
Saat hendak keluar kafe, yola menghentikan langkahnya
"oh.. Ya, gue lupa, besok adalah ulang tahun gue dan vio,,, kalian boleh dateng kalo kalian mau" yola mengeluarkan beberapa undangan ulang tahun nya dan meletakkannya dimeja
"dan satu hal lagi, kalian nggak perlu bawa kado apa apa, cukup datang saja itu sudah cukup" setelah selesai mengatakan nya yola keluar dari kafe diikuti vio, tiara dan sherin...
Chika mengambil satu undangan dan membacanya
"hah...serius mereka tinggal kawasan elit ini,,, wah gila,,, gue masih nggak percaya dengan ini semua" seloroh rena
"kenapa lo gak percaya? Kalian semua udah lihat tadi kan Viola bayarin makanan kita pakek Black card, itu tuh udah membuktikan kalau sikembar emang tajir sekarang,,, lo mau bukti apa lagi?" timpal mantan ketua kelas saat smp dulu
"ha.. Ha.. Gue masih belum yakin kalo gue belum pastiin sendiri dimana mereka tinggal, gue bakal dateng di acara ultah mereka besok" rena tersenyum jahat
***
Setelah berada diluar kafe
"hebat hebat... Ini yang gue suka dari lo, (vio bertepuk tangan) gue pikir reuni kali ini akan membosankan ternyata hari ini gue cukup senang karna udah- buat mereka yang dulu membuly kita tak berkutik seperti tadi"
"iya, gue juga heran sama mereka berdua kenapa terus saja ngganggu kalian bahkan setelah hampir 2 tahun tak bertemu" timpal tiara
"yaudah lah biarin aja, vio lo pulang sama tiara dan sherin kerumah sherin pakek mobil kita, gue mau minta kak Rafa buat anterin gue kesana juga" ucap yola saat mobil Rafa hampir mendekat
"kenapa gak bareng kita aja?" vio masih tidak mengerti
"lo lupa kalau gue ngaku pacarnya kak Rafa? Kalo gue pulang bareng sama lo, yang ada mereka bakalan curiga, dan satu hal lagi gue juga nggak mau kalo kak Rafa tau tentang rumah kita, jadi sekarang lo pulang kerumah sherin dan gue bakal nyusul kesana"
__ADS_1
Sherin, tiara dan vio pun masuk ke mobil dan langsung menuju kerumah sherin.
Rafa turun dari mobil dan membukakan pintu depan untuk Viola
"makasih kak" ucap Viola sopan
Rafa hanya tersenyum sembari menutup pintu mobil
"lo kak Rio nya mana, kok gak ikut mobil ini juga?" yola bertanya karna dia tidak melihat keberadaan Rio yang datang bersama rafa
"oh,, Rio bilang ada urusan mendadak didaerah sini, jadi dia pergi lebih dulu" Rafa tidak menatap yola saat menjawab nya, dia fokus kedepan
"oh... Gitu" seru yola santai
Rafa tersenyum saat mengingat Rio
"kenapa tersenyum?" yola menatap wajah Rafa yang tersenyum senang
"nggak papa, aku cuma seneng aja bisa nganterin kamu pulang" ucap Rafa berbohong
"kak... Untuk yang tadi sorry ya!!" yola menunduk
"sorry kenapa? Emang kamu buat salah?" Rafa berpura-pura tidak mengerti dengan ucapan yola
"ya.. Yang tadi.. Sorry karna udah bohong sama teman-teman smp ku dan bilang kalo kak Rafa adalah pacarku" yola tetap menunduk karna malu
Rafa tertawa kecil "santai aja kali.. Emang kamu dulu beneran suka sama cowok dengan wajah songong tadi itu ya?"
__ADS_1
Yola tertawa terpaksa,,, lalu mengangguk
"dia maksa aku buat telfon pacarku dan menyuruhnya menjemput ku dikafe, kalo gak dia akan terus mengganggu ku,,,"
"jadi kebetulan sekali dong aku datang tadi?" Rafa menghentikan mobil nya karna lampu merah, dia menatap yola yang sedang menunduk
"iya, kebetulan banget,,, makasih ya kak" yola menatap Rafa sebentar lalu menunduk lagi
"iya sama sama" Rafa tertawa kecil saat melihat yola yang sepertinya malu setelah tatapan nya bertemu dengan mata Rafa
"kita berhenti sebentar ya, aku mau beli sesuatu,,, setelah itu aku akan mengantar kamu pulang,,, rumah kamu dimana?"
"tolong anter aku kerumah sherin aja, soalnya vio nunggu aku disana"
"Ok,,, aku beli beli dulu ya, kamu tunggu disini sebentar"
Yola mengangguk, Rafa langsung keluar dan menyebrangi jalan
"mau kemana dia, pakek nyebrang segala?" yola memperhatikan Rafa yang sedang menyebrang "dia memang baik dan ganteng, gak salah rena tadi bilang kalo gue pinter nyari cowok, andai dia benar cowok gue" viola tertawa sendiri membayangkan jadi pacar Rafa
"ish... Apa yang gue pikirin,,," yola buru buru membuang bayangan Rafa dibenaknya
Sesaat kemudian Rafa datang dengan membawa beberapa es boba kesukaan viola
Rafa masuk kemobil dan memberikan bungkusan es boba nya pada yola
*hah.. Dia bela belain nyebrang cuma buat beli es boba buat gue?* batin yola
__ADS_1