Romansa Rumit

Romansa Rumit
akhir nya


__ADS_3

"masalah ini biar kakak yang selesaikan" devan membuka pembicaraan di tengah keheningan "kakak akan memberikan pelajaran yang setimpal pada rafa"


saat ini mereka sedang berada di rumah


"maksud kakak?" yola mencoba mencerna perkataan devan


"kakak sudah melaporkan dia ke kantor polisi" ucap devan dengan mantap


"apa? " yola sangat terkejut


"dia udah berusaha menculik kamu dan kakak tidak akan membiarkan hal ini begitu saja,dia harus merasakan akibatnya karna telah mengusik keluarga kita"


"tapi kak...gak harus lapor polisi juga kan?"


"kalo tidak,dia pasti akan melakukan nya lagi yola,,,gak ada cara lain lagi supaya dia tidak lagi mengganggu kamu"


yola serba salah,disisi lain ada kakak yang sangat menyayanginya tapi disisi lain ada rafa yang pernah mengisi hatinya


"kakak bisa saja melepaskan rafa tapi dengan satu syarat" devan menatap yola tajam


"syarat apa?"


"kalo kamu ingin rafa tidak masuk penjara,kita harus pindah ke luar negri supaya tidak akan ada lagi masalah seperti hari ini"


"ok,kita pergi" agak berat sebenarnya buat yola,tapi ini juga demi kebaikan nya,dia juga sudah tidak mau lagi berhubungan dengan rafa


keesokan harinya


semua berkas untuk persiapan pindah pun selesai


tak banyak yang tau jika mereka akan pindah ke luar negri,mereka hanya memberi tahu sherin dan dokter leon saja


#####


3 bulan kemudian


"yola bangun....ayo sarapan" panggil devan didepan kamar viola


tak lama kemudian viola keluar dengan baju yang sudah rapi hendak pergi ke kampus


"kak,,,yola pergi dulu ini sudah terlambat" ucap yola dengan berjalan sedikit cepat menuju pintu


"tunggu ..sarapan dulu dong" ucapan devan menghentikan langkah yola


"gak usah kak,nanti makan di kampus saja " tolak yola dengan sopan lalu dia buru buru keluar


#####


"gue pasti udah gila rin?" ucap yola pada sherin diseberang telfon nya


"ada apa sih la? serius banget kayak nya?" sahut sherin yang sedang rebahan di tempat tidurnya

__ADS_1


"wah...ini gila...sumpah"


"apa sih....jangan bikin orang penasaran deh,,, tho the poin aja ada apa an?" kesal sherin


"kayak nya gue suka sama kak dev!!!"


"la emang kenapa? dia kakak lo kan? ya pasti lah lo suka sama dia "


"maksud gue,....kayak nya gue jatuh cinta beneran sama kak dev deh rin,,,aduh gimana dong....apa yang harus gue lakuin rin" terlihat yola hanya mengaduk aduk sarapan yang telah dia pesan


"hah....serius lo La?" sherin seolah tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar


"gue serius rin.... udah sering gue coba buat buktiin perasaan gue,dan gue rasa gue cinta sama kak dev sebagai pria dewasa bukan sebagai seorang kakak,,,menurut lo gue gila gak sih? kenapa gue bisa jatuh cinta sama kak dev?" yola terlihat frustasi


"ha ha ha ha....."sherin malah ngakak mendengar pengakuan sahabat baik nya itu


"ih...resek banget sih lo...gue disini hampir nangis tapi lo malah ketawain gue"


",ya habis nya lo lucu banget sih...yaudah emang kenapa kalo lo suka sama kak dev,toh dia bukan kakak kandung lo dan kalian gak punya hubungan darah sama sekali,jadi menurut gue nikmati dan jangan kekang perasaan lo sekarang,jika perlu lo ungkapin langsung sama kak dev biar dia tahu perasaan lo yang sebenarnya" saran sherin ada benarnya juga


"ya gak mungkin lah gue ungkapin perasaan gue sama kak dev,yang bener aja kalo kasi saran"gerutu viola kesal "udah ah gue tutup dulu telfon nya,gue lapar mau makan dulu,pesanan makanan gue udah dateng semua"


"kenapa gak makan dirumah?biasanya kan selalu sarapan bareng sama kak dev?"


"gue kabur dari kak dev,gara gara kejadian semalam?"


