
Bayu yang tidak sengaja melihat berita tentang pernikahan anak pengacara ternama dengan anak konglomerat terkaya langsung tertunduk lesu begitu mengetahui wanita yang muncul di televisi adalah wajah Naya sang mantan istri.
" Kamu ternyata benar-benar sudah melupakan Aku ,Nay! Aku tertinggal jauh." batin Bayu dengan tatapan mata kecewa.
Sejujur nya di dalam lubuk hati yang paling dalam Bayu masih menyimpan cinta untuk Naya,namun karena tergoda oleh tubuh seksi Rani membuat dia tega mengkhianati pernikahan begitu dia harapkan dulu nya.sekarang pria ini tidak lagi bisa berbuat banyak selain pasrah dan menunggu waktu yang tepat untuk meyakinkan Naya kembali.
Sampai saat ini Bayu belum juga mendapatkan pekerjaan,Clara yang masih belum sembuh total terpaksa harus menjalani rawat jalan karena tidak memiliki biaya lagi untuk membayar tagihan rumah sakit yang sangat membengkak.Rumah peninggalan sang Ayah terpaksa harus mereka jual demi menutupi hutang yang menumpuk dan mereka bertiga pindah ke rumah kontrakan sempit yang hanya memiliki satu kamar tidur dan satu kamar mandi.
" Bu!Aku harus pergi menjemput mobil mewah untuk kita." ucapan Clara selalu meracau tidak jelas.sejak kejadian yang menimpa nya beberapa hari yang lalu,Clara seperti memiliki trauma dan sering menjerit ketakutan. pintu rumah sama sekali tidak boleh di tutup rapat.jika dia melihat pintu yang di tutup maka Clara bisa histeris sampai tidak sadar kan diri.bahkan suatu hari pernah melukai diri nya sendiri.
Bu Romlah yang tidak tahu lagi bagaimana menutupi kebutuhan keluarga nya memilih berjualan kue ringan walaupun untung yang dia dapatkan hanya untuk makan mereka satu hari.
Sedang kan Butef yang merupakan partner ranjang nya sudah menghilang tanpa kabar.tidak ada yang mengetahui kalau Butef saat ini mendapatkan hukuman kurungan di bawah tanah dari mertua nya yang sakit hati melihat perlakuan Butef kepada Istri yang merupakan anak kandung mereka.semua aset Butef sudah di kelola oleh kedua istrinya.Butef tidak lagi memiliki harta sedikit pun atau pun benda berharga lain nya.
" Bu! Lepaskan Aku.....Aku harus pergi sekarang juga.nanti dia kelamaan menunggu ku di sana." teriak Clara ketika Bu Romlah sengaja menahan tubuh nya yang sudah memakai baju rapi dan sudah pasti sangat seksi sekali.
Air mata Bu Romlah jatuh membasahi pipi nya.tidak ada lagi Clara yang periang dan centil.yang tersisa hanya lah jeritan dan suara tangisan saat ingatan nya tiba-tiba saja di penuhi bayangan waktu dia berada di hotel.
" Kamu tidak boleh pergi kemana pun Nak,Kamu masih sakit.Ibu tidak butuh mobil mewah, Kamu harus segera sembuh agar kita bisa berjuang bersama-sama mencari uang." bisik Bu Romlah mengusap lembut kepala Clara yang bersandar di dada nya.
" Aku nggak sakit Bu! Aku sehat.Aku harus mendapat kan mobil dan uang itu,mereka sudah memakai tubuh ku sebagai pelampiasan nafsu mereka semua." teriak Clara semakin menjadi-jadi.
" Hiks....Hiks...Hiks..." Clara menangis dengan suara melengking.
__ADS_1
Bayu yang baru pulang dari luar berlari masuk ke dalam kamar sang Ibu dan ikut duduk menenangkan Clara yang mulai kumat lagi.
" Diamlah Clara! Bikin malu keluarga aja Kamu ini." bentak Bayu di tengah rasa frustasi nya.setiap kali Bayu bertemu dengan tetangga baru nya, mereka selalu mencibir keluarga nya yang di anggap pembawa sial.mereka juga sering menertawai keadaan Clara yang masih muda tapi sudah mengalami gangguan kejiwaan.
" Maka nya jangan suka jual diri." imbuh Bayu dengan tatapan mata tajam nya.kemudian dia beralih mencari sesuatu di laci nakas kamar sang ibu dan mengeluarkan nya lalu berlari mengambil tali panjang yang sempat dia temui di teras rumah.
" Jangan terlalu kuat ikatan nya Yu,kasihan adek Kamu." pinta Bu Romlah dengan tatapan mata sendu.sebenar nya hati kecil nya juga tidak rela melihat Clara di perlakukan seperti ini,nasi sudah menjadi bubur,hari demi hari Bu Romlah harus menelan sindiran demi sindiran keras dari lingkungan baru nya.bukan karena tidak berani melawan tetapi Bu Romlah sadar betul bahwa dari mereka lah dia bisa bertahan hidup.meski tidak banyak tetapi cukup untuk makan sehari-hari kedua anaknya.
Setelah mengikat kaki dan dan kedua tangan Clara,Bayu kini tengah bersiap-siap membuka lakban yang akan di gunakan untuk menutup mulut sang adik agar tidak lagi mengeluarkan jeritan dan berakhir mengundang kedatangan para tetangga yang merasa terganggu.
" Jangan pernah Ibu membuka tali dan penutup mulut nya,telinga ku sakit sekali mendengar teriakannya." ucap Bayu lalu bergegas masuk ke dalam kamar nya.
