Salahkah Aku Mencintaimu?

Salahkah Aku Mencintaimu?
Hancurnya Soraya


__ADS_3

Jika seorang anak hatinya sudah terlalu lama kecewa dan sudah lama juga dipupuk dengan hari-hari yang penuh kesedihan, maka suatu hari bom yang sudah lama tertahan dihati akan meledak di saat pemicunya tiba. Begitulah yang Athallah rasakan saat ini di mana orang yang disayanginya disinggung terang-terangan di hadapannya.


Bentuk pola pikirnya juga masih kanak-kanak, jadi apa yang dia lakukan saat menyiram ibu kandungnya dengan benda yang ada di sekelilingnya, berharap bisa mengusir dan mencegah perbuatan yang lebih hina mungkin akan terjadi ke depannya.


Soraya tampak murka setelah netranya sudah bisa terbuka lebar dan melihat tangan anaknya masih memegang gelas soda tersebut. Dia meraup wajahnya dengan kasar, berbarengan dengan rasa perih yang masih menyengat di kedua netranya.


“Jadi ini ajaran pengasuh itu! Menyiram wajah Mommymu ini, huh!” Kemarahan Soraya membuat tangannya ringan menjewer telinga dan memukul bokong Athallah dengan kerasnya, hingga membuat bocah tampan tersebut menangis kencang. Soraya sepertinya sudah lepas kendali antara hati yang cemburu tercampur amarah, akhirnya melampiaskannya pada Athallah. Emran meradang!


 Sontak saja Aurelia dengan cepatnya meraih tubuh Athallah dan mengendongnya di saat tangan Soraya mulai mengulangi pemukulan tersebut, kemudian tangan yang sudah menyentuh bokong Athallah langsung dipukul oleh Aurelia dengan menunjukkan wajah garangnya.


“STOP!” bentak Aurelia.


Ririn hanya bisa melongo melihat temannya memukul anaknya, apalagi semua hujatan yang muncul di kolom live streaming mulai berjibun, dan sangat jelas mereka melihat kelakuan Soraya secara live.


“Njir, pantas saja diceraikan ternyata ringan tangan ... cuy.”


“Gila, gue kira dia memang tipe wanita lemah lembut, ternyata enak banget dia pukul anaknya sendiri!”


“Wah, ternyata gak nyangka tangannya lihai banget pukul anaknya, jadi selama ini hanya drama aja ya, terlihat sayang sama anaknya!”


Banyak komentar pedas untuk Soraya dari para netizen, dan siap-siap saat itu juga bakal jadi trending topik di sosial media.


“Apa pantas seorang ibu memukul anak yang dilahirkannya! Apa pantas seorang ibu yang hampir tidak merawat anaknya sendiri, berbuat kasar seperti itu ... Huh!” sentak Aurelia tidak main-main amarahnya.

__ADS_1


Soraya mendorong bahu Aurelia sekuat mungkin, namun untung saja Erman sudah berada di belakang Aurelia.


“Eh gak usah pakai marahin aku ya! Aku ini mommynya dan berhak memarahinya, jangan-jangan ini ajaran kamu yang telah membuat Athallah lancang padaku! Dasar pelaacur berkedok baby sitter!” balas Soraya menyentaknya balik.


Emran sudah tidak tahan dengan keadaan tersebut, dia pun maju ke depan dan tangannya melayang dengan cepat. Wajah Soraya pun berpaling ke samping setelah mendapatkan tamparan yang begitu kencangnya di pipi sebelah kanannya.


“Sungguh lancang sekali kamu berkata Soraya! Dan tanganmu begitu ringannya memukul Athallah, anak yang tidak pernah kamu urus sejak bayi, anak yang selalu kamu abaikan!  Sepertinya kali ini aku tidak akan main-main lagi, semua PH akan aku minta memboikotmu untuk tidak memakai artis sepertimu ini!” bentak Emran, menajamkan sorot matanya. Hatinya sudah memanas mendengar Soraya menghinanya. Emran bukan tipe pria yang ringan tangan, tapi jika kondisinya seperti ini terpaksa dia emosinya memuncak, apalagi calon istrinya dihina.


“Kak Emran!” Soraya tampak terkejut mendengarnya sembari memegang pipinya yang masih terasa perih.


“Kak Emran menampar aku yang telah melahirkan anak untukmu, demi membela pelaacur tersebut! Kita ini lagi proses rujuk, Kak Erman!” sahut Soraya agak meninggi suaranya, lalu telunjuknya menunjuk-nunjuk ke arah Aurelia. Sandiwara apalagi yang ingin Soraya mainkan, sudah jelas tidak ada kata rujuk dari Emran!


