
"jagan rewel ya sayang dengan oma,mammy tidak akan lama pergi nya,muah muah" sanum mengecupi wajah gembul Aleysia dan Azlan yang masih terlelap
"sayang abang ikut ya,perasaan abang tidak enak sayang" kekeuh alex ingin ikut dengan sanum ke bandara..
"Abang jagan kuatir ah,di sini juga kan banyak pengawal yang ikut dengan ara"
"Abang sudah lama tidak ke kantor semenjak ara hamil kembar 8 bulan sekarang kembar sudah lahir juga abang tidak pernah ke kantor lagi"
"apa lagi hari ini abang ada meeting dengan klien penting dari Amerika,abang harus profesional meskipun abang bos nya,"
"abang harus memberikan contoh yang baik untuk karyawan abang ya,ara baik baik saja bang tidak akan ada apa apa dengan ara" ucap lembut sanum memberi pengertian ke alex
"hari ini saja sayang abang tidak ke kantor,besok abang janji pasti akan ke kantor sekarang abang ikut juga ke bandara ya sayang"
"kan ada anton yang gantiin abang buat meeting dengan klien, perasaan abang tidak enak sayang sumpah" mohon alex memelas dengan sanum
"tidak abang apa lagi harus di gantikan dengan anton meeting penting nya dengan klien, kasian abang dengan anton "
"sibuk di prusahaan di tambah harus ikut meeting dengan klien juga di tempat yang berbeda,tolong dong bang. abang harus profesional oke cup" sanum mengecupi wajah alex
"ya sudah lah kalau begitu," pasrah alex dengan berat hati membiarkan sanum hanya sendiri mengantar agam sekeluarga ke bandara...
sedangkan mika di rumah menjaga kembar,kembar masih terlalu kecil untuk di ajak berpergian jadi hanya sanum yang akan mengantar agam,almira ,berliana dan jenab ke bandara...
"tapi hati hati ya sayang,hati abang tidak tenang sayang melihatmu hanya sendiri mengantar deddy mommy,ana dan emak ke bandara"
"meskipun banyak pengawal yang ikut juga,tapi nanti kabari abang ya sayang kalau sudah di bandara atau mau pulang"
cemas alex ke sanum masih tidak tenang membiar kan sanum ikut serta mengantar keluarga nya ke bandara menuju malaysia..
"sudah abang jangan cemas gitu ah, bantu ara ya gendong kembar ke bawah" sanum masih menenangkan kekuatiran alex
"bawa tas kantor abang saja sayang,biar abang yang gendong kembar" alex mengendong kembar ke gendongan nya kiri kanan
"iya bang" jawab sanum ikut turun bersama alex melewati liff mansion menuju ruang utama
"masyaallah cantik dan tampan nya cucu eyang sini sayang gendong eyang"jenab mengambil Aleysia dari alex yang kebetulan jenab juga dari dapur ingin ke ruang utama
"terimakasih eyang" jawab alex tersenyum
"rasa nya eyang sangat berat harus pulang lagi ke malaysia meninggal kan cucu cantik dan tampan eyang ini"
__ADS_1
"ya sudah eyang tidak usah pulang lagi ke malaysia,di sini saja dengan Abang dan dedek eyang" timpal sanum
"kalau eyang tidak pulang gimana dengan kedai, meskipun ada mila yang mengurus tapi kasian dengan mila sudah lama emak tinggal kan"
"pokok nya ara cuma memberi waktu 4 bulan mak untuk emak tinggal di malaysia, setelah nya ara tidak mau emak menolak ara lagi untuk tinggal bersama ara"
"ara tidak tenang jauh dengan emak, kalau mommy dan deddy enak ada kak berliana yang menjaga nya"
"kak berliana juga kan tidak bisa setiap hari harus tinggal dengan emak mengawasi emak" ucap sanum menatap jenab
"benar kata ara mak alangkah baik nya emak istirahat di masa tua emak, seharus nya emak menghabis kan masa tua emak bersama anak cucu mak"
"bukan malah masih sibuk mengurus kedai,alex juga memberi waktu emak sampai 4 bulan ini,emak harus pulang ke indo lagi"
"alex juga tidak tenang emak di sana,kalau di sini kita bisa melihat emak.di sini juga ada putri dan cucu emak"
"habis kan waktu masa tua emak bersama cucu dan putri emak,alex mohon ya" mohon alex masih berjalan menuju ruang utama yang sempat terhenti
kalau sudah begitu jenab hanya menghela nafas dengan paksaan dari sanum dan alex untuk jenab tinggal di indo bersama nya,
ada rasa haru bahagia yang jenab rasakan dengan perhatian dari seluruh keluarga adrian dan agam yang ikut mendukung permintaan alex atau pun sanum...
