Rumah Tanggaku Hancur Di Tangan Ibu Mertua

Rumah Tanggaku Hancur Di Tangan Ibu Mertua
Bab 39


__ADS_3

" Semoga saja kalian cepat mendapatkan bayi ya Nak,kalian harus lebih sering lagi melakukan nya.Ibu sudah lama sekali menanti cucu dari dari Bayu,dan Ibu berharap Kamu adalah wanita yang kan menjadi ibu nya.kalau perlu Bayu jangan Kamu lepas pulang kerumah wanita mandul itu! Si Naya yang nggak tahu diri itu, keenakan dia nya dong,tahan Bayu di rumah mu ya Nak, Ibu titip Bayi sama Kamu, terimakasih sudah mengirimkan uang untuk ibu."


" Bayi? Pulang ke rumah Aku? Siapa yang di telepon oleh Ibu mertua ku itu? Apa jangan-jangan dia sudah mengetahui tentang perselingkuhan anak nya?" Gumam Naya masih berdiri menguping semua pembicaraan yang di lakukan oleh Ibu mertua nya.


" Sejak kapan semua ini terjadi? Kenapa mereka semua seolah kompak ingin menyakiti Aku?" imbuh nya dengan mata membulat sempurna.mendengar penuturan ibu mertua nya seolah tidak ada beban dan tidak pernah takut akan dosa ,dan seolah membenarkan apa yang di lakukan oleh anak nya.padahal dia tahu sendiri anak nya sudah memiliki istri dan masih terikat ikatan yang sah dengan istri nya.


Naya yang hendak berkunjung dengan baik-baik pun mengurungkan niat nya, ucapan salam yang ingin dia ucapkan terpaksa dia simpan rapat di dalam mulut nya.sakit sekali rasanya mendengar Ibu mertua nya malah mendukung wanita lain dan memuji nya setinggi langit di depan mata Naya secara langsung.seolah Naya bukan lagi bagian dari keluarga mereka.


" Ibu akan selalu mendukung kalian apapun yang terjadi,masalah si Naya tidak perlu Kamu pikirkan, palingan sebentar lagi akan di talak sama Bayu, dia itu nggak ada guna nya, kerjaan nya tidur dan kelayapan terus,cuman bisa ngabisin uang Bayu aja.Ibu yang akan mendesak Bayu untuk menceraikan wanita itu."ucap Ibu Romlah begitu santai nya.


Suara milik Ibu mertua yang duduk di sofa ruang tamu mampu menyadarkan Naya bahwa dia sudah salah masuk ke dalam rumah tangga,tidak seharusnya dia memilih mereka sebagai keluarga kedua nya.yang hanya pintar dalam bersilat lidah dan menguras uang nya saja.


" Aku yang akan mengurus perceraian itu,bukan anak Ibu." gumam Naya tersenyum sinis.seperti biasa nya, wanita ini tidak ingin lagi menangisi lelaki hidung belang itu.hanya saja dia sedikit syok mengetahui ternyata perselingkuhan suami nya di sponsori oleh Ibu kandung nya sendiri.bahkan secara terang-terangan ingin menyingkirkan dia dari keluarga mereka.


" Di mana Mas mu itu Nak?" tanya Ibu Romlah begitu lembut nya.berbeda sekali dengan cara dia berbicara dengan Naya.


" Dia memang lebih baik berhenti saja dari perusahaan itu,gaji nya terlalu kecil padahal dia sudah cukup lama bekerja di sana.ide Kamu juga bagus Nak,Bayu anak yang pintar,Ibu yakin dia bisa mengelola rumah makan dan usaha roti Kamu itu?" ucap Ibu Romlah tanpa merasa curiga ada seseorang yang mendengar kan percakapan mereka.hati nya terlanjur senang mendengar ucapan Rani yang ingin menyerahkan semua usaha nya agar di urus oleh Bayu.


" Terimakasih ya Nak,Kamu memang menantu idaman sekaligus kesayangan ibu." ujar Ibu Romlah terdengar selalu memuji wanita itu.


" Siapa sebenarnya wanita itu? Usaha roti? Rumah makan? Pantesan saja mereka senang karena mendapatkan wanita yang berpenghasilan tinggi." gumam Naya mengangguk kan kepala nya mulai mengerti arah permainan satu keluarga ini.


Suara Ibu Romlah terdengar begitu bahagia menyebut kata menantu kesayangan dan idaman.kepala Naya mulai berpikir keras bahwa selama ini dia tidak pernah berarti apa-apa untuk ibu mertua nya ini, pengorbanan yang selama ini dia lakukan tidak pernah sedikitpun mereka hargai,ada wanita lain yang lebih dia sayangi dan dia sanjung sebagai kesayangan nya.padahal selama ini Naya yang sudah berkorban banyak membantu keluarga ini,mulai dari uang dan segala kebutuhan hidup lain nya.

__ADS_1


" Akan Aku buktikan kepada kalian berdua,Aku bukan lagi wanita bodoh yang bisa kalian injak-injak begitu saja." gumam Naya mengepal kuat jemari nya.


Dengan darah yang sudah mendidih, Naya memilih pergi dari rumah ini, tentu nya dengan membawa serta mobil milik nya.


" Untung saja Aku membawa kunci cadangan ini,pasti pria brengsek itu sudah tidak butuh lagi mobil ini karena dia sudah punya mobil baru dari kekasih nya." gumam Naya lalu membuka pintu mobil itu menggunakan kunci yang dia bawa.


