SALAHKAH AKU MENCINTAIMU

SALAHKAH AKU MENCINTAIMU
25.KEGUGURAN ANITA


__ADS_3

pagi ini Anita mengantar suaminya Samapi teras rumah, hendak ke kantor setelah mencium punggung tangan suaminya, Heri memasuki mobil dan melambaikan tangan pada istrinya .


kini usia kandungan Anita memasuki bulan ke lima , Anita di sarankan tidak boleh capek dan tidak boleh banyak bergerak dulu, karena kondisi kandungan nya yang melemah, Anita harus benar benar bad Tress . Anita jangan sampai lelah .


kini Anita ingin masuk ke kamar namun dia ingat ada benda di kamar lantai dua yang harus dia ambil , Anita bergegas menaiki tangga dan mengambil sesuatu di kamar lantai dua itu, dan setelah mendapatkan nya Anita bergegas menuruni tangga dan di pertengahan tangga entah kenapa tiba tiba kaki Anita terpeleset ,dan Anita jatuh dari tangga terguling guling.


ART yang melihat majikan nya langsung menelfon tuan nya dan menelfon ambulance membawa Anita ke rumah sakit, Anita tidak sadarkan diri . Anita pingsan dan tak berdaya


Anita sampai di rumah sakit dengan darah yang keluar dari jalan lahir tak pernah berhenti mengalir .


melihat kejadian itu dokter Ratna syok segera membawa Anita ke UGD, dan lalu rasa nya tak memungkinkan Anita di bawa memasuki ruangan operasi dan Anita di operasi kini janin Anita ,tak bertahan karena benturan keras yang menimpa perut nya di tambah memang kandungan Anita yang melemah . kini Heri sudah mengetahui semuanya dan Heri hanya mampu menyalahkan diri nya sendiri atas musibah yang Anita alami .


bagi Heri anak itu sangat berarti karena dia yang lalai tak menjaga anak dan istrinya sehingga Anita jatuh dari tangga , kasian Anita sudah cukup sakit badan Anita selama ini mengandung dan sekarang Anita harus terbaring lagi seperti itu , Anita sampai sekarang tak sadarkan diri sudah 5 kantong darah yang di masukkan untuk Anita yang kekurangan darah pasca operasi .


kini Heri hanya frustasi duduk di samping bansal istrinya berharap Anita membuka matanya dan melihat Heri masalah anak bukan nya Heri tak bersedih tapi Heri lebih khawatir pada kondisi Anita Heri tak ingin jauh dari Anita karena sebenarnya yang paling terpukul adalah Anita .


ya Allah sehatkan istri hamba doa Heri pada Anita .


tok tok


pintu di buka munculah wanita paruh baya yang berpenampilan bak sosialita wajah nya yang terawat tak membuat dia kelihatan tua


ini ibu Sintia mama Heri .


bagaimna kabar Anita ?? udah siuman ? belum ma' jawab Heri .

__ADS_1


kamu yang sabar seharus nya Anita mampu menjaga kandungan nya, " udah untung di bantu dua bibi masih ngeyel aja mau naik ke lantai dua emang dianya aja nggk hati hati udah tau kandungan nya lemah harus bed tres kenapa nggk mau denger sih lihat tuh kan mama jadi kehilangan cucu mama yang baru saja mama idam idamkan."


............


Anita sadar dari koma nya .


kini Heri menyuapi istrinya hati Anita sakit sakit sekali karena kecerobohan nya anaknya tak bersama nya lagi, kini anak itu telah lebih dulu menunggu papa dan mama nya di surga Allah , Anita yang dari tadi hanya diam dan meneteskan air mata.


coba bayangkan saja Anita dan Heri baru saja bahagia karena hadirnya janin kecil, di perut Anita kini anak itu kembali ke sang khalik tanpa bertemu ibunya lebih dulu .


kembali ke rumah


Anita memasuki kamar nya dan berniat untuk tidur rasanya hidup nya gelap bahkan bahkan Anita tak pernah bicara sedikitpun, Anita sedang berperang dengan isi pikiran nya sampai sampai Anita mimisan karena pikiran yang tak menemukan dari jawaban masalah nya .


di ruang keluarga mama Heri sedang berbincang dengan anak nya ,


Heri : mama ada apa? ini seharus nya mama nggk usah ikut campur masalah rumah tangga Heri dan Anita masalah anak biar Anita sembuh dulu Heri yakin Tuhan akan kasi Heri keturunan lagi.


setelah banyak melakukan perdebatan mama Heri tetap ngeyel mau tinggal di sini .


.... Esok hari


Anita bangun dan bermaksud ingin mengambil air minum di dapur dan tiba tiba Anita bertemu mertua yang sedang memasak


Anita :mama di sini ?? tanya Nita

__ADS_1


mama Heri: ya , mama putuskan tinggal di sini dan merawat kamu sampai sembuh


Anita : nggk perlu ma nanti mama repot kan ada bibi yang bisa nemenin kalau mas Heri kerja.


mama Heri: ada mereka aja kamu bisa jatuh dari tangga itu yang nama nya nemenin kamu


Anita : tak bisa berkata lagi ada air mata yang jatuh dari ujung mata nya .


Anita mengambil segelas air minum dan kembali ke kamar nya .


di kamar Heri sudah bangun dan melihat istrinya bersedih , kamu kenapa ?? tanya Heri .


nggk apa apa mas cuma kelilipan aja Heri meraih tangan sang istri dan mencium nya sambil berkata maaf ya , mama ngeyel tinggal di sini nanati mas bicarakan lagi biar mama mau pulang , kamu tenang aja mas nggk akan masuk kantor sampai benar benar kamu membaik dan masalah musibah yang menimpa kita aku yakin kamu bisa tegar .


setelah beberapa hari Anita bisa menerima semua kenyataan ini Anita juga tak suka berlarut larut dalam sedihnya .


hari ini Heri kembali bekerja dan meninggalkan mama dan istrinya di rumah, setelah Nita masuk dari mengantar suaminya ke depan pintu, Anita masuk rencana ingin menemani bibi mengerjakan pekerjaan. rumah .


mama mertua yang dari tadi terlihat jengkel dengan Anita yang tidak bisa diam dari tadi kerja ini itu padahal sudah ada bibi di rumah ini , meski semenjak Anita keguguran bibi di kurangi satu orang .


oh jadi gini nih yang bisa buat kamu keguguran, karena ngeyel ngerjain semua apa apa sendiri trus apa dong kejaaan Darmi cuma nyapu terus bayaran nya tinggi makan gaji buta dong babu itu, kamu juga katanya anak Sultan ko berjiwa miskin nggk ada anggun anggun nya .


Anita kaget dengan perbuatan mertuanya, setahu Anita mertuanya dulu baik saat Anita mengandung mertuanya hampir tiap hari bawa buah dan makanan untuk nya .


Anita kembali ke kamar tanpa perduli kan perkataan mertuanya, to anita bukan menantu yang suka melawan Anita lebih memilih menghindar, di banding berdebat karena Anita berpendidikan tinggi .

__ADS_1


Anita bersantai sejenak meminum teh di depan kolam ikan rumah nya ini bisa membuat mood Anita bagus , dengan tinggal nya mertua di rumah nya Anita tak mendapatkan kenyamanan sedikit sedikit di komentari tapi Anita bertahan karena Heri, suaminya selalu menyemangati Anita untuk sabar hadapi mertuanya .


__ADS_2