"iya nak emak tau,tapi emak mau mengurus di sana dulu sebelum menetap di indo" senyum jenab ke alex dan sanum
"iya oma habis mandi dan mimi dedek dan abang kembali tidur"jawab sanum
"pintar sekali cucu oma,cup" almira mengecup pipi gembul Azlan
"papih sudah pergi mih" tanya alex
"sudah nak,kata nya ada meeting dadakan dari kantor pusat"
"oh ya sudah alex juga pamit ya" alex berpamitan dengan orang tua sanum dan mika tidak lupa dengan jenab juga
"hati hati ya sayang,ingat pesan abang nanti kabari abang kalau sudah sampai atau mau pulang"
"iya abang"
"Assalamuallaikum sayang bidadari abang,cup cup cup" alex mengecupi seluruh wajah sanum
"Waalaikumsalam abang,hati hati di jalan ya" sanum menyalami suami nya
"terimakasih sayang,Abang pergi nya"
__ADS_1
"iya bang" senyum sanum masih berdiri di pintu utama mansion melihat alex membawa mobil nya sendiri tanpa supir
tapi pengawal tetap berjaga jaga di belakang mobil alex meskipun alex membawa mobil nya sendiri..
tidak lama alex pergi keluarga adam juga pergi menuju bandara yang di antar sanum..
sedangkan kembar bersama mika di mansion tidak rewel sama sekali di tinggal sanum saat sanum pergi kembar masih tidur..
"hati hati ya nak kalau pulang nya" almira memeluk sanum mengecupi seluruh wajah putri bungsu nya..
"iya mommy, mommy juga hati hati kabari ara kalau sudah sampai ya mom"
"iya nak"
jenab berliana dan agam juga sama hal nya melakukan hal yang sama seperti almira dan berpamitan dengan sanum ...
"perasaan mommy qo tidak tenang ada apa ini, ya allah semoga tidak ada apa apa dengan keluarga qu" cemas almira perasaan nya sama seperti alex tidak karuan dan tidak tenang
"mungkin itu cuma perasaan mommy karna kita akan pulang lagi dan jauh dari kembar ataupun ara mom" berliana menenang kan almira
"benar kata kakak mom,semoga itu hanya perasaan mommy,kita berdoa saja semoga tidak terjadi hal hal yang tidak di ingin kan hanya sebatas perasaan" timpal sanum
jenab duduk termenung menunggu pesawat mereka sebelum terbang menuju bandara malaysia perasaan jenab juga sama seperti almira atau alex tidak tenang..
berliana menghampiri jenab yang di ikutin sanum,almira di tenangkan agam supaya tenang dan berdoa semoga hanya sebatas perasaan..
"emak kenapa mak" sanum dan berliana mengusap pundak jenab
"astagfirullah hal adzim "jenab mengusap dada nya terkejut
"emak kenapa"cemas berliana dan sanum
"perasaan emak tidak enak nak tapi entah apa yang membuat hati emak tidak tenang" jawab jenab makin gelisah
sanum dan berliana saling pandang,kenapa dengan emak dan mommy perasaan nya sama sama cemas,kuatir tidak tenang seolah olah akan terjadi sesuatu batin kedua nya berguman
sanum dan berliana kembali menenangkan jenab meskipun kedua nya juga sama tidak tenang nya dengan perasaan dari jenab atau almira ..
apa lagi dengan sanum di buat tidak tenang dengan perasaan yang tiba tiba secara bersama dari alex almira atau jenab...
"ya allah lindungi lah keluarga hamba dari mara bahaya atau pun dari hal hal yang tidak di ingin kan" bantin sanum berdoa begitupu dengan almira berlian dan jenab
Bersambung.....
__ADS_1
jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya ya🙏😘☺️🥰🌹