Romansa Rumit

Romansa Rumit
kecelakaan maut


__ADS_3

dan tiba tiba ada mobil truk yang membawa muatan dari arah berlawanan mengalami rem blong


yola meminta papanya untuk bertukar posisi dengan nya


zafran pindah kebelakang dan duduk disamping viona


sementara sang mama menemani yola yang sedang menyetir


yola menjalankan mobilnya dengan pelan


sementara truk itu membunyikan klakson berkali kali supaya mobil yang berada di arah berlawanan menghindarinya, tapi naas truk tersebut langsung menabrak mobil zafran dengan keras


mobil zafran ikut terseret sejauh 50 meter dan mobil keduanya berhenti saat mobil zafran menabrak pohon besar yang tadi sempat dilewatinya


mobil zafran ringsek depan belakang, yola dan diana terjepit dan beruntung masih ada bantal penyelamat mobil yang langsung mengembang saat terjadi kecelakaan


sementara viona dan sang papa terjepit dari depan dan belakang dan tak bisa berkutik


banyak mobil yang akhirnya menepi untuk membantu


tak berapa lama beberapa ambulan sampai dan langsung membawa para korban ke rumah sakit


mereka dibawa ke UGD untuk Mendapatkan pertolongan pertama


viona dan zafran dinyatakan meninggal, diana dan yola kritis


pihak rumah sakit bingung harus menghubungi anggota keluarga mereka,karna diana dan yola membutuhkan operasi secepatnya jadi harus ada pihak keluarga yang menanda tangani berkas untuk memberikan tindakan lebih lanjut


beruntung dokter leon malam itu sedang dinas malam,tadi dia sempat melihat zafran dan diana yang hendak dibawa ke ugd dan akhirnya memutuskan untuk menjadi wali mereka


dr leon lalu menghubungi devan yang sedang berada diluar negri untuk pulang ke indonesia


4 jam operasi berlangsung,,, operasi yola sukses dan dia sudah dipindahkan keruangan khusus


tapi sayang,ditengah berjalan nya operasi ,diana mengalami serangan jantung dan tidak bisa diselamatkan


dokter juga menyatakan jika diana meninggal dunia,,,


dokter leon menghubungi sherin dan memintanya untuk menjaga yola dirumah sakit karna dokter leon harus mengurus kepulangan ketiga orang yang sudah seperti keluarga baginya itu


sherin juga langsung memberikan kabar pada rafa dan rio jadi mereka bertiga yang menjaga yola


keesokan paginya devan sudah sampai dirumah sakit


dia langsung pergi ke kamar mayat untuk melihat keluarganya


"yang sabar ya bro!" leon menguatkan devan yang menangis dengan menciumi tangan ayahnya


"pa...ma...maafin devan yang belum bisa menjadi anak yang berbakti pada kalian,,,vio....maafin kakak karna belum bisa menjadi kakak yang baik untukmu..." devan menangis saat memandangi jasad keluarganya


"pemakaman sudah gue siapin,,,terserah lo mereka mau dimakamin kapan" leon berkata dengan pelan dengan menahan tangis dimatanya

__ADS_1


"thank you untuk semuanya,tapi sebelum pemakaman mereka,gue mau melihat keadaan yola dulu" devan menghapus air matanya lalu mengikuti leon yang menunjukkan kamar tempat yola dirawat


mereka berdua sampai dikamar yola,di sana hanya ada sherin yang menjaga nya karna rafa dan rio sedang membeli sarapan


karna melihat ada devan,sherin pun berpamitan untuk pulang sebentar dengan diantar rio dan akan kembali dengan membawa beberapa baju untuk menginap dirumah sakit lagi


sementara rafa tetap di sana dengan devan,,,


"kamu siapa?" tanya devan saat melihat rafa tidak ikut pulang


"saya rafa" rafa mengulurkan tangan nya pada devan


"pacarnya yola " sahut dokter leon


devan mengerutkan kening nya,melihat rafa dari atas sampai kebawah seperti sedang memindai sesuatu


"titip jagain yola hari ini,,,karna saya harus mengurus pemakaman" titah devan dengan tegas


"iya kak,saya pasti menjaga nya dengan baik"rafa tersenyum ramah tapi devan hanya mengangguk dan langsung pergi


1bulan kemudian yola sudah sembuh dan diperbolehkan pulang


yola sering tiba tiba menangis jika sedang sendirian,karna dia masih terus memikirkan tentang kecelakaan yang merenggut keluarganya


yola masih harus melakukan terapi dengan dokter leon untuk menghilangkan trauma nya itu.


