Rumah Tanggaku Hancur Di Tangan Ibu Mertua

Rumah Tanggaku Hancur Di Tangan Ibu Mertua
Bab 78


__ADS_3

Tio menyelesaikan semua pekerjaan nya dalam waktu singkat,sejak tadi rasa rindu kepada sang istri sudah menyeruak di dalam dada nya.Tio selalu ingin berada di samping sang istri meskipun dia tahu betul ada banyak pekerjaan yang menanti nya setiap hari.


" Maaf,Aku pulang telat dan meninggalkan Kamu begitu saja di rumah." Tio memeluk tubuh sang istri yang kembali terlelap setelah kecapean mengatur semua pakaian mereka.


Merasa tidur nya terusik,Naya lalu menggeliat kan badan nya dan sedetik kemudian tubuh nya terasa hangat masuk ke dalam sebuah dekapan.tercium aroma wangi tubuh sang suami yang selalu berhasil membuat jiwa nya tenang.


" Kamu sudah pulang ya sayang?" tanya Naya.kedua tangan nya berlari keluar dari selimut tebal yang membungkus badan.di sentuh dan di belai nya wajah sang suami yang terasa dingin.


" Iya sayang,Aku baru saja sampai di rumah. Kamu sakit? Kenapa jam segini sudah tidur?" tebak Tio merasa heran.apa Naya tidur dan tidak bangun lagi semenjak dia tinggal berangkat kerja tadi? Tio dengan cepat mengenyahkan prasangka buruk nya saat melihat baju Naya sudah berbeda dengan baju yang dia pakai tadi siang.


" Nggak kok,tadi habis beresin baju di lemari terus main handphone.nggak tahu nya malah ketiduran begini." kilah Naya nyengir lalu mengubah posisi nya menjadi duduk bersandar di kepala ranjang.


" Kenapa nggak minta bantuan sama Bibi aja,mereka Aku bayar untuk meringankan pekerjaan Kamu loh sayang,kalau tahu begini lebih baik Aku pecat saja mereka bertiga yang hanya makan gaji buta." Tio mengeluarkan ancaman nya karena sangat hapal betul dengan Naya yang keras kepala.


" Ja...Jangan Sayang! Kasihan Bibi .mereka ngga salah,ini murni keinginan ku sendiri.jangan marah ya..Plis..." Naya mengiba dengan wajah sendu berharap sang suami tidak merealisasikan ucapan nya tadi.


" Aku lebih kasihan melihat Kamu yang kelelahan sampai seperti ini,Aku ngga mau dengar lagi Kamu mengerjakan pekerjaan Rumah selain atas izin suami mu ini, Kamu boleh memasak tetapi nggak boleh keseringan.kalau Sampai Kamu melanggar aturan yang kita buat malam ini! Kamu harus siap dengan hukuman yang akan Aku berikan." Tio melonggarkan dasinya dan membuka jas nya secara perlahan.


" Ishh! Kalau Aku bosan bagaimana? Masa semua nya ngga boleh,ke cafe juga nggak boleh sering -sering." Naya mendengus kasar melihat sifat posesif sang suami yang semakin menjadi-jadi.


"Kamu boleh datang ke kantor atau main ke rumah Mama, belanja di mall misalkan.atau pergi ke salon memanjakan diri." jawab Tio santai karena sudah tidak tahu lagi bagaimana cara menghabiskan uang di tabungan nya yang sudah melimpah ruah.


" Kamu nggak boleh capek karena Aku sendiri yang akan membuat Kamu capek.tugas Kamu hanya satu! Bermain kuda-kudaan dengan Aku di atas ranjang." imbuh Tio begitu sensual dan sengaja menggigit telinga Naya.


" Mas! jangan mesum.Kamu nggak ingat apa? Di pesawat tadi Kamu sudah membuat Aku kelelahan." ingatan Naya kembali berputar dan membuat dia semakin malu.

__ADS_1


" Sekarang kita lanjut main di kamar baru kita ini sayang,Aku penasaran bagaimana rasa nya." goda Tio yang sudah melepaskan pakaian bagian atas.


" Mas! Rasa nya akan tetap sama aja nggak akan pernah berbeda meskipun kita melakukan nya di tempat yang berbeda-beda.


" Hahahaha...." Tio tertawa puas melihat wajah kesal sang istri yang menurut nya semakin imut dan seperti anak gadis yang masih duduk di bangku SMA.


" Bercanda sayang! Jangan ngambek dong."Tio lalu melepas begitu saja baju, celana beserta boxer pendek di hadapan sang istri yang sedang melotot di hadapan nya.


