
Setelah mendapatkan kiriman uang dari Rani, Sepasang ibu dan anak itu pun bergegas keluar dari rumah nya menaiki sebuah taksi online yang sudah menunggu di depan rumah mereka.semua pintu rumah dan pintu pagar sudah di gembok habis oleh Ibu Romlah.
" Duh! Ibu kok merasa ada yang kurang ya Ra,tapi apa ya?"ucap Ibu Romlah lirih begitu duduk di kursi penumpang taksi online.
" Apaan lagi sih Bu! Kan tadi kita udah ngecek bareng isi tas Ibu,yang penting duit nya udah kebawa,ya sudah." jawab Clara merasa kesal dengan tingkah sang Ibu.
" Bukan masalah duit loh Ra! Tapi ibu bingung,begitu kita ingin keluar dari pagar,pokok nya rasa nya ada yang hilang aja gitu." tutur Ibu Romlah menjelaskan tanpa menyadari jika mobil yang terparkir di depan rumah mereka sudah raib di bawa pulang sama pemilik nya.
" Udah ! Nggak usah di pikirin lagi Bu! Sekarang waktunya kita bersenang-senang."ucap Clara menimpali.gadis remaja 16 tahun ini begitu bersemangat saat di ajak berbelanja oleh Ibu nya,dia akan membeli semua baju yang pernah di beli teman-teman nya di sekolah.
" Iya sih!Lebih baik Ibu menikmati hari yang menyenangkan ini,kalau mau berpikir nanti saja setelah sampai di rumah lagi." jawab Ibu Romlah menyetujui ucapan sang putri.
Begitu turun dari mobil,Ibu Romlah bersama Clara langsung menuju ke sebuah ATM untuk menarik tunai uang pemberian calon menantu kesayangan nya.
" Kenapa cuman 8 juta sih Bu?" keluh Clara merasa kesal padahal sudah jelas tadi Rani mengirim mereka uang dengan jumlah 10 juta.
" 2 juta nya sudah Ibu kirim ke teman Ibu untuk berinvestasi,nanti setelah terkumpul banyak kita bisa mengambil nya untuk membeli perhiasan dan mobil untuk Kamu." ucap Ibu Romlah riang membayangkan sebentar lagi akan menjadi orang kaya mendadak dari investasi diam-diam yang dia lakukan bersama teman yang baru saja dia kenal.
" Ibu! Ibu nggak takut kena tipu apa? Zaman sekarang masih saja percaya sama yang begituan,mana ada orang yang mau mengembalikan uang dalam jumlah 2 kali lipat Bu,itu cuman permainan mereka saja." tegur Clara yang merasa bahwa apa yang di lakukan oleh Ibu nya sangat salah besar.
" Nggak boleh nuduh sembarangan Ra, Ibu lihat sendiri kok bukti foto nya banyak yang sudah mendapatkan kejutan uang itu." Ibu Romlah masih saja ngotot bahwa apa yang di lakukan nya adalah benar.
" Foto? Ibu nggak lihat langsung kan?" tanya Clara memastikan.
Yang langsung di jawab gelengan kepala Ibu Romlah.
" Foto itu tinggal di edit doang langsung jadi Bu! Pokok nya Clara nggak mau dengar lagi kalau Ibu transfer kan mereka uang lagi,nanti setelah kita pulang dari belanja ini,Ibu coba minta dulu uang itu,kalau memang di kembalikan dua kali lipat,Clara juga mau ikut berinvestasi, gimana? Setuju nggak?" tantang Clara yang hanya ingin membuktikan kepada Ibu nya bahwa dia telah di tipu oleh kumpulan pencuri yang berkedok investasi.
__ADS_1
" Boleh,nanti kita telpon dia.sekarang ayo kita lanjutkan keseruan ini." jawab Ibu Romlah kegirangan tidak ada henti-hentinya menghitung uang yang berada di dalam tas nya.
" Hemm enak kan Bu! Tiap hari dapat transfer uang kaget begini?"celetuk Clara sambil memindai toko yang menjadi incaran nya.sementara Ibu Romlah mengikuti langkah kaki nya sambil memegang erat tas yang dia pakai.
" Hahahah....Iya dong,Ibu kan tidak pernah salah pilih menantu,Rani itu uang nya banyak,dia dengan senang hati menuruti semua keinginan Ibu karena takut kehilangan Mas mu itu." Timpal Ibu Romlah lalu menghentikan langkah kaki nya membawa sang putri masuk ke dalam toko baju khusus untuk Ibu-ibu.
" Mau ngapain sih Bu?" tanya Clara kesal.
" Cari baju buat Ibu dulu." jawab Ibu Romlah santai.
