Sang Pemilik Cinta

Sang Pemilik Cinta
Cinta menghilang 1


__ADS_3

Disisi lain, Cinta dan Alif sedang membeli perlengkapan untuk seserahan dari mulai pakaian, sepatu hingga kosmetik. Hari sudah semakin sore, Cinta dan Alif masih berada di mall kota kasablanka.


"Ta, aku ke toilet dulu ya, kamu tunggu disini sebentar," ucap Alif.


"Oke," jawab Cinta


Selang beberapa menit, Alif keluar dari toilet namun tak menemukan Cinta. Alif kembali lagi ke toko yang sebelumnya ia datangi, namun tak terlihat sosok Cinta disana. Alif berjalan kesana kemari sambil menelepon ponsel Cinta, namun ponsel Cinta juga tidak aktif.


Alif mencoba menunggu di toilet wanita, siapa tau Cinta disana. Tak lama kemudian petugas kebersihan toilet wanita menghampiri Alif dan berkata


"Oh iya, saya liat mba yang punya belanjaan ini tadi jalan bareng mas ya?" tanya wanita muda itu sambil membawa belanjaan yang mereka beli tadi.


"Oh iya benar, tapi kok belanjaan ini bisa sama mba? temen saya nya mana?" tanya Alif lagi.


"Saya juga ga tau mas, belanjaannya tergeletak didepan sini, jadi saya amanin barangnya dan saya inget tadi mbanya jalan sama mas kan."


"Ya ampun, kamu dimana Cinta?" Batin Alif.


"Ya udah mba, terima kasih." Ucap Alif pada wanita itu.


Alif masih tak patah semangat, wajahnya pucat karena khawatir. Ia terus memutari seluruh mall itu, namun tetap nihil. Sampai akhirnya Alif memberi kabar kepada Ferdi. Ferdi panik dan meminta Alif untuk segera pulang dan menceritakan kronologis ceritanya.


#flashback


Cinta sedang menunggu Alif persis di depan antara toilet pria dan wanita. Petugas kebersihan toilet wanita sempat keluar dan berpapasan dengan Cinta lalu mereka tersenyum.


"Mba Cinta ya" sapa seorang pria bertubuh besar menggunakan kemeja safari.


"Iya saya, ada apa?" jawab Cinta.


"Maaf mba, saya sopir pribadi pak Ryan yang baru. Saya diminta pak Ryan untuk jemput mba Cinta karena ayah mba Cinta kecelakaan."


"Apa?" Panik Cinta.


Tanpa menunggu Alif, Cinta segera mengikuti pria itu dan meninggalkan barang belanjaannya yang memang Cinta letakkan dilantai


Sesampainya di basemant, Cinta dibekap dari belakang dengan sapu tangan yang beraroma obat bius.

__ADS_1


#flashback off


Di rumah Ferdi, Alif menceritakan kronologis menghilangnya Cinta. Berkali-kali Ferdi dan Alif mencoba menghubungi ponsel Cinta, namun tetap hanya ada suara operator. Ferdi teringat Mario, teman Rey yang ahli dalam melacak keberadaan orang.


Ferdi mengetik nama Rey dan mengubunginya


"Assalamualaikum."


"........"


"Maaf om memgganggu."


"......."


"Begini Rey, Cinta menghilang."


"......."


"Ceritanya panjang, bisa om minta tolong padamu Rey."


"......."


"......"


"Baiklah, terima kasih Rey."


Tut.. tut.. tut... Sambungan telepon terputus.


Masih di hotel XJ, Rey dan kedua temannya menikmati kebersamaan mereka. Ponsel Rey berdering dan tertera nama 'Om Ferdi' disana.


"....."


"Waalaikumusalam."


"....."


"Tidak om, ada apa?"

__ADS_1


"......"


"Apa menghilang? Bagaimana itu bisa terjadi om?"


"......"


"Rey pasti akan bantu cari om."


"......."


"Iya om, tenanglah om."


"......."


Sedari tadi Rey menerima Telepon, wajahnya terlihat sangat panik, membuat kedua temannya bertanya-tanya siapa yang menelepon.


"Kenapa Rey?" tanya Mario bersamaan dengan pertanyaan Andre "siapa yang menelepon?"


"Om Ferdi kasih kabar kalau Cinta menghilang,"


"Yo, kita kekantor lo, lacak keberadaan Cinta."


Mereka bertiga bangkit dari kursinya mengambil jaket hoody dan memakainya sambil berjalan tergesa-gesa.


"Hape Cinta masih aktif dititik ini Rey," ucap Mario.


"15 menit di basemant kasablanka, ngapain di parkiran selama itu?" kata Andre.


"Otak gw mengarah ke Aletha, dimana posisi dia diwaktu yang sama yo?"


"That's right" jawab Mario menjentikkan jemarinya setelah melihat kesamaan antara keberadaan Cinta dan Aletha melalui gps yang berhasil mereka untit.


"Gw duluan ke titik ini, lo Ndre bawa pak Bram notaris kita, lo yo bawa Jerry dan temen-temen aparatnya." perintah Rey kepada kedua temannya.


Semua bergegas pergi dan melaksanakan tugas yang di perintah Rey.


Diperjalanan, Rey mengemudi dengan kecepatan tinggi. Amarah Rey sudah ke ubun-ubun, pasalnya mengapa Aletha membawa Cinta dalam konflik keluarganya, membawa orang lain yang tidak ada hubungannya sama sekali.

__ADS_1


Ferdi kembali menghubungi Rey ketika Rey berada di mobil. Rey mengatakan keberadaan Cinta. Kemudian Ferdi dan Alif juga menuju ke arah yang Rey tunjuk.


"Ayah tunggu disini saja, biar Alif yang kesana menggunakan motor supaya cepat." Ucap Alif pada Ferdi, dan Ferdi menuruti perkataan Alif.


__ADS_2