
Rafa hendak mengejar Leon tapi Denis dan Rio menahannya
"kak Rafa apaan sih,,," Yola mulai gerah dengan sikap Rafa
"sayang....ayo kakak antar pulang" Rafa yang awalnya emosi kepada Leon langsung melunak dan memegang tangan Yola
"jangan seperti ini kak" Yola menepis tangan Rafa
"ok..kakak antar pulang ya,,,biar Denis yang bawa motor nya"
"kak....kenapa sih kakak harus kasar sama kak Leon tadi?"
"sayang...maafin kakak ya...kamu tau kan kalau kakak itu sayang banget sama kamu, kakak nggak suka kamu terlalu dekat dengan pria lain" Rafa mencoba menjelaskan
"kak...cukup ya... nggak cuma sekali lho kakak seperti ini, setiap aku bicara dengan pria lain yang bahkan hanya sedang membicarakan masalah kuliah saja kakak akan kasar pada mereka,,,, " ucap Yola dengan tegas
"Yola...wajar dong kalau kakak cemburu itu berarti kakak benar-benar sayang sama kamu" bantah rafa
"kak Rafa itu berlebihan tau gak? dan cemburu kakak itu tidak beralasan,,,,dengan kakak begini itu menandakan kalo kakak gak percaya sama aku,,,kakak selalu curiga dan marah gak jelas seperti ini"
"bukan gitu sayang...kakak percaya sama kamu...itu semua kakak lakuin karena takut kehilangan kamu,,, kakak cinta sama kamu, kamu tau itu kan?"
"please....hentikan tindakan kak Rafa yang seperti ini...semua ini membuatku berpikir kalau kakak tidak benar-benar mencintaiku,ini bukan cinta, kak Rafa hanya terobsesi saja padaku,,,, aku lelah karena kak Rafa terlalu mengekang ku"
setelah mengatakannya Yola langsung memakai helmnya dan segera melajukan sepeda motornya setelah Sherin juga ikut naik
Rafa hanya terdiam dan terpaku melihat Yola meninggalkan nya
mereka pun naik mobil dan juga pulang ke rumah rafa
sesampainya di rumah, Rafa terus memikirkan semua perkataan viola
"bro...sorry kalo gue mengatakan ini...tapi menurut gue Lo emang terlalu mengekang Yola,ini tidak baik buat hubungan kalian" Rio mencoba menasehati sahabat nya itu
"menurut kalian gue salah seperti itu?"Rafa menatap Denis dan Rio bergantian
"kalo gue boleh jujur,Lo sekarang emang udah berubah,Lo terlalu over protective dan cemburuan sama Yola,,,cewek gak bisa digituin bro...dia akan lelah jika Lo terus seperti ini"timpal Denis
"entah lah....tapi gue bener bener sayang sama Yola dan gue takut kehilangan dia" Rafa menutup wajah dengan kedua tangan nya
Rio dan Denis pun tak bisa bicara apa apa lagi
sementara Yola setelah mengantar sherin pulang, dia pun langsung pulang ke rumahnya sendiri
Yola berendam di bath up untuk menenangkan diri dan mendinginkan kepalanya
berkali kali Rafa mencoba menelpon Yola,tapi tidak diangkat
__ADS_1
Rafa sadar akan kesalahannya dan akan memberi waktu untuk Yola tenang terlebih dulu
beberapa hari kemudian....