#flash back on#


sepertinya yola sedang belajar sambil menunggu kepulangan devan,tapi karna devan tak kunjung pulang akhirnya yola pun ketiduran


devan menatap dengan penuh kasih sayang pada viola yang tengah tidur,sesekali dia mengelus rambut panjang wanita yang di cintai nya itu


"yola bangun... " devan berusaha membangun kan yola tapi sepertinya yola sangat capek dan mengantuk,jadi dia tidak bangun


devan membawa yola ke kamarnya,saat devan meletak kan tubuh yola,tiba tiba yola terbangun dan posisi wajah mereka sangat dekat sekali


entah apa yang yola pikirkan saat itu,dia tersenyum dengan manis dan sesaat kemudian kedua tangan nya melingkar ke belakang leher devan lalu menarik nya hingga wajah mereka tak berjarak


saat itu devan pun tak menolak dengan apa yang dilakukan yola padanya


pelan pelan yola men ci um bibir devan dengan lembut dan penuh perasaan,,,,ini adalah pertama kali nya dia melakukan nya


devan dengan lembut mencoba menuntun yola untuk sedikit membuka mulutnya supaya devan bisa menjelajahi seluruh bi bir indah gadis yang di cintai nya tersebut


pelan tapi pasti mereka berdua saling me lu mat bii bir masing masing saat tiba tiba suara dering ponsel devan membuyarkan apa yang mereka lakukan


seketika yola langsung menutupi wajahnya dengan selimut dan berpura pura tertidur lagi


devan hanya tersenyum melihat tingkah yola,"selamat malam...tidur yang nyenyak,semoga mimpi indah " devan beranjak meninggalkan yola dan mengangkat telfon nya


#flash back off#

__ADS_1


sherin semakin ngakak mendengar cerita yola


"gue gak tau apa yang merasuki otak gue sampai berani melakukan itu tadi malam,,,,ah...malu banget gue sumpah....gue gak berani berhadapan langsung sama kak dev"


tanpa yola sadari devan sejak tadi berada tak jauh dari tempat nya menelfon sekarang


devan memang sengaja mengikuti yola karna dia yakin yola akan canggung karna kejadian semalam


selesai makan yola pergi ke wastafel untuk mencuci tangan nya


"yaudah sih...elo ungkapin aja perasaan lo sama kak dev,gue dukung 100 persen kok" lagi lagi sherin memberikan saran seperti itu


"rin lo jangan ngaco deh!!! mana mungkin gue ngomong 'kak dev...i love you...' ya gak mungkin lah..." sergah yola


"kenapa gak mungkin" suara bariton seorang lelaki mengagetkan yola, dia langsung mematikan sambungan telfon nya


yola sangat hafal dengan suara itu,,,"duh...kenapa kak dev ada disini juga sih?" gumam nya


yola membalikkan badan nya "kak dev....lagi ngapain disini?"


devan hanya tersenyum "kalo sudah selesai makan,ayo kak dev antar ke kampus"


"gak usah kak....kan kampus nya udah deket,biar yola jalan aja sekalian olahraga" tolak yola dengan halus


dia kembali ke meja nya untuk mengambil barang barang nya lalu keluar dari rumah makan tersebut


"yaudah kak dev ke kantor aja,aku juga mau ke kampus...da da..." yola hendak meninggalkan devan


tapi devan menahannya dengan memegang tangan yola


yola tak jadi pergi,devan menatap lembut mata yola dan memegang kedua tangan nya "yola...kak dev mau jujur sama kamu,,,sudah sejak lama kak dev menyimpan perasaan ini untuk kamu,,,kakak bener bener sayang sama kamu,tapi semua itu kakak tahan karna tidak ingin mempengaruhi hubungan keluarga kita,dan sekarang setelah kakak tau kalo kamu juga memiliki perasaan yang sama dengan kakak,,,jadi kak dev berani mengatakan ini...yola...i love you....gimana jawaban kamu?"


yola syok sekaligus senang,dia tidak tau mau mengatakan apa lagi dia hanya bisa mengangguk dengan tersenyum


dev langsung memeluk yola dengan sangat senang


"makasih yola....makasih ....kakak sayang banget sama kamu.." devan menciumi puncak kepala yola sambil memeluknya


untungnya tempat parkir rumah makan itu sedang sepi karna memang masih pagi


puas memeluk yola,devan mengajak yola naik mobil untuk jalan jalan,karna sebenarnya hari ini yola tidak ada kelas,dia hanya pura pura pergi ke kampus untuk menghindari devan saja


saat didalam mobil devan selalu menggenggam tangan yola dengan satu tangan nya meskipun sedang menyetir mobil, dan berkali kali mencium punggung tangan yola dengan lembut


devan terlihat sangat bahagia,berbeda dengan viola yang masih terlihat canggung dan malu malu....


\#Tamat\#


terimakasih udah mampir disini,,,,jangan lupa juga mampir di( "pembalasan terbaik ") ("selir berdarah dingin") dan ("terjebak cinta segitiga")


makasih😍😍😍😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2