
Bayu yang baru pulang dari rumah Rani sengaja memesan ojek online untuk mengantar kan dia menuju rumah Ibu nya untuk mengambil mobil yang sudah beberapa hari ini dia tinggal kan di pekarangan rumah orang tua nya.awal nya Bayu berencana ingin pulang ke rumah istri sah nya yang sudah beberapa hari ini dia tinggalkan dengan alasan sibuk lembur di kantor.
Namun mata Bayu di buat terbelalak hebat saat melihat bahwa mobil milik nya sudah raib dari tempat parkir nya.tidak mungkin di pakai oleh adik atau ibu nya yang sama sekali tidak mengerti cara mengendarai mobil, sedang kan kunci mobil itu masih berada cantik di dalam dompet nya.
Rasa panik itu seketika menghantui kepala Bayu karena mobil yang biasa dia gunakan itu adalah milik Naya.
" Mobil ku? Dimana mobil ku? Kok nggak ada?" gumam Bayu menendang kasar pintu pagar rumah nya lalu bergegas membuka kan pintu rumah nya.
" Bu! Bu! Clara!" teriak Bayu seperti orang yang kesetanan.
" Buka pintu nya Bu!" suara Bayu semakin tinggi melengking.menyadari rumah nya dalam keadaan kosong tidak berpenghuni,Bayu lalu mengeluarkan ponsel nya dan bergegas menelpon nomer sang ibu.dada nya kembali di buat kembang kempis mendengar kabar bahwa Ibu nya sedang berada di luar rumah.
Bayu menunggu kedatangan Ibu dan adik nya dengan perasaan yang gelisah tidak menentu.
Setengah jam lebih Bayu menunggu kedatangan mereka berdua.rasa nya ingin sekali dia menendang pintu rumah ini karena sudah kepanasan berada di teras depan.
" Dari mana aja sih Bu?" tanya Bayu begitu kalut nya,mata nya memindai setiap barang yang ada di pergelangan tangan Ibu nya.
" Kamu kenapa sih Bayu? Datang-datang wajah Kamu langsung kusut begitu, Rani kurang lama memberikan Kamu jatah di atas kasur?" hardik Ibu Romlah yang tidak suka melihat ekspresi wajah anak nya.
" Jangan banyak tanya Bu! Dari mana Ibu mendapatkan uang untuk berbelanja sebanyak ini?" tanya Bayu curiga.
" Ya dari menantu Ibu lah,memang nya dari mana lagi." jawab Ibu Romlah santai lalu melewati begitu saja Bayu dan bergegas membuka pintu rumah nya.
" Rani?" tebak Bayu tepat sasaran,karena sepengatahuan dia Naya sudah tidak mau lagi memberikan jatah bulanan kepada keluarga nya.
" Iya." jawab Ibu singkat.
"Terus mobil Aku kemana Bu?" tanya Bayu kebingungan.
" Mobil? Mobil apaan?" tanya Ibu Romlah juga ikut bingung.
" Mobil yang biasa Aku pakai itu loh Bu! Kemarin kan Aku titip disini sebelum ke rumah Rani,kenapa sekarang teras rumah kosong?" tanya Bayu meminta penjelasan.
Ibu Romlah menjatuhkan semua belanjaan nya di atas lantai rumah,lalu bergegas setengah berlari mengecek teras rumah yang di klaim Bayu sudah kosong.Bayu pun bergegas mengikuti langkah kaki sang Ibu dari belakang.
__ADS_1
Ternyata firasat tidak enak dan merasa kehilangan yang di rasakan sebelum berangkat ke mall adalah tentang mobil yang sudah lenyap dari teras nya.padahal tadi pagi saat menyapu halaman depan mobil itu masih terparkir utuh di teras rumah nya.
Ibu Romlah membekap mulut nya tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
" Lihat Bu! Mobil ku sudah tidak ada lagi di sana,padahal Aku masih ingat kemarin sore pas Aku lewat di jalan depan mobil itu masih ada di sini dan kunci nya juga masih ada sama Aku Bu!" seru Bayu begitu ketakutan.
" Awas saja kalau sampai mobil ku hilang,Naya pasti marah besar Bu! Lagian Ibu kenapa pakai acara pergi dari rumah segala sih?"semprot Bayu dengan mata melotot nya.
Wajah Ibu Romlah mendadak pucat pasi mengetahui keteledoran nya .pasal nya saat mereka meninggal kan rumah ini tadi siang,mobil itu sudah terlebih dahulu tidak berada pada tempat nya,dan itu artinya mobil itu hilang saat dia masih berada di dalam rumah.
" Kenapa diam Bu! Ayo jawab,sejak kapan mobil ku hilang?" murka Bayu dengan suara yang melengking,Clara yang sudah ketakutan mendengar suara kakak nya memilih berjalan perlahan masuk ke dalam kamar nya meninggalkan sang Ibu yang berjuang sendirian menghadapi Bayu yang sedang marah-marah.