Dengan senang hati Emran melayangkan tangannya ke pipi Soraya kembali, dan hal itu membuat Aurelia memejamkan matanya, lagi-lagi dia teringat Dhafi waktu memukulnya, tubuhnya pun mulai bergetar. Refleks tangannya berpegangan pada lengan calon suaminya, pria itu pun baru sadar jika Aurelia masih memiliki trauma dan dia langsung menyentuh tangan Aurelia yang sudah melingkar di lengannya, agar wanita itu tenang.


“Di akhir perjumpaan kita sudah aku katakan tidak ada kata rujuk di antara kita berdua dan sudah aku katakan juga jangan pernah mengganggu  hidupku lagi!” Emran berkata penuh penekanan dan agak meninggi agar netizen tahu semuanya.


Sejenak Soraya terhenyak, lalu kepala Soraya menoleh ke samping, dan baru teringat jika temannya sedang live streaming, sontak dia kembali menatap Athallah yang tadi sempat dia pukuli, hancur sudah imagenya yang selama ini dia ciptakan sebaik mungkin terhadap anaknya di depan umum, serta wanita yang lemah lembut tanpa celah.


Athallah yang masih menangis dalam gendongan Aurelia, menatap Soraya. “Dia bukan Mommy yang baik! Atha benci Mommy Solaya! Mommy Solaya olang jahat, dan mommy Atha adalah Mommy Aulel!” ucap Athallah dalam isak tangisnya, lalu dia pun merangkul leher Aurelia dan menenggelamkan wajahnya di leher wanita muda itu.


 Emran merangkul pinggang Aurelia di hadapan Soraya yang masih membisu. Para pengunjung restoran yang menjadi saksi langsung menyoraki Soraya, dan tiba-tiba saja ada yang melempar botol minuman pas sekali mengenai tubuh Soraya, hingga dia pun terlonjak dalam diamnya.


“UUUHHH, ibu macam apa kamu! Muka aja yang cantik, ternyata kelakuannya jahat sama anak sendiri!” Salah satu pengunjung restoran berseru, lalu tak lam ada yang berkomentar pedas.

__ADS_1


Ririn yang sudah melihat keadaan kurang menyenangkan langsung matikan ponselnya, lalu menarik lengan Soraya agar bergerak meninggalkan Emran.


“Kamu tidak ada niatan untuk minta maaf pada anakmu dan calon istriku ini!” Emran kembali membuka suaranya saat Ririn mulai menarik lengan Soraya.


Wanita itu menatap tajam, tapi sayangnya tatapan tajam itu tiba-tiba buyar saat ada yang melemparkan kembali botol minuman hingga wajahnya basah, begitu pula dengan Ririn yang kena cipratan air tersebut.


“Sepertinya malam ini semua media akan menayangkan berita tentangmu. Jika sampai terdengar isu miring mengenai calon istriku, maka aku tidak akan main-main menghancurkan reputasimu itu. Dalam hitungan detik akan hancur saat itu juga!” Emran menunjukkan ketegasannya kepada sang mantan.


Soraya dibuat ketakutan hingga menggelengkan kepalanya.


“Kak Emran, tolong jangan seperti itu,” jawab Soraya, mau bagaimanapun dia bisa jadi artis terkenal karena jasa Emran, dan omongan Emran bisa saja terbukti. Setelah bercerai dengan Emran saja sudah sepi job, bagaimana kalau Emran memboikotnya, bakal benar-benar hancurlah karir Soraya di dunia entertainment.


Di hadapan Soraya, Emran menelepon Adam dan meminta untuk menghubungi semua PH yang pernah bekerja sama dengannya untuk tidak menggunakan Soraya.


“Kak Emran, jangan Kak ... tolong Kak!” Soraya memohon.


Maksud hati Soraya ingin mempermalukan Aurelia, tapi dirinyalah yang sedang mempermalukan dirinya sendiri tanpa dia sadari, dan benar saja beberapa menit kemudian rekaman live streaming Soraya sudah masuk berita hot gosip. Hancurlah sudah reputasi Soraya, beberapa PH yang ingin meminang dia di beberapa iklan langsung batal seketika itu juga.


 bersambung ...


 


Kakak Readers yang pernah baca di warna ungu/kuda/love, mampir yuk di judul yang ada di bawah mumpung masih gratis, siapa tahu bisa baca gratis sampai 40 bab, kan lumayan 😁😁. Di tunggu ya kehadirannya, makasih banyak sebelumnya 🙏🏻😊.

__ADS_1



__ADS_2