Romansa Rumit

Romansa Rumit
Yola VS gladys


__ADS_3

"gue udah Selesai in masalah lo, jadi gue harap lu tepatin janji lu supaya tidak dekat dekat lagi dengan Kak Rafa., karena gue takut Kak Rafa akan salah paham nantinya" Yola memperingatkan Viona yang terlihat menyukai Rafa


" emang gue nggak bisa ya deketin Kak Rafa, gue kan udah nggak sama Kak Dion?" vio manyun


" eh kak lu jangan macem-macem ya!!! Lo sekarang masih jadi gue jadi gue nggak mau lo deket-deket sama kak Rafa... kalau nanti kita udah tukeran identitas lagi dan lo mau deketin Kak Rafa, gue nggak masalah itu bukan urusan gue tapi untuk saat ini please menjauh lah darinya" Yola langsung turun karna sudah sampai dirumah


Viona masih berdiam diri di dalam mobil dan terus memikirkan Rafa si ganteng yang sudah mencuri hatinya


"hem... gue harap satu bulan cepat berlalu" dia pun menyusul Viola turun dari mobil


Saat makan malam tiba, semua berkumpul di meja makan untuk makan bersama


" gimana hari pertama sekolah dengan bertukar identitas, sayang?" diana membuka obrolan


"menyenangkan " kata viona


"menyebalkan " kata viola bersamaan


"kenapa menyebalkan sayang?" Sahut zafran


" ada teman kakak yang rese, dan selalu gangguin Yola" jawab Yola sambil memakan nasi di piringnya


"kalau vio kenapa menyenangkan?" timpal zafran


"iya pa... Temen temen nya baik dan juga ganteng ganteng" vio tertawa senang


"heh... Masih kecil juga, udah mikirin cowok ganteng aja" Sergah devan yang ikut nimbrung


"ih kakak... Kan vio cuma bilang doang,,, dan sepertinya ada cowok yang naksir sama Yola" vio tertawa kecil dengan melirik kearah yola

__ADS_1


"lo bisa diem nggak? Berisik banget dari tadi" Yola melanjutkan makanya dengan kesal


Vio hanya tertawa saja melihat adiknya kesal,,,


***


Keesokan harinya


Yola masuk sekolah sebagai viona, ternyata dion sudah menunggu di dalam mobil


"viona" panggil dion dari dalam mobil


Yola menoleh dengan malas "ada apa?"


"masuk kemobil" titah nya dengan tegas


"masuk" bentak dion


Yola terselamatkan oleh suara bel masuk, dia bergegas meninggalkan dion yang sedang kesal


"pagi pagi ada aja penggangu yang bikin badmood"


Yola mengomel sendiri


"vio,,, sini lo" perintah gladys


Yola tak menggubrisnya, gladys kesal dia lalu menarik tangan Yola dengan kasar supaya Yola berhenti berjalan


Yola merasa kesakitan karna tangan nya ditarik dengan kasar, dia lalu menoleh pada gladys dengan marah dan langsung mendorongnya

__ADS_1


Gladys hampir terjungkal karna dorongan Yola, untung ada kedua dayang nya yang selalu berada disamping nya, dengan sigap menahan tubuh gladys


"pegang dia" teriak gladys pada dua temannya itu


Mereka langsung memegang kedua tangan viola kanan kiri, dan gladys mendekati nya "udah berani lo ya sama gue? Lo liat aja ntar gue bakal buat lo menyesal karna udah melawan gue" gladys memegang wajah Yola


Yola hanya tersenyum mengejek dan tidak melawan,,,


Tiba tiba wali kelas masuk dan membubarkan mereka semua,,,wali kelas membagikan hasil ulangan kemarin, kalau biasanya yang mendapat nilai tertinggi adalah Gladys, sekarang nama viona yang mendapat nilai nyaris sempurna


Semua orang bertepuk tangan untuk viona, gladys dkk semakin kesal pada viona karna itu, dia lalu mengirim wa ke viona untuk menemuinya di atap saat istirahat


Saat istirahat mereka sudah menunggu yola di atap, tapi dia tak juga datang, karna kesal gladys menjemput Yola yang berada dikantin dan menarik nya paksa untuk ikut bersamanya


Yola menepis tangan gladys dengan kasar, lalu dia memegang tangan gladys dan memutar nya kebelakang badan nya,,, "aw... Lepaskan.. sakit.." gladys mencoba melepaskan tangannya tapi tidak bisa


"gue udah nyoba sabar ya dari kemarin, dan lo terus saja ngganggu gue,,,," ucap Yola santai


"lepaskan vio.. sakit.." bentak gladys


"gue peringatin sama lo, mulai sekarang lo jangan pernah ngganggu gue lagi, sekalipun didalam kelas, lo nggak usah sok akrab sama gue,,, ngerti lo!!"


"iya iya.. Gue nggak bakal nganggu lo lagi, jadi tolong lepasin gue" pinta gladys sedikit memohon


Yola langsung melepasnya , "kalian semua berhenti merekam,,, ini bukan tontonan,,, bubar bubar" Yola langsung meninggalkan kantin bersama tiara


Sedangkan gladys memijati tangan nya yang terasa sakit "awas lo vio... Gue bakal bales lo nanti"


gladys benar benar dipermalukan oleh vio kali ini dan itu membuatnya semakin benci pada viona dan akan membuat perhitungan dengan nya

__ADS_1


__ADS_2