
Sesampainya dirumah sikembar langsung kekamar masing masing begitupun devan
Zafran pergi kekamar devan untuk menanyakan perihal terapi yola hari ini
Mereka senang karna yola sudah menunjukkan banyak perubahan dalam sikap nya pada keluarga nya
*
Dikamar yola dia sedang berbaring sambil bermain ponsel dan mendengarkan musik lewat headphone nya
Tiba tiba ada panggilan masuk dan itu dari rafa,
"halo,,,, iya kak ada apa?" ucap yola saat mengangkat telfon
"kamu ada dimana sekarang?" tanya Rafa diseberang
"aku dirumah, kenapa kak?"
"tadi kalian dimarahin ya sama kakak kalian? , soalnya tadi dia kelihatan sangat marah sama kalian berdua"
"enggak kok,,, dia hanya salah paham aja,,, dia pikir kalian adalah pacar kami, makanya dia tidak senang dengan hal itu"
"kenapa begitu?" Rafa sedikit bingung
"ya karna kita berdua udah janji gak mau pacaran sampai lulus sekolah, jadi dia pikir kami melanggar janji kami itu" yola menjawabnya dengan santai
"oh..." Rafa diam karna bingung mau ngomong apa lagi
"halo... Kak.." yola memanggil Rafa karna dikira hp nya mati
"ya..."
"aku pikir telfon nya mati"
"gak.. Cuma signal nya kurang bagus jadi suaranya kurang jelas" bohong rafa
"halo... Halo... Kak Rafa... Halo... Kak... Halo" yola berpura-pura memanggil Rafa dan yola sengaja langsung mematikan panggilan nya
Yola menon aktifkan hp nya supaya Rafa tidak menelfon nya lagi
sedangkan Rafa menjadi panik karena teleponnya terputus, dia dengan cepat menelpon kembali nomor Yola dan ternyata nomornya sudah tidak aktif
Rafa mengira bahwa HP Yola lowbat, jadi dia memutuskan untuk tidak menelponnya lagi
tak Berapa lama kemudian yola menghidupkan kembali hp-nya dan membuatnya dalam mode pesawat supaya tidak ada yang mengganggunya saat dia sedang asyik mendengarkan musik.
__ADS_1
***
Hari liburan sekolah sudah berakhir, semua murid kembali keaktifitas seperti biasanya
Kini hubungan yola dan Rafa juga lumayan akrab, Rafa hampir tiap hari menelfon yola dengan memakai berbagai macam alasan
Tiap hari saat istirahat sherin dan yola sudah terbiasa dengan kehadiran rafa dan juga rio
Mereka selalu pergi kekantin bersama, kadang saat yola sedang tidak ingin pergi kekantin dan tetap berada dikelasnya, Rafa dengan senang hati akan membeli beberapa makanan dan minuman untuk dibawa kekelas yola
Rafa terus saja mencoba mendekat pada yola, walaupun yola tak begitu memperdulikan nya
Tapi yola hanya manusia biasa, terkadang dia sedikit goyah dengan pendirian nya sendiri karna sikap Rafa yang selalu baik dan perhatian padanya
*****
Disisi lain devan perlahan sudah sedikit melunak dan mencoba menerima cleo didalam hidupnya
Cleo dengan telaten mencoba meluluhkan hati devan dan membuatnya menerimanya
Cleo bahkan sudah mendekati kedua orang tua devan, tapi cleo sedikit kesulitan menangani sikembar
Karna dari awal vio sudah tidak menyukai cleo, begitupun yola yang tidak pernah berbicara pada cleo jika tidak ada perlunya
Hari ini malam minggu, devan sudah punya rencana untuk pergi makan malam dengan cleo
diluar rumah, tapi tiba tiba vio merengek ingin minta ikut bersama devan
Devan yang memang sudah sangat menyayangi vio layaknya adik kandung sendiripun akhirnya membawa vio ikut dengan nya
Mereka berdua sampai ditempat yang sudah ditentukan, cleo sudah berada disana karna dia memang ada acara didaerah sana sebelum nya
Cleo kaget dengan kedatangan devan yang membawa serta viona
"loh... Vio ikut juga ya!!!" ujar cleo basa basi,dia tersenyum manis seperti biasanya
"iya, vio ikut, gak papa kan?" Tanya devan
"gak papa dong... Dengan begitu aku bisa lebih dekat dengan calon adik iparku" cleo mengelus rambut vio pelan
"gak usah sok akrab deh lo sama gue" tukas vio kesal
"vio,,, gak boleh gitu!!! Bagaimana pun juga kak cleo ini lebih tua dari kamu, jadi kamu harus sopan padanya" devan menasihati
"udah gak papa dev... Perlahan lahan dia juga akan Terbiasa dengan kehadiran ku" ucap cleo lembut
__ADS_1
Mereka makan malam bersama, setelah selesai makan vio mengajak devan untuk menemaninya bermain di mall
Devan menuruti semua keinginan vio, Mereka pergi ke mall dan bermain bersama-sama di sana
kini Cleo mencoba untuk mendekati Vio dengan cara selalu menemaninya bermain dan bercerita tentang sesuatu hal yang vio sukai
Cleo juga mengajak vio untuk pergi berbelanja, awalnya devan yang akan membayar semua belanjaan mereka tapi cleo menolak dengan alasan dia ingin memanjakan adik iparnya itu menggunakan uangnya sendiri
Devan akhirnya setuju dan membiarkan cleo yang membayarnya
Fiona sangat senang karena ternyata Cleo sangat cocok untuk diajak bersenang-senang dan juga sama-sama gila belanja
Vio yang awalnya tidak menyukai Cleo, Sekarang dia sudah berubah pikiran dan mulai menyukai Cleo, dia bahkan setuju jika kakaknya menikah dengan Cleo
Cleo senang karena dia merasa sudah berhasil meluluhkan hati Viona dan kini masalah cleo hanya tinggal satu orang yaitu Viola
setelah puas berbelanja akhirnya mereka bertiga pulang
Devan terlebih dahulu mengantarkan Fiona pulang ke rumahnya, sekaligus Cleo juga ingin memberikan hadiah untuk Viola dan juga dia ingin bertemu dengan orang tua devan
mereka sampai di rumah Devan, orang tua Devan menyambut hangat kedatangan Cleo
mereka sedikit berbincang di ruang tamu, semua berkumpul di sana hanya Yola yang berada di kamarnya
tak Berapa lama kemudian Yola keluar dari kamarnya dengan menggendong juju dan akan meletakkan juju di kandangnya
Cleo terlihat senang melihat Yola keluar dan dia hendak mendekatinya dan akan memberikan hadiah untuknya, tapi niatnya itu diurungkan saat dia melihat Yola menggendong kucing karena Cleo sangat tidak menyukai binatang yang manis itu
Yola akan pergi ke kandang Juju tanpa menyapa semua orang yang sedang berbincang di ruang tamu
Tiba tiba mama memanggil nya sebelum yola keluar rumah karna kandang juju berada disamping rumah utama
Yola mendekat ke mamanya "ada apa MA?"
"ini loh sayang ada kak cleo,,, sini duduk dulu sama kita" ucap mama dengan menepuk kursi disebelahnya
Melihat yola mendekat cleo dengan cepat berlari
Semua orang kaget "kenapa cleo?" tanya mama devan
"itu tan... Aku takut sama kucing" cleo menunjuk kucing digendongan yolA
Yola tertawa sinis, dia lalu berjalan keluar untuk meletakkan juju dikandangnya
Dan dia kembali lagi keruang tamu dan duduk disamping mamanya
__ADS_1