
ko cerita makin ngawur kaya keluar dari judul gitu, lanjut part atau pindah judul atau bagaimana, author bingung coba ada yang minta lanjutan atau saran bagaimanakah ini seru tapi masih lola ini otak kelanjutan cerita nya.
baik kita lanjut saja.
kini aqila dan jay sudah berada di suatu pulau untuk bulan madu setelah mendapat restu dari keluarga besar dan itu semua di berikan oleh abid sang abang.
sayang ternyata pulau ini sangat indah, " ucap aqila setelah sampai di pulau tersebut ".
jay memicingkan mata nya heran, " memang nya kamu belum pernah ke sini ".
belum, tutur aqila singkat.
ini pulau punya abang mu sayang, dia sudah lama memiliki pulau ini, " jelas jay memberitahukan ".
wah.
aku baru satau ternyata abang itu sultan ya, " fuji aqila pada abang nya ".
ia memang dia sultan beda dengan aku yang cuma orang biasa, " ucap jay tiba tiba ".
sayang, salahkah aku mencintaimu, bagaimanapun kamu lah orang pertama yang aku cintai selain keluargaku, " ucap aqila sambil merangkul pergelangan tangan jay ".
malam hari nya jay sudah berada di ujung pantai, aqila yang baru berganti pakaian itu pun keluar villa dan mencari keberadaan suami nya.
aqila melihat suami nya tengah asik menghirup udara segar di ujung pantai, aqila berlari menghampiri suami nya dan memeluk jay dari belakang.
jang yang mendapat pelukan hangat tersebut hanya tersenyum dan menggenggam tangan istri tercinta.
sayang apa kita akan di sini sampai pagi, " goda aqila pada suami nya karena aqila sudah yakin ingin memberikan hak suami nya itu ".
jay pun menarik tangan aqila dan kini kedua nya saling berhadapan.
aqila menundukkan kepala nya karena malu.
jay menggenggam kedua pipi aqila yang kini memerah tersorot oleh cahaya bulan purnama.
__ADS_1
lalu jay mendongakkan wajah aqila agar diri nya bisa menatap gadis belahan hati nya.
jay sedikit menundukkan kepala nya dan mendekatkan wajah nya pada wajah aqila.
kini nafas kedua nya sama sama beradu, jay mendekatkan bibir nya dan mulai mengecup bibir aqila yang merah merona ini.
kedua nya pun menikmati itu semua untuk beberapa saat.
setelah keduanya ke habisan nafas, merekapun saling melepas pungutan nya dan saling memeluk menyalurkan perasaan nya masing masing.
aku sangat mencintaimu, " ucap jay sambil mencium pucuk kepala istri nya ".
aqila hanya memeluk erat dan mencium dada bidang jay yang terhalang oleh kain kemeja nya, aqila masih terlalu malu untuk mengatakan hal tersebut.
kini kedua nya pun berjalan beriringan menuju ke dalam villa.
tangan aqila terasa dingin dan wajah nya sedikit memucat, hal itu jay rasakan, namun jay menggenggam tangan itu agar aqila mendapat sedikit ketenangan.
ini hal pertama yang akan mereka jalani.
lalu jay mengeluarkan senjata dari pinggang nya karena di takutkan itu adalah musuh.
memang ke datangan jay ke pulau ini hanya berdua tidak ada satu orang pun di sana selain diri nya.
bahkan persediaan makan pun sudah tersimpan rapi di dalam villa dan semua pegawai di pulau tersebut sengaja jay liburkan agar kembali sementara kepada keluarga nya agar jay dan aqila bebas serta tidak terganggu di pulau tersebut.
aqila sedikit merasa ketakutan, jay pun menyesali karena di pulau tersebut tidak ada anak buah nya satu pun.
helikopter pun mendarat di landasan yang tersedia di sana dan keluar dua orang pria yang benar benar jay takuti sekaligus jay benci.
abid dan rayyan turun dengan membawa masing masing satu tas besar lalu berjalan mendekati aqila yang langsung berlari ke pelukan kedua nya.
sementara jay terlihat kesal pada kedua laki laki tersebut.
abang kaka, " ucap aqila sambil berlari dan memeluk kedua nya ".
__ADS_1
jay pun berjalan menghampiri kedua nya dengan malas.
kenapa wajahmu terlihat tidak senang bertemu denganku, " ketus abid tampa merasa bersalah ".
ti tidak bang, aku hanya sedikit lelah, " tutur jay sedikit gugup karena tatapan abid benar benar tajam dan terlihat mengkhawatirkan sesuatu ".
helikopter itu pun kembali terbang setelah menurunkan beberapa benda, kini abid dan rayyan memasang beberapa sistem ke amanan di pulau tersebut membuat aqila dan juga heran.
memang kita akan berperang ya abang, " tanya aqila pada abang nya ".
sudah masuk sana, nikmati malam kalian kami tidak akan mengganggu malam kalian, " jelas rayyan mengusir sepasang suami istri baru itu ".
jay sedikit bingung dia pikir kedatangan kedua nya akan kembali mengganggu malam nya, namun kini kedua orang itu malah terlihat serius membuat sistem keamanan dan juga menjaga pulau ini entah apa yang terjadi jay pun tidak mengetahui nya, ada rasa khawatir pada diri jay namun dia tidak berani mengganggu kedua orang itu yang benar benar sedang serius menjaga pulau ini.
kini jay dan aqila pun masuk ke dalam villa tersebut.
abang yakin mereka akan di biarkan di sini, apa sebaiknya kita pinta mereka kembali ke rumah utama, " usul rayyan karena khawatir dengan kedua nya ".
ini kesempatan langka, hampir sepuluh tahun aku menunggu kedatangan nya, jika aqila kembali maka dia pun tidak akan muncul di pulau ini, " tegas abid yang benar benar menantang maut ".
sementara di pulau pulau terdekat pun sudah di siapkan pasukan abid yang siap merapat ketika di butuhkan mereka akan sampai tidak kurang dari lima belas menit dengan puluhan helikopter dan juga kapal kapal serta ratusan pasukan.
dan benar saja yang di tunggu tunggu pun datang dengan kapal pesiar mewah mendekat pada pulau tersebut.
guero mardeza inzhagi seorang laki laki tampan namun kejam, orang yang selama ini abid cari keberadaan nya.
guero merupakan teman lama abid sewaktu masa kuliah, namun di saat pertemanan mereka berjalan dengan baik, adik dari guero menyukai abid hingga cinta bertepuk sebelah tangan dan membuat adik guero kimberly memutuskan hidup nya.
hal itu lah yang mendasari guero marah dan bersumpah akan melenyapkan seluruh keluarga pranaja dengan target utama yaitu sang adik aqila pranaja.
agar sang abang merasakan apa yang dia rasakan.
awal nya abid menganggap itu hanya gertakan semata, namun dengan bukti perusahaan pranaja selalu hancur di negara guero dan juga para anak buah pranaja selalu lenyap ketika masuk ke negara guero membuat abid waspada dan selalu memantau pergerakan guero.
benar saja ketika mengetahui pernikahan aqila, guero langsung mencari keberadaan aqila dan kita tepat guero sudah berada di pulau yang sama bersama abid dan rayyan yang belum guero sadari.
__ADS_1