SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
ke romantisan alex


__ADS_3

"Assalamuallaikum sayang" ucap salam alex saat melihat sanum telah menunggu nya di luar rumah mereka..


"Waallaikumsalam abang" sanum menyalami alex di mana alex mengecup kening sanum


"ini buat bidadari abang" alex memberikan sebuket bunga mawar putih yang sangat indah ke sanum


"Abang ini benar untuk ara,sangat cantik abang. terimakasih ya bang" binaran mata sanum begitu terpancar sangat bahagia


"sama sama sayang mawar putih yang cantik, secantik yang menerima" puji alex memeluk sayang sanum


"abang sangat romantis,terimakasih abang ara sangat suka" ucap sanum tersipu malu


"alhamdulilah kalau suka,kita pergi sekarang sayang" ajak alex memeluk sanum dari samping


"baik abang" senyum sanum masih terpancar bahagia menciumi wangi nya bunga mawar yang di berikan alex untuk nya


"mau makan apa sayang" tanya alex setelah kedua nya memasuki mobil


"rasa nya ara ingin memakan kepiting dan udang abang,tapi ara ingin memakan kepiting dan udang yang sangat besar tadi ara melihat di acara tv seperti nya enak" jawab sanum membayang kan makanan yang terlintas di benak nya


di mana rasa nya sanum ingin memakan kepiting dan udang yang ukuran jumbo itu,sanum juga tidak memberitahu alex sebenar nya dari pagi sanum belum makan hanya memakan buah buahan saja..


"baik lah sayang,abang tau tempat restoran terkenal husus masakan seafood kita akan ke sana"


alex melajukan mobil nya menuju restoran husus masakan seafood yang di ingin kan sanum


tidak butuh lama alex dan sanum tiba di restoran itu, dari pihak restoran langsung menyambut alex dengan ramah


di mana mereka juga tau siapa alex dan sanum, putra dari adrian dan putri agam


kedua nya di persilahkan masuk ke ruangan husus untuk para petinggi tempat yang mewah dan indah, sanum dari tadi tidak sabar menunggu kepiting jumbo yang dia ingin kan..


"masyaallah sangat besar sekali abang"ucap sanum takjub melihat kepiting dan udang berukuran jumbo yang terhidang di hadapan nya...


"apakah ara suka,abang suapi ya" senyum alex melihat benar bahagia sanum


"ara suka abang tapi abang juga harus makan bang, biar ara makan sendiri"


"tidak sayang nanti tangan nya kotor,biar abang suapi ya,Aaaa sayang" alex memerintah kan sanum membuka mulut nya



"eeemmmzz enak abang,abang juga harus mencoba nya" pinta sanum begitu antusias


"tidak sayang,ara saja ya" ucap alex dengan lembut nya,padahal saat ini alex sedang menahan mual nya


"enak sayang,makan yang banyak ya"


"enak sekali abang, abang juga harus mencoba nya ya,masa cuma ara yang makan bang" lirih sanum melihat alex di mana alex hanya fokus menyuapi diri nya


"ya sudah iya sayang" jawab alex terpaksa memakan kepiting jumbo itu


"ya allah hamba mu mohon jagan sampai keluar ya allah" batin alex menahan mual nya,alex tidak ingin membuat sanum kecewa


"ya allah abang kenapa bang,kenapa wajah abang pucat" panik sanum yang begitu kuatir


"abang tidak apa apa sayang" bohong alex di mana rasa nya alex tidak tahan ingin memuntahkan isi perut nya


"hoek hoek " alex sudah tidak kuat berlari ke toilet restoran,untung nya tempat mereka VIV


jadi tidak ada pengunjung yang akan mendengar alex yang memuntahkan isi perut nya..


"abang abang kenapa abang sakit,hik hik hik" isak sanum memijat pundak alex


"abang tidak apa apa sayang,jagan nangis ya abang mohon" mohon alex menghapus jejak air mata sanum

__ADS_1


"kita kembali lagi ke meja ya sayang" ajak alex membimbing sanum kembali melanjutkan makan sanum


"kita pulang saja ya bang" isak sanum tidak tega melihat wajah alex makin memucat


"tidak sayang,selesaikan makan ara dulu baru kita pulang ya" tolak alex dengan lembut,di mana alex juga meminta pelayan memesan teh hangat untuk diri nya


"Aaaa sayang" pinta alex kembali supaya sanum membuka mulut nya,rasa nya alex ingin memuntah kan isi perut nya kembali saat melihat kepiting itu


tapi alex harus kuat demi sanum,alex meminum teh hangat nya,membuat rasa mual alex sedikit enakan...


