SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
Pembantu


__ADS_3

"sanuuuummmm"teriak rahma ibu mertua dari sanum..


sanum berlari tergopoh gopoh ke ruang tamu saat diri nya ada di dapur...


"iya bu,ibu memanggilku,"


"buat kan minum buat teman teman saya," perintah rahma ketus berkata dengan dingin


"baik bu,"jawab sanum melihat ada 4 teman dari mertua nya..


"siapa itu jeng,"salah satu teman rahma menanyakan siapa sosok sanum...


"Ah dia hanya pembantu di sini jeng," jawab rahma berbohong menatap sinis sanum...


hati sanum begitu perih dan sakit saat ibu mertua nya mengenal kan sanum hanya sebagai pembantu bukan menantu...


air mata sanum tanpa sadar menetes dengan sendiri nya,dada nya begitu sangat sesak,,


sanum berjalan gontai kembali ke dapur akan membuat kan minuman untuk mertua dan ke 4 teman nya...


"wah cantik ya jeng pembantu nya seperti nya masih muda,"


" terus putra nya rahma sekarang di mana jeng,"salah satu teman sosialita rahma bertanya..


"secantik cantik nya pembantu ya tetap pembantu jeng tidak ada yang bisa di banggakan,"


"bagas sedang bekerja jeng biasa pulang nya nanti sore," jawab rahma mencemooh sanum


"oh bekerja,sudah menikah belum jeng putra nya,"


"bagas masih lajang jeng,belum menikah,sekarang dia bekerja menjabat sebagai manajer di salah satu perusahaan terbesar di kota ini,"


"ini juga rumah baru hasil dari putra ku bekerja loh jeng," bangga rahma


lagi lagi hati sanum merasakan sakit mendengar mertua nya berucap suami nya masih lajang,


sanum menekan dadanya menguatkan hati nya berjalan ke ruang tamu...


"silah kan bu" sanum dengan sopan menghidangkan minuman untuk para tamu


"terimakasih.siapa nama mu cah ayu?"


"sanum bu,"


"cantik dan sopan terimakasih ya sanum,"


"sama sama bu," rahma melototi sanum,sanum yang paham undur diri lagi ke dapur..


"wah hebat jeng putra nya.boleh nih kita besanan seperti nya cocok dengan putri ku yang desainer," ucap salah satu teman baru rahma yang bernama reny


"awas loh jeng nanti putra mu kepincut dengan pembantu cantikmu itu,"

__ADS_1


"mending dengan putri jeng reny kalau kita punya putri sudah kita jodoh kan," tawa salah satu dari mereka yang di angguki ibu ibu yang lain


"benar kah itu jeng reny,aku ingin melihat photo putrimu semoga anak kita cocok ya dan berjodoh" senyum binar rahma


"ini putri ku jeng.cantik,modis,anggun kan," bangga reny memperlihat kan photo putri nya yang bernama Squena


"wah jeng cocok sekali ini putra ku,"rahma juga memamerkan photo putra nya


"sangat tampan jeng cocok dengan Squena,putri ku itu lulusan luar negeri loh jeng dan bisnis butik nya sekarang lagi sukses sukses nya,"


Sanum yang mengintip percakapan ibu ibu sosialita itu begitu dangat sakit hati,,,


rasa nya sanum ingin berteriak kencang bahwa dia istri nya bagas...


mereka baru sebulan tinggal di kota yang sekarang mereka tempati,dimana bagas di pindah kan kerja nya yang di tempat lama ke kota yang sekarang mereka tinggali...


sanum dan bagas menikah 1 tahun yang lalu. pertemuan ke dua nya di tempat sanum dan bagas bekerja...


sanum hanya karyawan biasa seorang OB pengantar minuman ke setiap ruangan para petinggi,sedangkan bagas seorang manajer...


sebelum menikah bagas begitu sangat romantis,royal,perhatian penyayang dengan sanum,,,,


sedangkan dengan sanum sendiri hanya gadis panti asuhan..


bagas juga mempunyai seorang adik bernama serly,serly ikut bersama ayah nya,berbeda dengan bagas bersama ibu nya...


kedua orang tua bagas dan serly telah bercerai saat serly memasuki sekolah dasar,ayah bagas sudah tidak tahan dengan sifat arongan dari istri nya yang tidak pernah menghargai suami nya...


sifat bagas juga makin hari makin berubah karna termakan hasutan dari ibu nya,


sama halnya rahma juga tidak sama sekali menyukai sanum yang berasal dari anak panti asuhan...


