
sebenarnya dia istriku bukan sih, " kesal jay karena aqila melupakan nya dan malah merangkul rayyan meninggalkan nya sendiri ".
malam hari nya abid menghubungi adik nya rayyan namun untuk ke sekian kali nya tidak bisa di hubungi.
sementara abid sedari pagi enggan ke luar kamar dan mengurung diri hingga makan pun harus sang istri nya yang mengantarkan ke dalam kamar.
sebenar nya kamu ada apa sih sampai enggan ke luar kamar, " kesal audy karena anak nya sedari tadi meminta abid bermain pun tidak di turuti ".
sudah lah kamu temani saja laras, " usir abid pada istri nya ".
audy pun berjalan keluar kamar sambil menggerutu kesal.
kenapa itu wajah di tekuk, " tanya umi pada menantu tertua nya itu ".
__ADS_1
suami aku ga mau keluar kamar umi sejak kembali, bahkan dia juga tidak cerita apa apa, " ujar audy mengadu pada mertua nya ".
sudah biarkan saja kita sebagai wanita harus tau porsi kita, terkadang memang ada saat nya suami kita akan bercerita namun ada saat nya juga dia harus berdiam diri tidak menceritakan semua nya pada kita, " tutur umi memberikan pengertian menantu nya ".
tadi rayyan mengubungi abi, abi pun akhir nya memberitahukan permasalah abid dan juga rencana balasan anak perempuan nya yaitu aqila pada umi, istri rayyan dan juga audy.
kini raut wajah audy kembali ceria dan membuat umi keheranan dengan sifat menantu tertua nya itu.
abi hanya menggeleng heran dengan menantu tertua nya pasal nya selain juga di takuti anak pertama nya, menantu nya itu memang terbilang nakal dan jahil seperti anak perempuan nya.
abid belum bisa tidur karena rayyan masih belum bisa dia hubungi, ingin sekali menceritakan pada abi nya namun dia tak punya keberanian.
ya tuhan bagaimana ini, " batin abid pasrah karena pasti dia akan sangat di benci oleh keluarga nya karena sebuah kecerobohan nya itu ".
__ADS_1
tiba tiba abid mendengat sirine beberapa mobil membuat abid tambah ketakutan sekaligus bersedih.
tuhan apa itu jenazah aqila dan jay sudah tiba, " batin abid lagi sambil memejam kan mata nya karena di samping nya audy sudah duduk terbangun dan melangkah ke luar kamar ".
abid mendengar suara histeris di dalam ruang keluarga, akhir nya abid pun turun dengan air mata yang sebenar nya sudah hampir satu hari penuh keluar membasahi pipi nya.
abid menegang saat ingin menuruni tangga, dia melihat dua peti mayat yang sudah abid kita, di tambah tangisan ketiga wanita di samping peti tersebut, abi dan rayyan mundur beberapa langkah karena kedua laki laki itu bukan lah tipe yang pandai dalam kepura puraan.
kau lihat bi, jarang jarang kita bisa melihat abang seperti itu, " bisik rayyan pada abi nya sambil menutup mulut nya dengan satu tangan karena tak tahan ingin tertawa ".
bukanya menjawab abi malah mendur dan menyembunyikan wajah nya di punggung rayyan seolah olah dia bersedih tak kuat melihat kedua peti jenazah tersebut.
aku ga kuat liat abangmu, bukanya iba aku malah jijik liat dia bersedih, " bisik abi pada rayyan masih menyembunyikan wajah nya di punggung rayyan ".
__ADS_1
abid yang melihat pergerakan kedua laki laki itu tambah tak berdaya, abid berjalan lemah mendekat pada kedua peti mayat tersebut, dengan air mata yang tidak tertahan lagi.