"jagan menangis sayang abang mohon,abang tidak apa apa" ucap alex tidak tega melihat buliran air mata sanum


"abang sakit ya" isak sanum kembali bertanya


"abang benar tidak sakit sayang jagan kuatir ya, buka lagi mulut nya sayang."


alex kembali menyuapi sanum dengan telaten meskipun sanum sempat menolak ingin makan sendiri tapi alex tetap melarang sanum..


"Ahir nya selesai juga" batin alex bernafas lega rasa nya nya alex ingin cepat cepat kabur dari restoran itu


"abang jadi tidak makan, tapi nya abang yang mengajak ara makan tapi abang tidak makan" lirih sanum berkata dengan sedih


"maaf kan abang ya sayang,entah kenapa tiba tiba perut abang mual saat melihat kepiting itu sayang,tidak biasa nya abang begitu"


"padahal kepiting itu salah satu makanan kesukaan abang,aneh nya saat melihat kepiting itu abang langsung mual" jujur alex supaya sanum tidak berfikir macam macam


"ya allah abang,kenapa abang tidak bilang terus menyuapi ara,maaf kan ara yang tidak tau penyebab abang muntah" isak sanum kembali menangis memeluk alex saat mereka telah masuk kembali ke dalam mobil


"sayang abang tidak kenapa kenapa sayang, lihat sekarang abang tidak kenapa kenapa kan jagan nangis ya abang mohon sayang" alex memeluk erat sanum meredakan tangis sanum dan mengecupi sanum dengan sayang


"gara gara ara abang jadi tidak makan pasti abang laparkan"


"jagan bicara begitu sayang abang tidak suka. abang mohon jagan menyalah kan ara ya, lihat itu sayang ada tukang bakso abang akan memakan bakso itu" tunjuk alex melihat gerobak bakso yang jualan di pingir jalan


alex mengajak sanum kembali turun dari mobil nya duduk di bawah pohon di pinggir jalan..


"oh iya dek,tunggu ya" jawab mamang penjual yang di angguki alex


"sini sayang" ajak alex duduk di samping


meskipun alex banyak duit tapi soal makanan alex tidak pernah pilih pilih yang penting tempat nya bersih contoh nya tempat jualan bakso itu


meskipun di pinggir jalan tapi tempat nya lumayan nyaman dan bersih,duduk di bawah pohon melihat lihat pemandangan di sekitar nya


alex tidak pernah gengsi hanya memakan bakso yang harga nya tidak seberapa seporsi hanya 15rb padahal saat ini alex memakai mobil mewah


semua itu tidak membuat alex sombong tetap rendah hati dan mau memakan bakso emperan pingir jalan


"eemmm enak.mau sayang" tawar alex mencoba satu suap bakso ke dalam mulut nya


padahal sanum selesai makan tapi melihat bakso yang di makan alex membuat mata sanum kembali berbinar ingin mencoba nya


tapi lagi lagi sanum hanya mengeleng,tidak tega dengan alex apa bila sanum ikut memakan bakso yang di makan alex


"mang satu lagi ya" pesan alex,alex tau sanum sebenar nya ingin juga tapi sanum segan meminta nya


"aaaa sayang,abang tau ara juga mau kan" ucap lembut alex memberikan suapan bakso ke sanum


"abang"isak sanum terharu dengan perhatian alex, entah kenapa sanum hari ini begitu mudah menitikan air mata nya


tidak biasa nya sanum akan mudah menangis tapi hari ini sanum begitu mudah nya menitikan air matanya..