rahma hanya menganggap sanum sebagai babu bukan menantu,bagi nya itu pantas untuk sanum yang tidak setara dengan putra nya seorang manajer dan diri nya juga seorang wanita sosialita...


sanum berhenti dari pekerjaan nya atas permintaan bagas,bagas tidak mau sanum bekerja lagi,di tambah gaji bagas juga besar yang tidak sebanding dengan sanum...


pada dasarnya bagas malu dengan setatus sanum yang hanya OB dan dia manajer,padahal dari awal bagas mengatakan akan menerima sanum apa ada nya..


sanum yang tidak ingin durhaka jadi sanum menuruti ke mauan suami nya,sanum dan bagas juga belum di karuniai seorang anak pun,


bagas sendiri selalu di sibukan dengan urusan nya sendiri jarang ada waktu dan menyempatkan waktu untuk bersama istri nya...


sore haripun telah tiba sudah waktu nya bagas pulang dari kantor..


sanum telah menyiap kan makanan untuk bagas,tadi ibu mertua nya membeli daging dan sayuran yang di pesan bagas,


sedangkan ibu mertua dan sahabat sahabat nya dari siang pergi belum kembali lagi...


"Assalamuallaikum ibu sanum" ucap salam bagas


"Waalaikumsalam mas," senyum cerah sanum menyalami bagas..

__ADS_1


"bau sekali kamu sanum suami pulang kerja di suguh kan dengan penampilan dan bau dari kamu menjijik kan," bentak bagas ke sanum,


sanum terperanjat mendengar bentakan bagas yang berucap begitu sangat menyayat hatinya..


"Astagfirullah maaf mas,sanum habis memasak belum sempat mandi pekerjaan rumah juga dari tadi tidak ada beres nya"lirih sanum


"itu cuma alasan kamu saja sanum kenapa kamu tidak ikhlas membersih kan rumah ini,kebanyakan ngeluh hidupmu"


"kerjaan kamu itu cuma di rumah hanya sekedar ngurus rumah tidak becus dasar istri tidak bersyukur minggir kamu," bentak bagas


"dulu saja cantik bersih wangi sekarang setelah punya suami malah jelek kucel di tambah bau," gerutu bagas berjalan ke kamar nya


"ya allah mas,kamu saja tidak pernah memodali aku untuk mempercantik diri,"


"kamu saja begitu sangat pelit dengan ku dari mana aku ada uang untuk mempercantik diri," batin sanum sangat sesak dan sakit hati mendengar kata kata bagas yang begitu pedas menyayat


jangan kan untuk mempercantik diri,baju pun sanum tidak pernah di belikan oleh bagas...


baju juga itu baju sanum saat masih belum menikah.selama menikah setahun cuma dua bulan bagas memberikan nafkah uang untuk sanum,seterusnya tidak lagi..


semua ke uangan di kendali kan rahma semua,setiap gajian bagas akan memberikan uang yang berjumlah banyak ke rahma...


sedangkan untuk sanum sendiri sebulan hanya di jatah 500 ribu itu juga terkadang untuk kebutuhan makan membeli sayuran sanum selama sebulan,


berbeda dengan rahma di jatah sebanyak 6 juta perbulan malah lebih belum lagi rahma masih meminta karna kurang,


bagas dan rahma jarang makan di rumah,selalu makan di luar,


pernah sekali bagas ingin makan di rumah sedangkan uang yang bagas berikan untuk sanum telah menipis..


sanum hanya memasak tumis kangkung dan tempe goreng,di sana bagas sangat murka melemparkan masakan sanum dengan kejam...


dari mana sanum ada uang sedangkan bagas hanya memberi nya uang cukup untuk sanum makan sendiri,kadang itu juga masih kurang...


sedangkan mertua nya akan belanja saat dia mau saja dan memesan banyak makanan mewah untuk rahma dan bagas tidak untuk sanum,


sedangkan sanum hanya memakan masak kan nya sendiri dan hanya melihat mereka memakan makanan mewah,,,,,


bersambung........


jangan lupa like komen vote rating 5 hadiah nya juga yaa🙏


ikuti juga cerita novel aku yang lain nya🙏mohon dukungan nya,tingalkan setiap jejak komentar dan masukan nya ya🙏🥰


~Terjerat cinta sang duda presdir


~Aku ingin di cintai


~Princess miliader


~Pak kyai restui fatimah

__ADS_1


__ADS_2