Hari ini Tio berniat mengajak Naya berbulan madu ke luar negeri.pada bulan madu kali ini dia selipkan sedikit waktu untuk bekerja,rencana nya di sana nanti dia akan mengerjakan pekerjaan nya yang sempat tertunda karena kesibukan yang tiada henti nya.perusahaan milik keluarga yang sedang berkembang pesat membuat dia harus turun tangan karena sang Papa sudah tidak sanggup lagi bekerja terlalu keras.
Tio sengaja menarik Naya masuk ke dalam pelukan nya sehingga dia dengan bebas memeluk dan mencium seluruh wajah Naya yang putih bersih tanpa memakai bedak atau pun makeup.
" Sayang! Aku mau membersihkan meja nya dulu.mata ku terganggu melihat pemandangan kotor seperti itu " sergah Naya supaya Tio mau melepaskan pelukan nya.
" Sudah tidak usah repot-repot sayang,nanti ada pegawai hotel yang akan datang kesini untuk merapikan kamar kita.untuk apa aku bersusah payah menghabiskan uang menggaji mereka sedang kan semua nya masih Kamu kerjakan sendiri." tolak Tio tidak menerima alasan.kamar hotel yang mereka tempati berdua merupakan kamar khusus yang selalu di tempati Tio ketika sedang malas pulang ke rumah.kamar ini merupakan kamar pribadi nya dan tidak untuk di sewakan kepada pengunjung lain nya.
Kali ini Naya sangat beruntung sekali, terlahir dari keluarga kaya raya di tambah lagi memiliki suami pengusaha sukses di umur yang masih muda.sedangkan mertua nya merupakan orang yang paling di segani di kawasan asia.
Tangan Tio perlahan menyusup masuk ke dalam baju seksi yang di pakai oleh sang istri.Tio terus memainkan tangan nya sehingga membuat sang istri mengeluarkan suara merdu yang semakin membakar gairah kelelakian yang sudah menegang.kedua insan yang sedang di mabuk asmara kembali mengulangi kegiatan panas mereka di atas tempat yang sangat sempit tapi mampu membuat kedua nya menjerit nikmat.meluapkan gairah yang tidak pernah ada habisnya.Tio seperti memiliki kekuatan lebih untuk selalu mengulang kegiatan indah ini.Tio menerkam habis sang istri yang sangat menggoda iman nya.lambaian tangan dari Naya di abaikan begitu saja karena dia sudah terlanjur berkabut gairah.
__ADS_1
Setelah selesai melakukan penyatuan cinta dan dan menyembur kan banyak benih di rahim sang istri,Tio lalu mengajak Naya mandi bersama dan kembali meminta jatah nya di dalam bathtub yang luas ini.
Naya di buat kelimpungan meladeni permainan suami nya tidak ada ujung nya.seluruh tubuh Naya sudah di penuhi oleh stempel cinta,tenaga nya benar-benar terkuras habis, sarapan pagi yang masuk ke perut nya sudah terkikis dengan permainan sengit ini.
Tio yang tahu jika istri nya sangat kelelahan langsung turun tangan membantu sang istri mandi untuk yang kedua kali nya dan menggosok sabun begitu lembut nya.
Tio lalu menggendong Naya masuk ke dalam kamar dan membantu dia memakai pakaian dan juga menyisir rambut basah nya.perhatian yang Tio berikan membuat Naya pasrah dan memilih diam menikmati segala pergerakan yang di ciptakan oleh sang suami.
Tio lalu membuka pintu lemari baju nya mengambil sebuah surat tipis yang terbungkus di dalam sebuah amplop putih.
" Ini apa sayang?" tanya Naya yang sedang bersandar di kepala ranjang.
" Buka dan baca lah sayang ku.itu khusus Aku persiapkan untuk Kamu yang begitu spesial." jawab Tio tersenyum lebar.Naya yang merasa penasaran bergegas membuka amplop itu dengan tidak sabaran.Tio yang duduk di samping sang istri terus memberikan pijitan lembut dan sangat nyaman di punggung Naya.
Bola mata Naya terbelalak lebar dan bersiap ingin melompat keluar.saat mengetahui isi amplop tersebut adalah tiket bulan madu mereka ke maldives.tempat yang sudah mereka impikan sejak dulu.saat mereka berdua masih berpacaran dan masih tahap merencanakan menikah.namun sayang perencanaan itu harus berhenti di tengah jalan Karena ulah Bayu yang bermain licik.
Selain karena belum pernah ke negara itu, Maldives merupakan negara yang paling cocok sebagai tempat berbulan madu untuk pengantin baru.
" Ini beneran sayang? Mimpi kita beberapa tahun yang lalu akhirnya terwujud juga." Naya mendongak kan kepala menatap sang suami yang juga sedang menatap nya.mata Naya berkaca-kaca dan siap untuk di tumpahkan.Naya berhambur memeluk tubuh sang suami dan melepas kan tangis nya di dada kekar Tio.dulu Naya tidak pernah mengikuti yang nama nya berbulan madu.Bu Romlah mengultimatum keras Bayu untuk tidak menghamburkan uang untuk kepentingan yang dia anggap tidak penting.Naya hanya bisa pasrah dengan tersenyum paksa.
" Iya sayang,bukan kah mimpi itu harus di wujudkan.dan ini lah waktu nya." balas Tio mengusap lembut kepala lalu turun ke punggung sang istri.
" Aku ingin membuat Kamu bahagia tanpa batas,menua bersama dengan banyak anak yang menemani kita.tetap lah berdiri di samping ku meskipun banyak badai cobaan yang datang menghantam biduk rumah tangga kita.dampingi Aku dan ingat kan Aku jika keluar dari zona aman." bisik Tio yang benar-benar memperlakukan Naya begitu baik.
__ADS_1
Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys 😍🥰🥰