Setelah cukup lama memilih dan berputar mencari selera hati nya, akhir nya 6 potongan baju gamis dan baju santai masuk ke kantong belanjaan mereka,kali ini Ibu Romlah menghabis kan uang 1,7 juta untuk membeli semua keperluan nya termasuk 2 buah sendal mirip dengan punya teman arisan nya.
" Sekarang giliran Clara lagi ya Bu!" tawar Clara lalu sengaja membawa masuk ibu nya ke sebuah toko baju yang memiliki brand ternama,dia sering melihat Naya dan teman-teman nya memakai baju dengan brand ternama ini.rasa penasaran nya membuat dia mengabaikan isi dompet ibu nya.
" Berapa Mbak?" tanya Clara setelah melihat pegawai toko itu menghitung jumlah belanjaan nya.
Mata ibu Romlah langsung melotot melihat total belanjaan putri nya.ingin rasa nya Ibu Romlah memaki-maki Clara dengan menarik telinga nya di toko ini, tetapi banyak nya antrian yang berada di belakang mereka membuat Ibu Romlah mengurung kan niat nya.
" Itu benaran?" tanya ibu Romlah angkat suara.
" Benar Bu! Kami sudah menghitung nya dengan benar,ini toko terbaik di dunia.otomatis harga nya juga sangat tinggi." tutur pegawai kasir itu menjelaskan dengan sangat ramah, melihat Ibu Romlah dan anak nya yang hanya memakai baju biasa saja membuat mereka tahu bahwa sepasang Ibu dan anak nya ini baru pertama kali belanja di sini.
" Oh..Ya sudah." dengan berat hati Ibu Romlah membayar dengan cash total belanjaan putri nya.padahal Clara hanya membeli baju 4 helai,2 celana hotpants dan satu dress selutut.tetapi nominal nya membuat kedua manusia ini tercengang.
Dengan sambil nyengir Ibu Romlah menyeret Clara dari toko ini, semua orang yang berada di belakang mereka tertawa geli melihat tingkah laku Ibu Romlah.
"Pasti anak nya habis terkena omelan nya." bisik para pembeli lain nya.
__ADS_1
" Iya benar,kayak nya mereka baru pertama kali belanja di brand terbaik ini." celetuk yang lain nya menimpali.
Ibu Romlah memilih diam terus menyeret Clara sampai ke sebuah tempat yang menurut nya sepi dan tidak ada orang yang berlalu lalang di depan mereka.
" Clara! Kamu apa- apaan sih." tegur Ibu Romlah begitu marah nya.
" Memang nya kenapa sih Bu? Aku juga pengin sama kayak yang lain nya,pakai baju tuh yang mahal dan bermerk kayak punya nya Mbak Naya dan teman-teman di sekolah Aku." jawab Clara tanpa merasa takut.karena dia tahu Ibu nya tidak akan pernah tega memarahinya.
" Ya ampun Clara,tapi nggak kayak gini juga cara nya,untung saja uang Ibu cukup untuk membayar nya, bagaimana kalau tadi uang nya kurang,Kamu harus nya bisa meminta baju Naya,nggak perlu repot-repot beli begini." ujar Ibu Romlah berusaha mengalah takut melukai perasaan putri kesayangan nya.padahal di dalam dada nya sudah terasa sangat panas sekali.niat hati ingin menyicil membeli perhiasan yang sudah dia jual demi ikut investasi tapi nyata nya hasil nya malah zonk.
Di saat kedua nya sedang asyik berdebat, tiba-tiba saja ponsel milik Ibu Romlah tidak berhenti berdering.dan di sana tertulis nama Bayu.
" Ibu di mana? Cepetan pulang." teriak Bayu begitu emosi nya.
" Ada apa?" tanya Ibu Romlah ketakutan.
" Pokok nya pulang sekarang juga." bentak Bayu lagi lalu mematikan sambungan telepon nya.
Ibu Romlah pun langsung mengajak pulang Clara setelah selesai membeli baju untuk mereka berdua,di dalam tas Ibu Romlah masih tersisa uang 1,2 juta lagi,masih cukup untuk biaya kehidupan mereka selama beberapa hari kedepan.
" Kita nggak makan dulu ya Bu?" tanya Clara.
" Nggak ada acara makan,duit nya sudah Kamu habiskan untuk baju yang tidak seberapa itu,lagian Mas mu sudah marah-marah minta kita untuk segera pulang." jawab Ibu Romlah lalu masuk ke dalam sebuah taksi yang sedang menunggu penumpang nya.
Clara memilih diam tidak menyahut lagi,dia tidak ingin memperpanjang obrolan karena pasti akan melebar kemana-mana.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰😍
__ADS_1