Sebelum menjalankan misi nya,Naya mengirim pesan terlebih dahulu kepada Melati yang sedang menunggu di luar pagar,niat hati ingin meminta secara baik-baik mobil ini,namun dia malah mendapat kan fakta yang membuat diri nya semakin yakin untuk menjauh dan keluar dari keluarga ini.


Sudah cukup selama ini dia menjadi menantu yang berbakti kepada Ibu mertua nya,sikap dan perilaku keluarga ini membuat Naya semakin risih dan merasa sangat jijik melihat nya.sungguh semua ini tidak pernah di bayangkan sebelumnya oleh Naya,di khianati begitu sadis nya oleh suami yang selama ini dia perjuangkan.


"Aku akan menghancurkan hidup mu seperti Kamu menghancurkan hidup ku Mas,lihat lah! Sebentar lagi akan Aku balas semua ini." gumam Naya menggenggam erat setir mobil milik nya.


" Kita pulang ke rumah kita ya mobil, disini tidak aman lagi untuk kita berdua." imbuh nya melihat ke arah luar pagar.


Setelah melihat Melati sudah memindahkan mobil nya ke arah depan,Naya perlahan mengeluarkan mobil nya dari garasi milik Ibu mertua nya,dia tidak lagi bisa berbuat lemah lembut dan meminta izin kepada mereka semua,toh selama ini mereka juga tidak pernah meminta izin menggunakan milik nya.


" Aku akan memulai hidup baru tanpa ada manusia parasit seperti kalian." gumam Naya.lalu membuka sedikit kaca mobil nya agar Melati mengikuti nya dari belakang.


Melati pun mengangguk kan kepala nya lalu bergegas menyalakan mesin mobil nya dan meninggalkan pekarangan rumah Ibu mertua Naya.


Wanita ini berpikir bahwa semua ini pasti tidak terjadi secara kebetulan belaka,segala perbuatan buruk akan terbongkar sendiri nya tanpa mereka sadari.berawal dari niat nya yang ingin membuka sebuah cafe ternyata dari sana yang maha kuasa memberi dia petunjuk dan sudah di atur sedemikian rupa agar Naya mengetahui semua rahasia ini.


" Jangan salahkan Aku jika suatu hari nanti, terjadi sesuatu kepada kalian,Aku tidak akan bisa lagi mencegah Papa untuk membalas semua perbuatan kalian."ucap Naya lirih.

__ADS_1


Di dalam perusahaan nya saat ini,Pak Ridwan sedang marah-marah mengetahui semua perilaku menantu nya selama ini.dada nya terasa sangat sesak mengetahui putri nya di perlakukan secara tidak manusiawi oleh suami dan keluarga nya.


"Bagaimana keadaan putri ku saat ini?" tanya Pak Ridwan.


" Nona Naya baik-baik saja Tuan, seperti nya Nona Naya sudah mengetahui semua ini,saat ini bahkan Nona Naya sudah jarang tinggal satu rumah dengan suami nya." tutur Komo menjelas kan.


" Terus ikuti kemana pun laki-laki itu pergi,dan kirim kan juga beberapa anak buah kita untuk menjaga Naya dari jauh,jangan sampai terjadi apa-apa kepada dia." pinta Pak Ridwan.


" Baik Tuan,akan segera Saya laksanakan." ucap nya lalu keluar menjalankan perintah sang Tuan besar.


Hancur sekali perasaan Pak Ridwan saat ini, putri yang begitu dia sayang,dia jaga sepenuh hati nya, ternyata hidup menderita dengan lelaki yang sudah menjadi suami nya,hati nya hancur berkeping-keping mengetahui kenyataan ini.


" Apa salah putri ku kepada kalian sehingga kalian tega berbuat seperti ini kepada dia?" batin Pak Ridwan menatap tajam ke arah luar.


" Kalau seperti ini cara kalian membalas kebaikan ku? Jangan salah kan Aku jika setelah ini hidup kalian sekeluarga akan hancur lebur." imbuh nya lalu mengeluarkan ponsel dari saku celana nya dan bergegas menghubungi seseorang.


" Halo Riko! Pecat sekarang juga Bayu dari perusahaan Kamu." pinta Pak Ridwan begitu tegas nya dengan tatapan mata elang nya.


" Dia bukan lagi anggota keluarga kita,usir dia jauh-jauh dari perusahaan mu itu,kalau perlu beri dia kartu hitam agar tidak ada lagi perusahaan yang mau memakai jasa lelaki pengecut seperti dia." ucap Pak Ridwan, sorot mata lelaki paruh baya ini memancarkan sebuah kekecewaan yang sangat dalam.tidak pernah dia bayangkan bahwa putri nya sanggup bertahan di dalam rumah tangga yang rumit itu.


" Dia sudah berani menyakiti Naya,dan melakukan perselingkuhan di belakang Naya." ucap Pak Ridwan menjelaskan.


Pak Ridwan langsung menutup sambungan telepon nya setelah mengutarakan semua keinginan nya.

__ADS_1


" Kenapa Kamu tidak pernah jujur kepada Papa Nak? Kenapa? Kalau saja Kamu jujur dari awal,Papa dengan senang hati akan menolong Kamu." gumam Pak Ridwan masih menunggu kejujuran dari mulut putri nya,beliau tidak ingin membuat sang putri semakin merasa tertekan dengan semua pertanyaan yang akan mereka ajukan.


Jangan lupa Like Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰😍


__ADS_2