"sayang abang mohon sayang, jagan menangis lagi ya" alex kembali menghapus air mata sanum dan mengecup mata sanum


"terimakasih buat semua nya bang,ara makan sendiri saja abang juga dari tadi hanya menyuapi ara"mohon sanum ke alex

__ADS_1


"ya sudah habis kan ya sayang kalau kurang bilang nanti bisa nambah" ucap lembut alex mengusap kepala sanum yang terbungkus hijab


"iya abang,abang juga harus makan" alex menganguk memakan bakso nya dengan sanum,tidak henti henti nya alex selalu tersenyum melihat sanum yang sedang memakan bakso nya dengan lahap..


perubahan dari sanum juga sangat terlihat di mana sanum juga selalu lapar apa lagi melihat makanan yang sanum suka


alex juga tidak mempermasalah kan dengan bentuk tubuh sanum yang sedikit gendut,malah itu membuat alex bahagia melihat perubahan tubuh sanum yang bohay dengan wajah cuaby sanum


"kenyang sayang"


"Alhamdulilah ara kenyang abang" jawab sanum menyandar kan kepala nya di pundak alex


"Alhamdulilah mau pergi ke mana lagi sekarang sayang atau kita pulang saja"


"kita pulang saja bang,ara sangat ngantuk" lirih sanum yang begitu sangat ngantuk


"ya sudah tunggu di mobil abang bayar dulu bakso nya ya"ucap alex yang di angguki sanum


"berapa mang?"


"30 rbu dek"


"kembalian nya ambil saja mang"


"ya allah terimakasih dek" ucap menjual bakso saat melihat selembar uang 100rb


alex mangangguk tersenyum kembali ke mobil nya di mana sanum telah tertidur dengan nyenyak nya, apa yang di ucapkan sanum mengantuk ternyata ada benar nya...


"mimpi indah sayang cup" alex tersenyum mengecup kening sanum


alex kembali menjalan kan mobil nya menuju rumah nya,tidak membutuh kan waktu yang lama mobil alex tiba di kediaman nya


alex membopong tubuh sanum dengan pelan pelan keluar dari mobil nya menuju kamar mereka


"mamih" ucap pelan alex saat melihat mika


"tidur kan dulu putri mamih di kamar mu son" jawab mika dengan suara pelan nya yang di angguki alex


Alex kembali turun setelah di rasa sanum telah menemukan posisi ternyaman nya saat tidur..


"kapan mamih datang kenapa tidak memberi kabar alex mih"


"mamih datang setelah kamu pergi son bersama ara, mamih tadi nya ingin memberi kejutan dengan putri tersayang mamih tapi sayang nya dia tidur"


"ahir ahir ini memang ara sangat mudah sekali tertidur mam apa lagi kalau habis makan" senyum alex mengelengkan kepala nya membayangkan kebiasaan baru dari sanum


"sekarang putri mamih terlihat berbeda son,tubuh nya juga sekarang terlihat sangat montok tapi tetap cantik" puji mika


"iya mih alhamdulilah alex suka melihat tubuh ara yang sekarang, apa lagi ahir ahir ini ara makan nya selalu gembul mam,mungkin itu yang membuat perubahan dari tubuh ara" jawab alex


"berapa lama mamih akan tinggal di sini mih,pasti ara sangat bahagia saat melihat mamih datang"


"Alhamdulilah son arti nya putri mamih sehat dan senang.,mamih tidak lama di sini son paling 3 hari, di mana mamih cuma menemani papihmu ada pertemuan dengan rekan bisnis nya"


alex mengangguk mengerti,kedua nya kembali mengobrol sambil menunggu sanum bangun dari tidur nya


alex juga memutus kan tidak akan kembali ke kantor di mana alex juga telah menghubungi anton seketaris nya...


tentang perubahan sanum entah lah tidak ada yang tau kenapa ahir ahir ini sanum banyak berubah nya hanya allah yang tau...


dari perubahan bentuk tubuh sanum, sering mual mual,cengeng,manja dan masih banyak lagi perubahan dari sanum yang selalu membuat alex bahagia apa lagi saat sanum mengingin kan alex


saat saat itulah yang alex tunggu tunggu, di tambah lagi perubahan dari alex yang tiba tiba mual saat mencium bau kepiting padahal itu makanan favorit nya


bersambung....

__ADS_1


jagan lupa like komen vote rating 5 nya juga ya🙏🥰😘


__ADS_2