Romansa Rumit

Romansa Rumit
Yes...


__ADS_3

"aku..." ucapan yola terhenti karna dia tidak tau mau menjawab apa


"yes? Or no?" kata Rafa dengan tersenyum


Yola masih bingung dengan perasaan nya sendiri, semua karyawan restoran yang berada disana kompak menyerukan kata "terima... Terima.."


"yola.. Please kasih aku kesempatan untuk membuktikan kalo aku benar benar sayang banget sama kamu dan aku berjanji untuk selalu menjaga dan melindungi kamu sebaik mungkin... Jadi... To be my girlfriend ya?" Rafa sedikit memohon


Semua orang masih terus menantikan jawaban yola, ' ya tuhan... Apa yang harus aku lakukan! Aku masih bingung dengan perasaan ku tapi jika aku menolak pasti kak Rafa bakal malu banget didepan banyak orang'


Tiba tiba yola menjawab " yes"


"yes???" Rafa mengulangi ucapan yola


Yola hanya mengangguk pelan dan mengambil bunga ditangan rafa


Semua orang yang berada disana teriak senang dengan jawaban yola


Rafa juga memasangkan cincin di jari tengah tangan yola lalu dia juga memakai punya nya sendiri dan tak lupa dia juga mencium tangan yola yang sedang dia pegang


"makasih...." ucap Rafa dengan mata berkaca kaca, dia lalu memeluk yola dengan lembut tapi yola merasa tidak nyaman karna sedekat itu dengan pria


"kak lepasin... Malu dilihat orang" yola berbohong padahal dia risih saat Rafa memeluknya


Rafa melepaskan pelukan nya "maafin aku, aku reflek karna terlalu senang"


Yola tersenyum... "yaudah, anterin aku ke kosan ya, aku takut sherin dan vio khawatir karna tadi aku hanya bilang akan pergi sebentar"


"mereka gak akan khawatir, aku sudah mengirim pesan kalo aku akan membawa kamu jalan jalan hari ini" ucap Rafa dengan santainya


Yola bingung mau alasan apa lagi supaya dia bisa cepat pulang


"ayo, aku ajak kamu ketempat yang menyenangkan" Rafa bangkit dan mengambil tas dan jaket yola


Yola hanya mengikuti nya saja tanpa protes


"eh tunggu... Gak bayar dulu?"

__ADS_1


Rafa berhenti dan menoleh ke yola "aku udah bayar tadi"


Yola heran kapan Rafa membayar nya padahal mereka juga baru datang dan Rafa sama sekali tidak beranjak dari kursinya


"udah ayo...." Rafa menggandeng tangan yola dan membawanya keluar dari restoran menuju mobilnya


Mereka menaiki mobil dengan pelan


"kok diem aja?" Rafa membuka obrolan disela perjalanan


"hah... Kenapa kak?" sepertinya yola sedang memikirkan sesuatu sampai sampai dia tidak mendengar ucapan rafa


"kamu kok diem aja, kenapa? Kamu gak suka jalan sama aku?" tanya Rafa sambil melirik yola sesekali karna dia harus fokus mengemudi


"enggak kok,,, aku takut mengganggu kakak yang lagi nyetir aja makanya aku diem"


"aku malah senang mendengar suara kamu, kamu gak berubah ya.. masih sama seperti dulu,,, irit bicara" kekeh rafa


Yola hanya diam saja


Beberapa saat kemudian Mereka sampai ditempat yang dituju


"wow.... Bagus banget... Sumpah.." yola sangat takjub dengan pemandangan disana


Dia buru buru mengeluarkan hp nya dan memvideo pemandangan disana


Rafa pun begitu, dia juga mengeluarkan hp nya dan mengambil foto foto yola yang sedang terpesona dengan pemandangan disana tanpa yola sadari


"bagus kan tempatnya?"


"bagus banget kak pemandangan nya... Adem banget rasanya lihat ijo ijo kayak gini" jawab yola dengan antusias


"selamat datang mas Rafa,,," sapa salah satu karyawan yang bekerja disana


"sebelumnya Lita pernah kesini gak?" tanya Rafa pada karyawan yang menyapa nya


"mbak Lita dua hari yang lalu kesini dengan teman nya, tapi cuma sebentar karna tiba tiba hujan jadi mereka memutuskan untuk pulang" jawab karyawan itu dengan sopan

__ADS_1


"oh yaudah... Makasih"


"mas Rafa mau makan apa biar saya siapkan"


"sayang....mau makan apa?" ucap Rafa pada yola


"kan kita baru makan kak,,, ini masih kenyang banget" yola memegangi perutnya


"yaudah minum jus wortel aja ya?"


Yola mengangguk dan kembali menikmati pemandangan didepan nya


"buatkan jus wortel 2 dan kentang goreng yang ukuran jumbo, kita mau keatas dulu" ucap Rafa pada karyawannya


"baik mas..." pelayan itu pergi menyiapkan pesanan nya


Rafa mengajak yola naik ke lantai atas supaya bisa menikmati pemandangan


"kak Rafa sering kesini ya?" tanya yola disela pengambilan foto


"kenapa?" Rafa mengeryitkan dahinya


"sepertinya karyawan disini sudah akrab semua sama kak Rafa"


"aku hampir tiap hari kesini?"


"oh.... Sama siapa?" yola semakin penasaran


"kadang sendiri kadang sama temen"


"sama lita juga?" padahal Yola tidak tau siapa lita, dia tadi hanya mendengar Rafa bertanya tentang lita sama karyawan disini


"pernah juga sama lita, tapi dia lebih suka dateng sama teman teman nya dari pada sama aku"


"oh.."yola terlihat sedikit kesal


" kamu gak cemburu kan? " Rafa mengelus rambut panjang yola

__ADS_1


Yola hanya tertawa kecil " ya enggak lah, ngapain harus cemburu,,,, itukan terserah kak Rafa mau datang sama siapa saja,,, dan teman yang mana aja... "


" tapi hubungan kita bukan hanya teman,,, kita lebih dekat dari itu" Rafa menatap mata yola yang juga sedang menatapnya karna kaget


__ADS_2