Rio menelpon Yola untuk meminta tolong
hari ini rencananya Rio akan mengungkapkan perasaan nya pada Sherin disebuah kafe
karena beberapa bulan terakhir mereka berdua memang dekat tapi masih tanpa status
Rio meminta Yola membawa Sherin ke kafe
Yola dengan senang hati membantu,karena sherin adalah sahabat nya dan Rio juga orang baik
Yola menelpon Sherin dan mengajaknya hang out bareng,Sherin pun setuju
mereka berdua menaiki sepeda motor
"sumringah banget tuh wajah....udah baikan nih ceritanya?" goda Sherin
"baikan sih belum yah,,,,tapi hari ini gue lagi seneng" celoteh Yola
"seneng kenapa sih?" Sherin makin heran karena Yola terus tersenyum sambil memakai helm nya
"dih....aneh nih anak...jangan senyum senyum sendiri ntar disangka gila Lo sama orang" ejek Sherin
"ayo ah jalan, ngobrol terus dari tadi" Yola menghidupkan sepedanya dan mereka pun menuju kafe
"udah...turun dulu...kita masuk dulu sebentar,gue haus mau beli minum " Yola pun masuk ke kafe diikuti Sherin dibelakang nya
tanpa curiga Sherin pun memesan makanan dan minuman
5 menit kemudian pelayan membawa dua nampan yang tertutup kemeja mereka
"cepat banget...padahal baru pesan barusan" bisik Sherin dengan tertawa
ternyata saat Sherin membuka tudung sajinya yang ada di dalam nampan itu adalah setangkai bunga mawar
"loh....kok bunga sih? dikira kita titisan Suzanna apa dikasih makan bunga?" tanya Sherin bingung
ia pun membuka tudung saji yang kedua dan ternyata di dalamnya adalah sekotak coklat berbentuk hati
"coklat???? Lo mesen coklat la?" tanya Sherin pada Yola yang sedang main hp
"Lo ngapain sih dari tadi? foto gue Lo ya?" imbuhnya
Yola hanya tersenyum,dia tetap merekam gambar Sherin dengan hp nya
__ADS_1
"woi....Lo mesen ini? apa mereka salah ngasih ya?" Sherin bingung sendiri
"enggak kok...ini memang buat kamu" sahut Rio yang tiba tiba muncul dari belakang Sherin
"kak Rio.." Sherin kaget sekaligus senang
"iya bunga dan coklat itu buat kamu" Rio duduk didepan Sherin setelah Yola berdiri dan memberikan tempatnya
"maksudnya apa kak?" tanya Sherin dengan tersenyum
"Sherin....kita udah kenal dari SMA,dan akhir akhir ini kita semakin dekat dan aku merasa kita cocok satu sama lain,,,,aku akan jujur sama kamu,,,aku suka sama kamu dan aku harap kamu mau Nerima aku untuk jadi pacar kamu" Rio membuka sebuah kotak yang berisi sebuah gelang
dan ternyata gelang itu memang yang sangat diinginkan oleh Sherin
Sherin tak bisa berkata apa apa, dia sangat senang bukan hanya karena Rio menyatakan cinta padanya tapi dia akhirnya juga mendapatkan gelang yang benar-benar diinginkannya sudah sejak lama
"to be my girlfriend Sherin?" ucap Rio lagi
Sherin hanya tersenyum dan mengulurkan tangan nya pada Rio
dengan cepat Rio langsung memakaikan gelang itu ke tangan sherin
"thank you" ucap Rio yang langsung memeluk Sherin
semua orang yang menyaksikan itu berteriak senang... tak lupa Yola yang dari tadi terus mengabadikan momen itu pun langsung menghampiri Sherin yang sedang berpelukan dengan Rio
"udah udah... malu dilihat banyak orang" goda Yola kepada mereka berdua
mereka berdua melepaskan pelukan sambil tertawa mendengar ucapan Yola
"Lo udah tau ya semua ini?" tanya Sherin penasaran
Yola hanya mengangguk dengan tertawa
"aku yang meminta tolong pada Yola untuk membawa kamu ke sini"sahut Rio
Sherin pun memeluk Yola dengan berkaca kaca "thank you my best friend....i love you"
"apa an sih lo...geli tau dengar Lo ngomong gitu" Yola melepas pelukan nya, sebenarnya dia juga berkaca kaca melihat sahabatnya bahagia
semua orang tertawa melihat interaksi kedua nya
acara penembakan selesai dengan baik
tak lama kemudian band pun memainkan lagu-lagu nya
satu lagu selesai,,,mereka menikmati lagu sambil makan camilan sore
__ADS_1
melihat Sherin yang duduk disampingnya sambil dipeluk Rio pun membuat Yola gerah
"ah...gue pulang aja deh...gerah gue jadi obat nyamuk disini" Yola menutupi wajahnya dengan buku menu