepada dua pengemudi pria tersebut setelah mereka berhasil melewatinya
2 pria tersebut ternyata juga ikut berhenti tapi tidak mengisi bbm,mereka sengaja menunggu para gadis tersebut