
Dears Kak Readers yang cantik dan ganteng.
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih buat Kakak yang sudah meninggalkan komentarnya di bab 68 tentang kelanjutan cerita Aurelia dan Emran.
__ADS_1
Jujur saat menulis setelah keluar retensi di bab 20 sudah lemas, lanjut di bab 40 semakin lemas saja. Nulis kalau terbebankan dengan retensi pasti moodnya swing terus, jadi serba salah juga. Kalau penulis lain hampir rata-rata jika di bab 20 tidak berhasil retensi maka akan langsung cut, tak lanjut lagi. Tapi karena saya menyayangkan Kakak Readers tetap saya lanjut, namun sepanjang jalan ternyata benar-benar tak dapat apa-apa 😭😭.
Jujur sangat dilema. Andaikan kisah Aurelia dan Emran dibuat terpisah, tidak lanjut di sini bagaimana? Yuk kasih komentarnya, siapa tahu ada yang bisa kasih saya solusi. Tapi jujur entah lanjut di sini atau di sebelah.
__ADS_1
Salam Hangat
Dari
__ADS_1
Author yang imut dan mengemaskan 🤭❤️