devan sudah memutuskan untuk tinggal di indonesia dan menjaga satu satunya keluarganya yaitu viola


dia menyerahkan perusahaan yang ada di luar negri kepada orang kepercayaan nya


*


hubungan yola dan rafa ada kemajuan,,,meskipun rafa masih belum bisa mendapatkan first kiss nya yola tapi setidak nya yola sudah bersikap lunak dan sudah mulai membuka hatinya untuk rafa


dia bersikap manis dan sudah tidak cuek seperti dulu,dia bahkan juga terkesan manja pada rafa


rafa sangat senang dengan perubahan yola,tapi dia juga sedikit susah untuk mengajak kekasihnya itu nge date karna sekarang dia diawasi langsung oleh devan


dari dulu devan memang over protektif pada yola,apalagi sekarang yola sudah mempunyai pacar,devan semakin ketat mengawasi adik nya itu karna dia tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak diinginkan


tiap ke kampus,yola selalu diantar oleh devan yang juga akan pergi kekantor nya.


dan sampai sekarang, rafa masih belum mengetahui jika yola tidak tinggal di kos an sherin,,,yola ingin memberitahunya jika hatinya sudah merasa yakin dan dia juga akan mengenalkan nya pada keluarganya secara langsung.


***


hari ini genap 8 bulan mereka pacaran,,,yola berencana akan mengajak rafa ke makam papa dan mamanya untuk memperkenalkan nya secara langsung


dan dia juga berencana hari ini akan mengajak rafa ke rumahnya dan memperkenalkan rafa secara resmi pada devan


***

__ADS_1


"elo udah beneran yakin La mau ngenalin kak rafa secara langsung sama keluarga lo?" sherin dan yola kini tengah duduk di kafe yang tidak terlalu ramai


"iya rin,,,kita udah 8 bulan pacaran dan kak rafa beneran sabar dan gak pernah nuntut gue buat dikenalin sama keluarga gue,,,ya..gue pikir hari ini saat yang tepat"


"elo udah telfon doi?" sherin menyeruput jus yang dia pesan


"udah,tapi gak aktif nomernya,mungkin dia sedang sibuk ngerjain tugas kuliah"


"akhir pekan kayak gini kuliah libur kali La"


"oh...iya juga ya!!! udah lah biarin aja,lagian kalo gue telfon sekarang,takut nya kak rafa bakal nyamperin kesini"


"ya kenapa? lo gak mau ketemu sama pacar lo gitu?"


"gak juga sih..tapi gue pengen quality time sama elo aja,,,emang elo gak mau ngabisin waktu sama gue hah?"


"gue masih normal kali,,,"


"ih...apa hubungan nya normal sama quality time bareng gue? gak jelas lo" gerutu yola yang hanya ditanggapi dengan tertawa oleh sherin


mereka berdua menikmati makanan kesukaan masing masing sambil mengobrol santai,tiba tiba mereka berdua merasa penasaran dengan keramaian yang berada di lantai dua kafe tersebut


"permisi kak..saya mau nanya!!!itu di atas rame banget ada apa ya?" kebetulan ada waiters lewat dan sherin pun menanyakan nya


belum sempat dijawab oleh waiters tersebut,tiba tiba ada yang ikutan nimbrung dari belakang mereka


"itu teman saya lagi ngasih surprise anniversary satu tahun ke pacarnya " seorang pria dengan wajah tampan dan berpakaian santai itu menjawab nya


"oh...pantesan rame"cetus sherin dan yola kompakan


"kenalin,,,aku anrez,," pria itu mengulurkan tangan nya pada viola


"viola..." yola dan sherin menerima uluran tangan anrez bergantian


"kalian berdua aja?"anrez menatap viola dengan tersenyum


"iya kita cuma berdua" yola menjawab nya dengan ramah


"kak anrez gak mau ngumpul sama temen temen nya di atas?" imbuh yola


"ngusir nih...."


"enggak...maksudnya bukan gitu kak,,,jangan salah paham dulu " yola mulai kelabakan sendiri,dia menjadi tidak enak hati pada anrez karna seperti terkesan mengusir nya


"iya ..iya...aku ngerti...aku juga cuma bercanda" kekeh anrez


"apa kalian mau ikut aku ke atas,biar aku kenalin sama teman teman ku,,,lebih rame lebih seru kan?" ajak anrez


"boleh kak ayo...aku juga pengen lihat surprise anniversary mereka kayak apa?" sherin sangat antusias menerima ajakan anrez,padahal sebenarnya yola hendak menolak nya tapi sudah keduluan sherin


"oh...ya udah ayo"anrez berjalan lebih dulu,sherin dan yola mengikutinya

__ADS_1


lantai dua tersebut sudah disewa penuh untuk acara mereka


setelah sampai dilantai dua,betapa terkejut nya yola dan sherin saat melihat dekorasi dan foto foto yang digantung dan dihiasi dengan indah itu


__ADS_2