
"ha.... Turun deh pamor gue sebagai primadona kampus" rengek vio didalam mobil
"gila ya, bisa bisanya lo masih mikirin hal itu, padahal gue udah hampir jantungan gara gara kejadian tadi" kesal yola yang mendengar celetukan vio
" udah udah... kalian jangan berantem, kita pulang dulu ke rumah gue setelah itu gue anterin kalian pulang karena nggak mungkinkan kalian pulang dengan keadaan basah kuyup seperti ini" sherin mencoba melerai perdebatan kedua sahabat nya itu
Tak lama kemudian mereka sampai di rumah Sherin, vio dan Yola bergantian untuk mandi lalu berganti baju memakai milik sherin
"gue penasaran sama apa yang lu bisikin tadi ke Gladys? Sampek Dia pucat kayak gitu tadi?" vio bertanya pada yola yang sedang menyisir rambutnya
"iya... gue juga penasaran loh" timpal sherin yang ikutan duduk menghadap keyola
"gue cuma bilang kalau dia masih gangguin Kak Vio lagi Gue bakal sebar foto vulgar dia yang ada di HP gue" jawab yola santai
Sherin dan vio saling bertatapan
"serius lo punya fotonya?" vio terlihat kaget
"ya enggak lah,, ngapain juga gue nyimpen fotonya dia, kurang kerjaan banget gue,,, yaudah ayo kita pulang, udah agak malem juga kan" yola beranjak mengambil tasnya dan jas milik Rafa tadi
"ayo gue anterin" sherin mengambil kunci mobilnya
"gak usah,,, pak budi sudah menunggu didepan kok,,, lo istirahat aja besok kita ada kuliah pagi kan?" tolak yola halus
"hah beneran ada pak budi? Yaudah gue anter nyampek depan deh" sherin berjalan mengikuti vio dan menggandeng lengan yola
"lo ngapain sih gandeng gandeng? Emang kita mau nyebrang?" kekeh yola
__ADS_1
"ih.. Elo mah..." sherin memukul pelan lengan yola tapi masih tetap digandengnya
"ih.. Kok gue gak diajak sih?" vio ikutan menggandeng tangan yola disisi satunya
"aduh kalian ini apaan sih, gimana caranya kita keluar dari pintu kalo gandengan kayak gini?" yola melepaskan tangan vio dan sherin, lalu dia pergi keruang tamu untuk berpamitan pada papa dan mama sherin yang sedang bersantai
Vio pun berpamitan dan mereka berdua pulang kerumah dengan pak budi
Sesampainya dirumah yola dan vio masuk kamar masing masing
Yola merebahkan badan nya dan hendak tidur, tiba tiba hp nya berbunyi dan itu nomer yang tidak dikenalnya
Dia hanya melihat nya sekilas lalu mengabaikan nya,karna dia pikir itu hanya nomer iseng
#yola ini aku rafa# yola mengambil hp nya dan membuka pesan whatshap, ternyata nomer tadi adalah milik rafa
"iya aku tau, seharusnya aku mengirim pesan dulu sebelumnya" ujar Rafa diseberang
"Ada apa kak?" tanya yola tanpa basa basi
"kamu udah nyampek rumah?"Rafa mencoba mencairkan suasana
"udah, ini juga udah mau tidur" kata yola dengan santainya
"maaf ya.. Tadi aku gak bisa ngelakuin apa apa saat dipestanya gladys" ucapan Rafa sedikit memelas
"kenapa kakak minta maaf,,, yaudahlah gak usah dipikirin,,, ini hanya urusan kita sesama cewek aja,,, "
__ADS_1
"tapi aku beneran menyesal, seandainya aku tetap disamping kamu mungkin gladys gak akan ngelakuin itu sama vio dan kamu" Rafa merasa bersalah karna tidak bisa melindungi orang yang dia claim sebagai pacarnya itu
"udah gak papa yang lalu biarlah berlalu, bawa santai aja gak usah dipikirin lagi"
"aku janji mulai dari sekarang aku gak akan biarin siapapun menyakiti kamu lagi" ucap Rafa penuh percaya diri
"makasih atas niat baiknya, tapi gak usah repot repot aku bisa menjaga diri sendiri dengan baik"
"mungkin dulu kamu sudah Biasa menjaga diri sendiri,,, tapi mulai sekarang tanggung jawab itu biar aku yang pegang karna sekarang kamu adalah pacarku"
"wait..wait...aku masih gak ngerti dengan hal ini, kenapa aku bisa jadi pacar kak Rafa? Sedangkan kita aja baru ketemu dilapangan basket tadi siang"
"yola... Bukan kah ada janji yang harus kamu tepati?" kata Rafa lembut
"janji? Janji apa?"
"seingatku ada yang bilang jika saat itu dia gak mau pacaran dengan ku karna sudah berjanji pada mama dan Papanya untuk tidak pacaran sampai lulus SMA, dan akan mempertimbangkan lagi jika sudah lulus,,, dan aku pikir sepertinya janji itu sudah waktunya untuk ditepati sekarang"
"hah... Bentar deh... Aku kan cuma bilang akan mempertimbangkan lagi, kenapa status ku tiba tiba udah ganti pacar aja, nembak aja belum" protes yola tak terima
"yaudah kalo gitu kamu istirahat dulu aja, ini sudah malam kan? Sampai jumpa besok dikampus,,, bye sayang.." Rafa tiba tiba mematikan panggilan nya secara sepihak
Yola mencoba menelfon Rafa balik dan ternyata Rafa sudah menon aktifkan hp nya
"ah... Dimatiin lagi hp nya" yola melempar hp nya kesamping dengan kesal
Karna sangat lelah tak lama kemudian dia tertidur dengan pulas
__ADS_1