
pagi ini Anita sangat cantik mengenakan pakaian putih abu abu milik nya, dan cerah sekali pagi ini Anita sangat semangat berangkat sekolah dan siap menimba ilmu sebagai mana mestinya.
setelah sarapan bersama ibu dan ayah nya Anita menuju ke mobil yang akan mengantar nya ke sekolah , di dalam mobil tak ada percakapan yang serius Anita hanya sesekali memandang keluar jendela sambil menikmati udara pagi ini yang belum terlalu banyak pengendara.
setelah beberapa menit Anita sampai di depan gerbang sekolah nya , dan Anita turun hendak masuk ke pekarangan sekolah dan menuju kelas nya, kini Anita sampai di dalam kelas lalu duduk di samping Diana .
setelah beberapa waktu bel berbunyi, dan Regi tiba tiba datang untung dia belum terlambat dan duduk di bangku nya lalu fokus menunggu guru yang akan segera mengajar di kelas nya.
semua siswa siswi dengan tenang menerima arahan dan bimbingan pak Anton kini mereka saling bekerja sama dalam diskusi kelas dan membahas tentang pelajaran yang di berikan pak Anton
__ADS_1
bel berbunyi tanda istirahat ..
setelah pak Anton keluar siswa siswi segera berhamburan keluar kelas menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang kosong sambil menunggu bel selanjut nya atau pelajaran terakhir.
Anita dan Diana menuju kantin mengisi perut mereka meski sudah sarapan rasa nya lapar lagi kata Diana. Anita pun memesan mie kuah dan es teh begitu pun Diana mereka makan dengan lahap nya.
apa kamu tidak punya mata kamu tidak tau sedang berhadapan dengan siapa ucap Casandra. Diana pun meminta maaf karena takut Diana masuk sekolah bergengsi ini hanya karena beasiswa .
Diana tahu Casandra siapa anak dari pak Aril Martin pengusaha properti di Jakarta ini bagi Diana dia tidak ingin beasiswa nya di cabut karena dia hanya seorang anak janda yang bekerja sebagaai buruh cuci . Meski sepenuh nya bukan salah diana tapi tetap harus mengalah to' es teh bisa di beli nya lagi apa lagi dia juga sudah selesai makan.
__ADS_1
Anita hanya menatap diana yang mengalah karena Kaka kelas nya itu adalah kepala yayasan di sekolah ini Anita tak bermaksud ikut membalas sudah lah hiraukan saja orang seperti mereka tidak tahu yang nama nya minta maaf .
diana dan Anita kembali ke kelas namun di tengah jalan Anita terpental bola basket yang di lempar Riko salah satu teman dari Ilham ketua OSIS itu , tanpa tidak di sengaja Riko berlari meminta maaf pada Anita .
Ilham berteriak ambil bola nya dan lempar ke sini teriak Ilham pada Riko namun Riko membantu Anita berdiri dan meminta maaf Ilham pun jalan ke arah mereka dan mengambil bola basket nya lalu berkata bola begitu saja cengeng celoteh Ilham pada Anita.
Anita tak menyangka Ilham selaku ketua OSIS tak punya hati malah menyalahkan dirinya dasar ketua OSIS ngga punya otak batin Anita .lalu beranjak menuju kelas nya namun tak berselang lama kemudian Riko datang membawa es cream dan cokelat buat Anita sebagai bentuk per minta maaf untuk Anita .
Anita pun menerima nya dan memberikan semua itu pada Diana setelah Riko keluar dari kelas tentu nya . apa reaksi Riko jika Diana yang menghabiskan semua pemberian nya itu pada Anita .
__ADS_1