" Mas,kenapa nggak buka di dalam kamar mandi aja sih? Suka banget bikin Aku deg-degan." Naya memalingkan wajah nya tidak sanggup melihat secara dekat pusaka sakti sang suami yang sudah berdiri tegak mencari gawang ternikmat.


" Emang nya kenapa sih sayang? Bukan kah Kamu sudah melihat dan memegang nya selama kita berbulan madu,dia bahkan selalu membuat Kamu menjerit nikmat meminta tambahan ronde."Tio semakin gencar menggoda istri nya.


" Ya malu aja kalau di lihat oleh orang yang masuk ke kamar kita." Naya melirik urat-urat yang menonjol dari benda yang sudah mengeras itu membayangkan nya saja membuat Naya merasa sesak dan bingung sendiri untuk menjelaskan nya.


" Aku mandi dulu,Kamu lanjutkan aja tidur nya." Di kecup nya bibir Naya sekilas lalu berlari masuk kedalam kamar mandi.


Ketika Tio tengah berada di kamar mandi.Naya beranjak dari tempat tidur.dia tentu juga tidak ingin mengecewakan suami tercinta nya.kegagalan di masa lalu membuat dia belajar dan semakin memahami pentingnya memuaskan sang suami.dia masuk ke dalam walk in closet, mengambil baju dinas yang di berikan oleh sang Mama sebagai kado pernikahan nya.Naya sengaja memilih baju dinas yang berwarna merah menyala untuk menambah kesan seksi pada tubuh nya malam ini.


Ini adalah kali pertama Naya menggunakan baju tipis ini, walaupun sudah menikah dan ini adalah pernikahan yang kedua kali nya.tetapi Naya tidak pernah menggunakan baju ini dan sama sekali tidak memiliki koleksi baju berbahan tipis.


Jantung Naya semakin tidak bisa tenang.perut nya terasa geli seperti sedang di gelitik.terlebih lagi saat mendengar pintu kamar mandi terbuka.Naya melangkah perlahan dan memperlihatkan penampilan nya malam ini di depan sang suami.


" Sayang...." Tio berdecak kagum dengan jakun yang naik turun menahan Saliva yang tercekat.mata Tio tidak berhenti menatap tubuh Naya yang di baluti pakaian seksi.


" Ini benaran Kamu ya sayang?" tanya Tio begitu bodoh nya.Naya terkekeh geli sambil menyilangkan kaki menggoda Tio yang sudah terbakar gairah.

__ADS_1


Tio menggosok mata nya berulang kali,pria ini terkagum-kagum melihat penampilan istri nya malam ini.benar-benar gila dan sangat memabukkan.


" Iya sayang,Aku sengaja memakai nya khusus untuk Kamu." Naya tersenyum manis menggoda sang suami.


Naya yang tidak ingin pernikahan kedua nya hancur memilih berusaha keras untuk menjaga kehangatan keluarga nya.kenangan pahit di masa lalu nya membuat Naya lebih agresif dan selalu ingin memberikan pelayanan yang terbaik di atas ranjang.


" Kamu sudah pintar ya menggoda Aku sekarang?" Tio menarik pinggang Naya lalu mengeratkan pelukan tangan nya sehingga membuat Naya menempel secara utuh di dada polosnya.


" Kamu sangat seksi sekali sayang." bisik Tio sambil memainkan pusaka nya di bawah sana.


Tanpa aba-aba Tio melepas handuk yang melilit di pinggang nya,lalu menggendong Naya berpindah menuju ranjang.bibir kedua nya saling bertautan dan saling membelit satu sama lain.


Tio memposisikan Naya sebagai pemimpin permainan indah ini.Naya yang tahu maksud dari sang suami langsung mengambil alih permainan dan memaju mundur dengan tempo yang begitu cepat.


Kedua tangan Tio terus bermain di dua bukit kembar milik Naya.


"Sayang..." Naya melenguh ketika Tio dengan begitu lihai memainkan benda kecil yang sudah mengeras.


Di saat Tio merasa akan sampai pada puncak.pria ini langsung mengubah posisi dan semakin mempercepat tempo sampai membuat Naya menjerit memanggil nama nya.


" Tio...Tio.." Naya memejamkan mata menikmati sensasi hebat yang begitu besar dalam tubuh nya.


" Iya sayang... Panggil nama ku lagi." Tio menyesap bibir Naya lalu menambah kecepatan permainan sampai membuat kedua nya mengerang panjang dengan nafas yang tersengal-sengal.


Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys 😍🥰🥰😍

__ADS_1


__ADS_2