" Ma-maaf Yu! Ibu bener -benar tidak menyadari nya,padahal tadi pagi Ibu melihat mobil itu masih ada di sini." jawab Ibu Romlah terbata-bata. niat hati ingin menikmati hari yang begitu menyenangkan ini,malah harus di hadapi dua kejadian menyakiti perasaan nya yang datang dari kedua anak nya.
" Sebelum Ibu pergi tadi,mobil itu memang sudah tidak terlihat lagi, Ibu pikir sudah Kamu bawa pulang." imbuh nya dengan ketakutan hebat.
" Aku nggak akan pulang sebelum pamit sama Ibu! Sekarang kemana Aku harus mencari mobil itu Bu! Ibu tahu sendiri kan kalau mobil itu masih atas nama Naya." bentak Bayu yang benar-benar sudah tidak bisa lagi di ajak bicara baik-baik .
" Ibu benar-benar minta maaf,Ibu sama sekali nggak melihat siapa yang mengambil mobil itu." ucap Ibu Romlah pelan, berharap Bayu bisa mengubah nada bicara nya kepada dia.
Tangan nya menggumpal erat lalu meninju udara yang tidak terlihat di depan mata nya.
" Bagaimana ini?" gumam nya lirih lalu mondar mandir mencari solusi terbaik.
Bayu terlihat mengacak rambut nya dengan kedua tangan nya, nampak sekali pria ini sedang di landa frustasi berat.
" Astaga! Apa Naya yang menjemput mobil itu ya?" gumam nya mengusap kasar dagunya yang tidak di tumbuhi oleh jenggot.
Bayu nampak tidak percaya dengan apa yang dia alami sore hari ini.langkah kaki nya perlahan mundur dan menduduki kursi teras dengan sangat kasar.pandangan mata nya berkabut beban berat.dengan sadar nya dia mengacak kembali rambut nya dengan sangat kasar.nafas nya juga memburu mengahadapi kenyataan aneh ini.
" Siapa yang sudah melakukan ini semua! Keterlaluan sekali! Awas kalian." gumam nya dengan gumpalan tangan yang sudah mengeras.
Ibu Romlah yang sudah tidak bisa lagi menjawab apa-apa memilih diam dengan rasa ketakutan nya.
" Coba Aku telpon Naya dulu."ucap Bayu pelan lalu mengeluarkan ponsel nya dari dalam saku celana yang dia pakai.
__ADS_1
Baru satu kali panggilan saja nomer Bayu langsung di tolak oleh pemilik nomer itu.pria ini kembali mencoba menekan nomer Naya berharap bahwa yang pertama tadi adalah kesalahan teknis belaka.
Tut...Tut...Tut..
Lagi-lagi panggilan nya juga di tolak oleh Naya,
membuat Bayu semakin meradang tak terkendali.
" Sial! Kenapa di tolak terus sih? Apa yang sedang dia lakukan." umpat nya dengan dada yang bergemuruh.
" Aku harus pulang untuk mencari tahu keberadaan mobil ku." ucap nya lalu memesan ojek online yang akan mengantarkan dia menuju ke rumah istri nya.
" Kamu yakin kalau Naya yang membawa mobil itu?" sahut Ibu Romlah yang sudah bosan hanya berdiam diri.
" Aku nggak tahu juga Bu! Semoga saja benar Naya pelaku nya." jawab Bayu lemah.
Begitu ojek pesanan nya datang, Bayu bergegas menaiki ojek itu untuk segera sampai ke rumah nya.rasa nya dia sudah tidak sabar lagi ingin menanyakan keberadaan mobil nya kepada sang istri.
Dengan menggunakan ojek online ini, Bayu menjadi lebih cepat sampai di rumah nya.Bayu lalu membayar ongkos ojek nya menggunakan uang yang pas.
Bayu membulat kan bola mata nya ketika melihat isi garasi rumah mereka dalam keadaan kosong tak berpenghuni.mobil yang biasa di pakai oleh Naya juga sudah tidak terlihat lagi di garasi itu.
Dengan wajah kusut nya Bayu langsung masuk ke dalam rumah tanpa mengucap kan kata permisi atau pun salam.
Mbok Jum yang kebetulan sedang membersihkan meja ruang tamu di buat kaget dengan kedatangan Bayu yang secara tiba-tiba.
" Dimana Naya Mbok?" tanya Bayu begitu kasar.
" Non Naya belum pulang Den,tadi pagi pamit pergi bersama teman nya." jawab Mbok Jum tanpa mau berterus terang.
" Teman nya? Siapa?" tanya Bayu bingung,karena selama mereka menikah Naya sudah tidak pernah lagi jalan atau pun berkomunikasi dengan semua sahabat nya.dia lebih memilih diam di dalam rumah dan berkonsentrasi dengan rumah tangga nya.
" Mbok kurang tahu juga Den,tapi yang jelas teman Non Naya itu cewek." jawab Mbok Jum berusaha menyelamatkan Naya dari kemarahan pria yang berada di depan mata nya.
Bayu sudah tidak menyahut lagi,darah di dalam kepala nya saat ini benar-benar sudah terasa panas dan minta untuk di muntah kan.Bayu langsung masuk ke dalam kamar tamu untuk menenangkan kepala dan juga pikiran nya.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰😍😍